Tuesday, October 23, 2012

NILAI NUTRISI BIJI KARET (Hevea brasiliensis) SEBAGAI PAKAN TERNAK



Oleh : Effrendi
Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Abstrak
Salah satu persyaratan suatu bahan dapat digunakan sebagai bahan baku pakan adalah ketersediaannya yang melimpah, harganya relatif murah, mudah dicerna oleh ternak, mempunyai kandungan nutrisi yang baik (protein) dan tidak berkompetisi dengan manusia. Biji karet dapat digunakan sebagai salah satu kandidat bahan baku pakan ternak. Menurut Arossi et al. (1985) dalam Prawirodigdo (2007), penambahan tepng biji karet sampai 19% dalam pakan masih layak untuk pertumbuhan ayam pedaging strain CP 707. kandungan protein tepung biji karet sangatlah tinggi. Selain kandungan protein yang cukup tinggi, pola asam amino biji karet juga sangat baik. Asam amino yang paling banyak terkandung dalam tepung biji karet adalah asam glutamik, asam aspartik dan leucine sedangkan methionine dan cystine merupakan kandungan asam amino yang terendah.
Kata kunci : karet, ayam broiler, nutrisi


Pendahuluan
Salah satu persyaratan suatu bahan dapat digunakan sebagai bahan baku pakan adalah ketersediaannya yang melimpah, harganya relatif murah, mudah dicerna oleh ternak, mempunyai kandungan nutrisi yang baik (protein) dan tidak berkompetisi dengan manusia. Biji karet dapat digunakan sebagai salah satu kandidat bahan baku pakan ternak.
Biji karet atau para (Hevea brasilliensis) di Indonesia saat ini masih merupakan produk
sampingan yang dapat dikategorikan belum bermanfaat karena baru sebagian kecil yang digunakan sebagai bibit. Setiap pohon diperkirakan dapat menghasilkan 5.000 butir biji per tahun atau satu hektar lahan dapat menghasilkan 2.253 sampai 3 juta biji /tahun (ARTCONANG, 1986). Komposisi kimia daging biji karet adalah bahan kering 92,22%; protein kasar 19,20%; lemak kasar 47,20%; serat kasar 6,00%; abu 3,49%; BETN 24,11%; dan HCN 573,72 ppm.
Penggunaannya dalam ransum unggas terbatas (5%) karena kandungan HCN yang tinggi dan rasa yang pahit (BESTARI, 1984). Pengolahan dengan memanfaatkan teknologi fermentasi merupakan salah satu cara untuk memperbaiki nilai gizi dan menurunkan kandungan HCN sehingga menjadikan biji karet tersebut lebih berkualitas.
Menurut Oyewusi et al. (2007), biji karet mengandung 10 – 22% protein dan asam amino esensial. Biji karet telah diteliti di Indonesia untuk pakan ternak hewan darat, namun belum diteliti untuk pakan ikan. Tepung biji karet yang ditambahkan dengan metionin dalam ransum babi tidak memberikan konsumsi pakan dan pertumbuhan yang optimal (Siagian et al., 1992). Menurut Arossi et al. (1985) dalam Prawirodigdo (2007), penambahan tepng biji karet sampai 19% dalam pakan masih layak untuk pertumbuhan ayam pedaging strain CP 707.

Sumber Protein Nabati
            Bahan baku pakan merupakan faktor utama yang harus tersedia dalam pembuatan pakan. Bahan baku pakan pada umumnya dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu bahan baku yang berasal dari tumbuhan (nabati) dan hewan (hewani).
            Seiring dengan peningkatan harga bahan baku dari hewan (tepung ikan) maka bahan baku nabati sering digunakan sebagai bahan alternatif. Hal ini tidaklah selalu berhasil karena mengakibatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan yang rendah karena menurunnya pallatabilitas pakan (Burel et al., 1998 dalam Jobling et al., 2002). Faktor-faktor tersebut dipengaruhi oleh keseimbangan asam amino esensial, ketersediaan fosfor yang rendah dan dampak metabolisme dari faktor antinutrisi (Antinutritional Factors / ANFs) yang tidak diabaikan (Medale et al., 1998; Alarcon, 1999 dalam Jobling et al., 2002). Beberapa protein nabati kekurangan satu atau lebih asam amino esensial, sehingga penggunaan protein nabati sebagai bahan baku utama pada pakan harus menyediakan suplemen asam amino.

Penghilangan racun                                                                                              
Tepung biji karet dapat digunakan sebagai subsitusi protein pakan komersial dilihat dari sisi kandungan protein, ketersediaan dan harganya. Namun, biji karet tersebut mengandung asam sianida yang dapat menghambat pertumbuhan . Asam sianida dalam biji karet dapat dihilangkan atau dikurangi kandungannya melalui beberapa cara, yaitu perendaman (dipping) selama 24 jam, pengukusan (steaming) pada suhu 100oC selama 6 jam, penjemuran (drying) selama 12 jam di bawah sinar matahari atau kombinasi antara pengukusan dengan penjemuran selama 12 jam.
Penggunaaan protein pakan optimal ini dipengaruhi oleh kesimbangan protein dan energi yang tepat dan penambahan unsur-unsur vitamin dan mineral yang sesuai dengan kebutuhan, proses pembuatan pakan dan penyimpannya serta pemberian pakan yang tepat dan penyediaan kondisi lingkungan (air) yang baik. Tepung biji karet yang telah dihilangkan atau dikurangi kandungan asam sianidanya dapat menggantikan sebagian atau seluruhnya peranan protein pakan komersial. Indikatornya adalah kelangsungan hidup, kecernaan pakan, pertumbuhan (protein, lemak dan energi), efisiensi pakan, dan indeks hipatosomatik.

Tepung Biji Karet
            Tepung biji karet merupakan salah satu bahan baku alternatif dari pakan ikan. Keunggulan tepung biji karet adalah tepung biji karet dihasilkan dari biji tanaman karet yang merupakan tanaman perkebunan yang paling banyak ditanam di Indonesia, sehingga ketersediaannya dalam jumlah besar relatif terjamin. Selain itu biji karet selama ini merupakan biji yang disia-siakan atau belum dimanfaatkan dan tidak dapat dimakan langsung. Biji karet terdiri atas kulit luar yang keras dan intinya banyak mengandung minyak (Murni et al., 2008).
Dilihat dari komposisi kimianya, kandungan protein tepung biji karet sangatlah tinggi (Tabel 1 dan 2). Selain kandungan protein yang cukup tinggi, pola asam amino biji karet juga sangat baik. Asam amino yang paling banyak terkandung dalam tepung biji karet adalah asam glutamik, asam aspartik dan leucine sedangkan methionine dan cystine merupakan kandungan asam amino yang terendah (Tabel 3).

Tabel 1. Analisis proksimat tepung biji karet dan beberapa kandungan kimia (100 g berat kering)
Komposisi proksimat
Kandungan (%)
Air (%)
3,6
Abu (%)
3,4
Protein (%)
27,0
Lemak (%)
32,3
BETN (%)
33.7
Tiamin (µg)
450,0
Asam nikotinat (µg)
2,5
Akroten dan Tokoferol (µg)
250,0
Sianida (mg)
330,0
Sumber: Murni et al. (2008)
Tabel 2. Analisis proksimat tepung biji karet dari alam dan budidaya (berat kering)
Komposisi (%)
Biji karet alam
Biji karet budidaya
Kadar Air
14,1 ± 7,0
2,6 ± 0,4
Kadar abu kasar
9,7 ± 2,5
2,3 ± 0,2
Kadar protein kasar
10,3 ± 1,7
21,9 ± 1,2
Kadar lemak kasar
6,4 ± 1,1
15,8 ± 1,9
BETN
73,7,4 ± 5,1
65,1 ± 5,2
Sumber: Oyewusi et al. (2007).

Tabel 3. Susunan asam amino tepung biji karet dari alam dan budidaya (g/kg protein)
Asam Amino
Biji karet alam
Biji karet budidaya
Glutamic acid (Glu)
                   93.10
                 112.50
Aspartic acid (Asp)
                   76.00
                   80.40
Leucine  (Leu)
                   51.60
                   71.90
Arginine (Arg)
                   46.00
                   51.10
Lysine (Lys)
                   39.50
                   49.90
Phenylalanine (Phe)
                   38.90
                   49.00
Glycine (Gly)
                   32.60
                   40.10
Valine (Val)
                   31.70
                   38.30
Isoleucine (Iso)
                   30.10
                   35.10
Tyrosine (Try)
                   29.00
                   33.80
Serine (Ser)
                   21.00
                   30.20
Alanine (Ala)
                   17.80
                   23.90
Histidine (His)
                   20.10
                   23.50
Threonine (Thr)
                   20.50
                   23.30
Proline (Pro)
                   20.20
                   18.10
Methionine (Met)
                   10.70
                   14.90
Cystine (Cys)
                    9.90
                   14.60
Sumber: Oyewusi et al. (2007).

Agar biji karet dapat dimanfaatkan maka harus diolah terlebih dahulu menjadi konsentrat (Zuhra, 2006). Menurut George (1985), konsentrat adalah hasil pemekatan fraksi protein biji karet yang kadar proteinnya sudah tinggi menjadi lebih tinggi lagi. Dalam pembuatannya, fraksi protein akan lebih tinggi kadarnya dengan cara mengurangi atau menghilangkan lemak atau komponen-komponen non protein lain yang larut. Walaupun mempunyai kandungan nutrien relatif baik, biji karet  memiliki zat anti nutrien yaitu asam sianida (HCN) atau prussic acid.

Kesimpulan
Dilihat dari komposisi kimianya, kandungan protein tepung biji karet sangatlah tinggi. Selain kandungan protein yang cukup tinggi, pola asam amino biji karet juga sangat baik. Asam amino yang paling banyak terkandung dalam tepung biji karet adalah asam glutamik, asam aspartik dan leucine sedangkan methionine dan cystine merupakan kandungan asam amino yang terendah.
Daftar pustaka

1.      ARTCONANG, D. 1986. Kemungkinan  Pemanfaatan biji karet dalam Rasum makanan ternak. J. Penelitian Pengembangan Pertanian V(3).
2.      BESTARI, J. 1984. Pemakaian Tepung biji karet (Navea brasilliensis) terhadap Pertambahan Berat Badan Ayam Broiler.Tesis Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang.
3.      Oyewusi, P. A, E.T. Akintayo and O. Olaofe. 2007. The proximate and amino acid composition of defatted rubber seed meal. Journal of Food, Agriculture & Environment Vol.5 (3&4): 115-118.
4.      Siagian, P. H., H. C. H. Siregar dan Saludink. 1992. Pengaruh penggunaan bungkil biji karet dalam ransum dengan penambahan metionin terhadap penampilan dan nilai karkas ternak babi. Abstrak. Fakultas Peternakan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyaratkat, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
5.      Prawirodigdo, S. 2007. Urgensi evaluasi bahan pakan asli indonesia sebagai pilar utama untuk menopang usaha ayam lokal. http://peternakan.litbang.deptan.go.id/publikasi/lokakarya/lkayam-lkl05-20.pdf. [24 Juni 2009].
6.      Jobling, M. Gomez, E. Diaz, J. 2002. Feeds types manufacturer and ingredient 31-39 p in food intake fish (Houlihan D, Boujard T, Jobling, M.eds). Blackwell Science Ltd. Osney Mead. Oxford.
7.      Murni, R., Suparjo, Akmal, B. L. Ginting. 2008. Buku ajar teknologi pemanfaatan limbah untuk pakan. Fakultas Peternakan. Universitas Jambi. Jambi. 
8.      Zuhra, C. F. 2006. Karet. Karya Ilmiah. Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sumatera Utara. Medan. 30 pp.
9.      Vahl, O. 1979. An hypothesis on the control of food intake in fish. Aquaculture, 17: 221-229.
10.  ___________. 1997. Kebutuhan nutrisi ikan gurame (Osphronemus gouramy Lac) untuk pertumbuhan dan reproduksi. Laporan Penelitian Hibah Bersaing II/4. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 3-8 p.
11.  Breet, J. R. 1971. Satiation time, appetite and maximum food intake of sockeye salmon (Onchorhynchus nerka). J. Fish Res. Bd. Can., 28: 409-415.
12.  Hepher, B. 1988. Nutrition and ponds fishes. Cambridge University Press. Cambridge, New York.
13.  Mokoginta, I. 1986. Kebutuhan ikan lele (Clarias batrachus Linn) akan asam-asam lemak linoleat dan linolenat. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana, IPB. Bogor. 66 p.

103 comments:

Anonymous said...

mantap

andi febianto Tulisan said...

saya tertarik dengan biji karet yang bisa dijadikan sebagai pakan ternak,..

juli masdeka sari (E1C010046) said...

wah ternyata biji karet bisa digunakan sebagai pakan ternak, ini menjadi alternatif baik karena di indonesia banyak daerah yang mayoritas nya petani karet sehingga bisa lebih termanfaatkan biji karetnya

Anonymous said...


Agus Sutrisno (E1C009030)

wah menarik sekali biji karet dapat bermanfaat sebagai pakan unggas .
kalau teknologi ini dapat diterapkan di indonesia dalam skala besar saya rasa petani dan peternak sama-sama makmur dan berjaya (ada simbiosis mutualisme)

azahraNanda@Dewi said...

Dewi Puspitasari ( E1C011090 ) said

menurut saya artikel yang isinya memanfaatkan biji karet sebagai pakan ternak ini merupakan suatu hal yang menarik apalagi kandungan protein nya tinggi,itu adalah salah satu kebutuhan ternak yang lumayan tinggi, dan saya harap teknologi ini benar di terapkan ,khususnya untuk pakan ternak di UNIB

Henny Suciyanti said...

Henny Suciyanti (E1C011004) Berdasarkan penjelasan dari artikel diatas, maka saya menyimpulkan bahwa, biji karet untuk bahan pakan ternak perlu dipertimbangkan lagi penggunaannya karena berdasarkan penelitian ternyata banyak kandungan nutrisi yang terkandung dalam biji karet, namun dalam penggunaan nya peternak harus lah cermat karena biji karet ternyata mengandung asan sianida yang dapat menghambat pertumbuhan, tapi para peternak tidak perlu khawatir, kandungan asam sianida ini dapat dihilangkan atau dikurangi dengan cara-cara yang telah dijelaskan diatas. Saran saya sebaiknya peternak bisa memanfaatkan biji karet ini sebagai bahan pakan ternak, karena biji karet selain mempunyai kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak, cara mendapatkannya juga sangat mudah, jadi ini dapat menguntungkan untuk para peternak yang ada diindonesia.

Asti Yosela Oktaviana said...

Asti Yosela O (E1C011096),Nutrisi pada biji karet ternyata banyak manfaatnya terlebih bisa diolah dan dijadikan sebagai pakan ternak.
Maka tak ada salahnya untuk para peternak memanfaatkan biji karet tersebut apalagi di Indonesia tak sedikit masyarakat bermata pencaharian dari kebun karet tersebut. Hitung-hitung dapat membantu petani karet untuk lebih bisa memanfaatkan biji karetnya dan untuk para peternak dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi pakan ternak itu sendiri.

Eka Saputri said...

Eka Saputri(E1C011063)
ternyata biji karet bisa digunakan sebagai pakan untuk ternak,dan kalau teknologi ini diterapkan di indonesia saya rasa cepat berkembang karena mayoritas masyarakat indonesia memiliki kebun karet. selain getah karet nya yang diolah dan kini biji karet pun dapat diolah menjadi pakan ternak. sungguh inspiratif dan semoga dapat diterapkan.

Indra Mustika said...

ass.indra mustika (E1C011020) setelah saya membaca artikel di atas saya baru mengetahui biji karet banyak mengandung nutrisi yang bisa dijadikan sebagai pakan ternak,sebagai mana yang kita ketahui bahwa banyak daerah-daerah yang banyak mempunyai pohon karet apabila biji karet tersebut bisa di jadikan bahan pakan ternak maka biji karet tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan dapat meningkatkan nilai ekonomis.

pinda rahayu said...

wow ternyata biji karet juga bermanfaat bagi pakan ternak..ini mungkin sangat perlu diketahui oleh peternak.karna untuk memenuhi nutrisi ternak apa salahnya kita manfaatkan biji karet itu untuk ternak

Anonymous said...

Lukman sugianto
E1C011003
saya juga tertarik dengan memanfaatkan biji karet sebagai bahan pakan ternak,tapi baru kali ini aku tahu bahwa biji karet banyak nilai nutrisinya, yang saya tahu bahwa biji karet itu banyak disukai oleh babi liar/ babi hutan.
tapi saya belum membuktikan benar apa salah bahwa biji karet itu banyak nilai nutrisinya.
terima kasih

Adi Susanto said...

adi susanto (E1C011070)

ternyata biji karet juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, dengan begitu dapat menambah ragam dari jenis bahan pakan. dan nilai nutrisi dari pakan ternak juga akan lebih baik.
dan mendapatkan biji karet jga didaerah bengkulu ini khususnya, sangat mudah, karena banyak petani karet. dengan begitu sama2 menguntungkan, bagi peternak atau petani karetnya.

M Andriansyah said...

M.andriansyah (E1C011031)
saya baru tahu bahwasanya biji karet dapat di jadikan sebagai bahan pakan ternak yang mana pada dasarnya biji karet banyak dijumpai terutama dikawasan bengkulu,dengan adanya tulisan ini ada baiknya para petani dan peternak khususnya di daerah bengkulu dapat bekerja sama dalam membangun peternakan di daerah bengulu,dan lebih bagus lagi diadakan penyuluhan tentang pemanfaatan biji karet ini.dari mulai proses pengolahan sampai pemberian pakan ternak.

rahmat mardiansyah said...

biji karet ternyata mempunyai kandungan gizi yang sangat baik terutama kandungan proteinnya sehingga dapat digunakan sebagai pakan.biji karet yang dapat didapat dengan mudah serta murah harga sehingga menjadi alternatif lain untuk pakan ternak.memang banyak limbah pertanian maupun perkebunan yang dapat digunakan sebagai pakan ternak untuk kita harus selalu berfikir agar kita tidak kesulitan dalam masalah pakan ternak.

Yatun Tri said...

Triyatun.. Emh.. luar biasaaa...

Yatun Tri said...

triyatu.. siip...

bangun dwi cahyono said...

biji karet kan merupakan limbah perkebunan yang dapat dengan mudah ditemukan serta memeiliki nilai ekonomis yang rendah,bener-benar ide cemerlang sehingga dapat digunakan sebagai pakan ternak.tetapi perlu diingat bahwa pemberiaan pakan biji karet tidak boleh berlebihan karena dapat menimbulkan keracunan pada ternak untuk itu perlu adanya batasan dalam penggunaan biji karet sebagai pakan ternak.

rahmat mardiansyah said...

terimah kasi arrtike nya,saya kni mengentahui bahawa biji karet memiliki kadar protein sehingga mampu menjadi pakan alternatif yang baik bagi ayam broiler,dimana kita ketahui karet di indonesia banyak,sehingga ini sangat membantu peternak apabila pakan-pakan ternak ayam broiler mengalami kenaikan,dimana juga pakan biji karet mudah di serap protein dengan ayam broiler..

Anonymous said...

saya baru tahu saya baru tahu bahwasanya biji karet dapat di jadikan sebagai bahan pakan ternak yang mana pada dasarnya biji karet banyak dijumpai terutama dikawasan bengkulu,dengan adanya tulisan ini ada baiknya para petani dan peternak khususnya di daerah bengkulu dapat bekerja sama dalam membangun peternakan di daerah2 bengkulu mau pun di nusatra ,,

dori nuringgani pratama E1C011093 said...

saya baru tahu bahwasanya biji karet dapat di jadikan sebagai bahan pakan ternak yang mana pada dasarnya biji karet banyak dijumpai terutama dikawasan bengkulu,dengan adanya tulisan ini ada baiknya para petani dan peternak khususnya di daerah bengkulu dapat bekerja sama dalam membangun peternakan,,di daerah bengkulu dan di nusatra saya harap pemerintah dapat mendukung atas usaha ini

Anonymous said...

saya baru tahu bahwasanya biji karet dapat di jadikan sebagai bahan pakan ternak yang mana pada dasarnya biji karet banyak dijumpai terutama dikawasan bengkulu,dengan adanya tulisan ini ada baiknya para petani dan peternak khususnya di daerah bengkulu dapat bekerja sama dalam membangun peternakan bengkulu atau pun di nuasatra yang bagus dan baik

dori nuringgani pratama E1C011093 said...

menurut saya baru tahu bahwasanya biji karet dapat di jadikan sebagai bahan pakan ternak yang mana pada dasarnya biji karet banyak dijumpai terutama dikawasan bengkulu,dengan adanya tulisan ini ada baiknya para petani dan peternak khususnya di daerah bengkulu dapat bekerja sama dalam membangun peternakan yang baik,,di daerah bengkulu maupun nusatra agar pemerintah dapat mendukung program ini

Dewi C said...

ternyata biji karet dapat di buat menjadi paka ternak

oky tarmanda said...

ooky tarmanda
saya tertarik dengan biji karet, ternyata biji karet bisa di gunakan sebagai pakan ternak dan ini dapat menjadi alternatif yang baik karena indonesia mayoritas penduduknya memiliki kebun karet.

Bella azhari tarigan E1C0011057 said...

Ya sangat setujuh pak karena kan di indonesia bayak biji karet terutama di kawasan sumatara bayak kan kebun karet dan kita jugak bisa menyuruh masarakat untuk mengumpul agar memudah kan kita buat pakan dari biji karet pak dan kita kan menambah penghasila parapetani dan kita jugak ngak susuh carik biji karet

agung septiyan putra said...

Agung Seotiyan Putra (E1C011024)
saya telah membaca artikel ini. artikel ini sangat baik dan dengan artikel ini saya mengetahui bahwa biji karet juja mempunyai nilai gizi yang baik dan juga dapat digunakan untuk menghilangkan racun. Terima Kasih banyak.

okky Tarmanda said...

okky Tarmanda (E1C011097)
artikel yang menarik, dengan inovasi yang menggunakan biji karet di harapkan dapat menjadikan peternak indonesia lebih inovatif lagi.
semangat tingkatkan terus peternakan di Indonesia

anton saputra said...

Wah pemanfaatan limbah ya. .
Ini sangat membantu peternak untuk mencukupi kebutuhan pakan unggas yang relatif mahal tetapi dalam hal ini saya rasa tidak dapat ditemui setiap dibutuhkan karena ada kalanya pohon dari buah ini tidak menghasilkan biji karet karena pengaruh iklim jadi biji karet ini tidak dapat digunakan sebagai tambahan pakan secara terus menerus, jika hanya mengandalkan dari pohon yang fungsinya berbeda dari yang diharapkan tetapi dengan adanya pemanfaatan biji karet dapat membantu peternak yang ada . .

roma c situmorang(E1C011037) said...

wah ternyata biji karet mengandung banyak protein dan bisa digunakan untuk pakan ternak,
ini akan sangat membantu masyarakat bengkulu untuk mencari nafkah.

Binti Nurkhasanah E1C011051 said...

binti nurkhasanah E1C011051
menarik sekali dan perlu penelitian tentang biji karet sebagai pakan lebih lanjut karena sumber biji karet sangat melimpah karena ditunjang lagi tentang prioritas bebrapa daerah tentang penanaman karet sehingga sumber biji karet sangat melimpah.

Anonymous said...

arif rusman E1C011055
menurut saya pemanfaatn biji karet tersebut sangatlah bagus.selain murah harganya, biji karet tersebut kaya akan protein yang tinggi dan memcu proses pertumbuhan yg relatif cepat. selain itu pemanfaatn biji tersebut harus diberikan ilmunya kepada peternak ayam yang berada di pedesaan terpencil dengan cara bersosialisasi, guna masyarakat yang kurang mampu akan memanfaatkan limbah tersebut dan mengurangi pengeluaran biaya yanag tidak semstinya di kluarkan.dan biaya yg biasanya digunakan untuk membeli pakan seperti jagung bisa di gunakan untuk kebutuhan yang lain.

DESRI DINA said...

DESRI DINA(E1C011067)
setelah saya membaca artikel ini, saya dapat memberi tau petani dan peternak, khususnya di tempat saya tinggal,bahwa biji karet dapat di manfaatkan sebagai pakan ternak, karena petani mengangap hanya getah nya saja yang bermanfaat.ika petani mengetahui kegunaan biji karet maka adanya kerja sama antara petani karet dan peternak.

DESRI DINA said...

desri dina (E1C011067)
dengan di ketahuinya biji karet dapat di gunakan sebagai pakan ternak, maka petani tidak akan menyia-nyiakan biji karet,karena bisa menopang kebutuhan ekonomi keluarga, dan itu sangat bermanfaat bagi negara indonesia.

rudi hartono said...

Rudi hartono (E1C011078)
Menurut pendapat saya,,,,pemikiran tersebut perlu di coba di PETERNAKAN UNIB.KARNA dapat menghemat modal,selain itu biji karet sangat muduh di cari

Dewi Galingging said...

artikel ini menambah pengetahuan saya mengenai manfaat dari beberapa limbah. apakah ada efek samping dari penggunaan bahan biji karet ini terhadap ternak?.

santra jovi s(E1C011014) said...

wawwww
artikelnya sangat menarik dan sangat menambah pengetahuan tentang buji karet.
dengan pemanfaatan biji karet secara maksimal dalam pengolahanya jadi pakan ternak...
maka sangat membantu para peternak dalam pemeliharaan,dan pemberian pakan pada ternak

santra jovi s(E1C011014) said...

artikelnya sangat menarikkk
dimana di indonesia banyak sekali lahan karet,jadi dengan pengetahuan baru ini biji karet yang selama ini tidak begitu penting/bermanfaat
sekarang dapat dimanfaatkan bagi pakan ternak

bangun dwi cahyono said...

nama : bangun dwi cahyono
npm : E1C011009
artikel ini sabat menarik untuk dibaca karena materinya yang sangat inovasi,, karena saya belum pernah terpikirkan membuat tepung biji karet untuk pakan ternak,, ini merupana inovasi yang perlu untuk dikembangkan,,

bangun dwi cahyono said...

saya sangat berterima kasih karena di daerah saya mayoritas adalah petani karet, saya tidak tau bahwa biji karet dapat dimanfaatkan menjadi bahan yang lebih bermanfaat. kebutuhan yang tidak sesuai dengan nilai ekonomi peternak yang pas2ssan karena dipelihara secara tradisional...

m.ilham sholihin said...

M ILHAM SHOLIHIN ( E1C011035 )
indonesia kaya akan biji karet , yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pakan ternak yaitu berupa tepung-tepungan, yang persediannya cukup melimpah dan terjamin serta mudah umtuk didapatkannya.
dengan pemanfaataan biji karet tersebut selain efektif dan ekonomis dapat menambah lapangan pekerjaan seperti pabrik pengolahan biji karet.
menurut saya itu perlu sekali untuk dikembangkan karena mengingat jumlahnya yang banyak dan terjamin serta mudah didapat terutama diindonesia.

yoko sosilo said...

Yoko sosilo
E1C011074
saya sangat takjub sekali pak dengan artikel ini, karena di desa saya yaitu tepatnya dekat sekali dengan PT. Mercu buana (perkebunan karet) sangat banyak sekali biji karet yang sangat melimpah ruah, dan tidak ada satupun yang memanfaatkanya sebagi bahan pakan dan sebagainya, dengan membaca artikel ini saya jadi terpacu semangatnya untuk dapat memanfaatkan biji karet ini sebagai bahan pakan ternak nantinya. tapi mungkinkah pak biji karet ini bisa di konsumsi oleh manusi???...

Sandi Eka said...

SANDI EKA PUTERA (E1C011005)

Saya baru tahu kalau biji karet bisa dijadikan sebagai pakan ternak, sungguh informasi dan artikel yang sangat menarik.
Ternyata biji karet memiliki kadar protein yang tinggi, Selain kandungan protein yang cukup tinggi, pola asam amino biji karet juga sangat baik. Asam amino yang paling banyak terkandung dalam tepung biji karet adalah asam glutamik, asam aspartik dan leucine sedangkan methionine dan cystine merupakan kandungan asam amino yang terendah.
Saya rasa hal ini perlu dikembangkan di Indonesia mengingat sebagian besar wilayah di Indonesia banyak sekali perkebunan karet, selain getah karet masyarakat juga bisa memanfaatkan biji karet.

Noviandi Erlangga (E1C011019) said...

Ternyata biji karet bisa juga dijadikan pakan untuk ternak,sebagai mana kita ketahui pohon karet hanya diambil getah atau kayunya, namun ternyata biji bisa juga digunakan untuk pakan ternak ditambah dengan banyaknya kandungan gizi didalamnya ex: protein asam amino, glutamik dll..yang sangat bagus untuk mencukupi nutrisi pada ternak baik untuk pertumbuhan maupun produksinya..nah, menurut saya artikel ini sangat menarik karen dapat memberikan informsi terutama perkembangan dalam dunia peternakan..
terimaksih,,

audina irawati said...

audina irawati (E1C011029) saya baru tahu kalau biji karet ini berpotensi sebagai bahan pakan ternak, selai kandunggan protein yang banyak terutama pada tebung biji karetnyaa, dan mudah di dapatnya biji karet ini, namun di kalangan masyarakt belum mengetahui hal ini dan bagaiman cara penggeolahan biji karet ini yang baik sebagai bahan pakan..

Radiyostri Eugenia said...

Radiyostri (E1C011071)
.
Berdasarkan artikel di atas, menurut saya kurang begitu lengkap. Karena, pemaparan nya masih secara umum dan seharusnya di paparkan juga bagaimana dan seperti apa cara pengolahan nya untuk bisa di gunakan sebagai pakan ternak. Materi ini juga kalau menurut saya, sudah detail dan memaparkan dengan jelas informasi penting tentang kandungan nutrisi dari biji karet tersebut.

DESRI DINA(E1C011067) said...

dari membaca artikel ini saya dapat mengetahui bahwa biji karet ada manfaatnya bagi ternak, sehinga petani dan peternak saling menguntungkan.dan di indonesia banyak kebun karet yang bisa di olah bijinya.

AMEZA LESTARI (E1C011066) said...

Setelah membaca artikel ini saya baru mengetahui bahwa biji karet bisa dijadikan sebgai pakan ternak, namun sebagian besar masyarakat belum mengetahui hal tersebut.menurut saya,hal ini harus dikembangkan diusaha peternakan,karena sudah diketahui kelebihan dari biji karet.

DESRI DINA(E1C011067) said...

dengan membaca artikel ini, kita bisa menerapkan di para peternak dengan menanam pohon karet di sekitar kandang, karena bisa mendapatkan udara segar di sekitar kandang dan dari biji karet itu sendiri bisa diolah sebagai pakan ternak.

Steven maurits said...

Saya sangat setuju dengan literatur ini..
Dengan adanya biji karet sebagai bahan pakan, saya kira penggunaan dan efisiensi penggunaan bahan pakan menjadi lebih baik.

by Steven Maurits Saragih.(E1C011084)

santra jovi s said...

saya sangat setuju dengan pendapat tari..
dengan dilakukan penyuluhan kepada petani maka,hal tersebut dapat ter realisasi dangan baik

muhammad nur syahid said...

muhamad nur syahid(E1C011088)
saya setuju dengan artikel ini, akan tetapi jangan lupa juga bawasanya biji karet ini beracun jika tidak di olah dengan benar. jadi sebaiknya jika ingin menggunakan biji karet ini sebagai bahan pakan ternak harus lebih di perhatikan karena ini menyangkut bagaimana ternak menjadi lebih baik produksiyang di inginkannya apakah malah jadi mati dan menimbulkan kerugian.

Renus Panjaitan said...

Renus Panjaitan,
Artikel ini sangat menarik dan dengan artikel ini saya mengetahui bahwa biji karet ini digunakan untuk menghilangkan racun.

**Apakah dengan Biji karet ini Gas Beracun seperti NH3, CO2, H2S dapat Hilang??
Terima Kasih..

Erik angga saputra said...

wah wah baru tau saya, ternyata biji karet bisa juga untuk pakan ternak, mungkin ga pak, kalau biji karet ini diterapkan diindonesia sebagai pakan pakan kosentrat, ??

Siswanto endang said...

siswanto E1C011061
saya baru tahu kalau biji karet dapat di manfaatkan sebagai pengganti pakan, tapi proses penghilangan asam sianida yang menghambat pertumbuhan terbilang cukup lama,
yang menjadi pertanyaan saya apabila penanganan biji karet dalam pengurangn asam sianida kurang optimal apakah akan membahayakan pertumbuhan ternak ?

Siswanto endang said...

siswanto E1C011061
saya baru tahu kalau biji karet dapat di manfaatkan sebagai pengganti pakan, tapi proses penghilangan asam sianida yang menghambat pertumbuhan terbilang cukup lama,
yang menjadi pertanyaan saya apabila penanganan biji karet dalam pengurangn asam sianida kurang optimal apakah akan membahayakan pertumbuhan ternak ?

Refti Lastari (E1C011028) said...

saya sangat setuju dengan artikel ini,tapi saya baru tahu kalo biji karet dapat juga di manfaatkan sebagai penganti pakna ternak..tapi yang jadi pertanyaan saya jika biji karet pengurangan asam amino sianida kurang oftimal apakh akan membahayakn pertumbuhan ternak itu sendiri ?

vebby valentine said...

vebby valentine E1C011095
saya sangat setuju sekali ternyata biji karet merupakan sebagai bahan pakan ternak karena biji karet tersebut mempunyai kndungan gizi yang tinggi.

riko herdiansah said...

ternyata biji karet juga bermanfaat bagi pakan ternak, mungkin hal sangat perlu diketahui oleh peternak.karna untuk memenuhi nutrisi ternak apa salahnya kita manfaatkan biji karet, tapi juga hrus dprhtikan cara pengolahannya karna biji kret jga mengandung racun............
riko herdiansah
e1c011065

okky tarmanda said...

wahhu biji karet bisa digunakan sebagai pakan ternak,ini lebih menguntungkan para petani karet yang memelihara ternak karna tidak susah lagi mencari alternatif lain selain biji karet.

okky tarmanda said...

wahhu biji karet bisa digunakan sebagai pakan ternak,ini lebih menguntungkan para petani karet yang memelihara ternak karna tidak susah lagi mencari alternatif lain selain biji karet.

jessi desmiarti e1c011023 said...

biji karet bisa buat pakan ternak sangat baik itu pak
jadi biji karet itu tidaj ada yabg terbuag lagi

Omamet almas(E1c011058) said...

bagus biji karet bisa menamba pendapatan para petani karet donnk

Nurul Janah (E1C011059) said...

Setelah membaca artikel mengenai pemanfaatan limbah biji karet ini bisa menambah pengetahuan.Yang ingin saya tanyakan apakah ada dampaknya ketika ternak mengkonsumsi bubuk biji karet ini bagi??

lestari juliani ( e1c011012) said...

artikel ini banyak memberikan saya pengetahuan,, saya baru tahu kalau biji karet bisa digunakan sebagai pakan unggas. jika diterapkan di indonesia pasti menghasilkan keuntungan karna biji karet merupakan bahan yang muda di dapat

lestari juliani ( e1c011012) said...

setelah membaca artikel ini saya baru tahu kalau biji karet terkandung protein , asam amino dll.. sya kira hanya bisa di tanam sajal...hehehe

wiki utomo (E1C011026) said...

wah susah pak biji karet itu. malahan harganya sudah mahal,
saya juga baru tahu kalau biji karet juga baik untuk pakan ternak.setahu saya ada juga orang yang mengkonsumsi biji karet tersebut pak..
terimakasih pak atas artikelnya

Anonymous said...

Nama Nazarudin
NPM E1C011039
Jujur pak setelah membaca artikel tersebut saya baru tahu ternyata biji karet bisa menjadi pakan ternak, dan mengandung protein, asam amino.
trimakasih atas informasinya pak.

Anonymous said...

Suryo adi laksono (E1C011077)
Setelah saya baca arikel ini sangat menarik untuk dpelajari ,, karena biji karet di tempat saya banyak yang terbuag sia - sia. jika ada teknologi ini maka untuk kedepannya sangat bermanfaat.

Teguh Rafian said...

Teguh Rafian (E1C011046)
Semoga pakan tepung biji karet bisa ditingkatkan lagi kualitasnya dan kuantitasnya sehingga melebihi 19% tanpa mengganggu pertumbuhan ternak sendiri.

Refti Lastari(E1C011028) said...

Artikel ini banyak memberikan saya pengetahuan,sebelumnya saya tidak tahu kalau biji karet bisa di jadikan sebagai pakan ternak,hal ini bisa menguntungkan para petani karet yang membelihara ternak sendiri.

Erik angga saputra said...

merupakan artikel yang menarik,
baru tau saya jalau bji karet bisa dijadikan pakan ternak ?
salah satu alternatif yang bagus,,

wajuli haryadi said...

wah,,saya baru tahu ni ternyata biji karet juga bisa digunakan sebagai pakan untuk ternak. setahu saya biji tersebut mudah untuk didapatkan,tapi masyarakat belum mengetahui manfaat dari biji karet tersebut.sepertinya butuh adanya penyuluhan ke masyarakat, agar biji karet tersebut tidak terbuang begitu saja.

wajuli haryadi said...

wajuli(e1c010014)
artikel ini sangat menarik sekali..ternyata bijimkaret juga bisa di aplikasikan untuk diolah menjadi pakan alternatif untuk ternak..tapi bagaimana dengan kandungan asam sianidanya pak,kan bisa menghambat pertumbuhan ternaknya..apakah itu bisa ditanggulangi pak...?

Anonymous said...

Suryadi (E1C010048)
Biji karet,ternyata memiliki manfaat yang baik,sabagai bahan tambahan pakan ternak,,,tetapi terlebih di buat konsentrat..., sehingga ini bisa menjadi manfaat masyarakat setempat,karena masyarakat di sumatra biji karet sangat melimpah ruah dalam sekala besar....,sehingga biji karet bisa bermanfaat..

muhammad yusuf said...

muhammad yusuf (e1c010008)
di bengkulu utara banyak terdapat kebun karet jadi artikel ini sangat cocok untuk di kembangkan ....

Anonymous said...

SILISTI (E1C010019)
biji karet ternyata bermanfaat sebagai pakan ternak, karena dapat dibuat menjadi tepung. kandungan nutrisi yang terdapat dalam biji karet dapat dimanfaatkan dengan baik oleh ternak dan juga biji karet ini mempunyai nilai ekonomis, sehingga peternak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk pakan ternak.

Anonymous said...

Desi Rustiani (E1C010027)

wah ternyata biji karet yang banyak disekitar kita dan berserakan bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak ,dengan ketersediaannya yang melimpah dan mudah didapat bahan baku ini dapat diteruskan dan dimanfaatkan lebih lanjut.

Anonymous said...

juli masdeka sari(e1c010046) apakah ada dampak buruk terhadap pertumbuhan ternak yang diberi pakan biji karet ini ?? mohon penjelasannya..terima kasih

Anonymous said...

Hendri Afrizal (E1C008012)
menurut saya baru tahu bahwasanya biji karet dapat di jadikan sebagai bahan pakan ternak yang mana pada dasarnya biji karet banyak dijumpai terutama dikawasan bengkulu,dengan adanya tulisan ini ada baiknya para petani dan peternak khususnya di daerah bengkulu dapat bekerja sama dalam membangun peternakan yang baik,,di daerah bengkulu maupun nusatra agar pemerintah dapat mendukung program ini

Anonymous said...

Hendri Afrizal (E1C008012)
menurut saya baru tahu bahwasanya biji karet dapat di jadikan sebagai bahan pakan ternak yang mana pada dasarnya biji karet banyak dijumpai terutama dikawasan bengkulu,dengan adanya tulisan ini ada baiknya para petani dan peternak khususnya di daerah bengkulu dapat bekerja sama dalam membangun peternakan yang baik,,di daerah bengkulu maupun nusatra agar pemerintah dapat mendukung program ini

Anonymous said...

MERY HANDAYANI (E1C010003)
pemanfaatan biji karet sebagai pakan ternak perlu diterapkan mengingat biji karet yang terdapat dimana- mana bahkan sampai ada yang terbuang sia- sia.

Ramadhan Thoriq said...

info ini sangat mengejutkan karena saya belum tau kalau biji karet bisa dijadikan pakan ternak, nice info

Aan afrizal(E1C010006) said...

sekarang saya tahu bahwa biji karet juga dapat digunakan sebagai pakan ternak,tapi apakah tidak ada efek kepada ternak,apa bila digunakan melebihi ketentuan yang dianjurkan pak?

Anonymous said...

Leo Darno Nababan
E1CO10057
Saya tertarik dengan biji karet bisa dijadikan sebagai pakan ternak,tetapi perlu juga diterapkan tentang biji karet ini dan saat ini banyak biji karet yang terbuang dengan sia sia.

visista pratama ashadi said...

yang belum terpikir oleh saya,bagaimana cara mengatasi ternak yang keracunan akibat pakan ini??

DADANG HIRAWAN (E1C010012) said...

biji karet merupakan limbah yang perkebunan yang banyak terdapat di daerah kita, artikel ini sangat bermanfaat bagi peternak yang ingin memnfaatkan biji karet sebagai pakan alternatif untuk mengatasi mahalnya harga pakan saat ini, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan terutama proses pengolahan untuk menurunkan kadar senyawa asam sianidanya.

yunika purba said...

artikel ini menarik....
tadisaya baca ada bija karet dapat di gunakan sebagai bahan pakan kandidat.
mksd dari bahan kandidat ini apa ya?????????

yunikapurba (e1c010022) said...

artikel yang menarik
ada saya baca biji karet itu bisa di gunakan sebagai bahan kandidat
maksud dari bahan kandidat ini apa ya???????????

yunikapurba (e1c010022) said...

wah ternyata biji karet bisa jga di manfaatkan sebagai pakan ternak,dan kata ya biji karet ini bisa menghilangkan racun.kira2 racun pa ya pak????

yunikapurba (e1c010022) said...

di indonesia banyak perkebunan karet,kenapa para peternak jarang memanfaat kan biji karet?????

neneng dwifitri (e1c010016) said...

pakan untuk ternak ternyata tidak terlalu susah mencarinya, contohnya karet, di indonesia kan mayoritas petani karet ....

Anonymous said...

M. Ari Kurniawan
( E1C010052 )
wah ternyata banyak juga bahan makan ternak yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan pakan ternak yang jumlahnya masih sangat banyak sekali. Indonesia memang kaya akan hasil alamnya melimpah ruah tetapi sayangnya ini masih belum banyak disadari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Anonymous said...

denik pusnawati e1c010026
saya setuju dengan artikel ini karena biji karet sangat mudah di dapat dan mempunyai nilai nutrisi yang tinggi...
namun pemberian biji karet terhadap ternak apa pengaruhnya pak....

Riska Kurnia said...

Riska Kurnia (E1C010024)
ternyata selain getah karet, biji karet juga dapat dimanfaatkan sebgai pakan ternak,,nilai gizi yang terkandung pada biji karet memberikan dampak positif bagi ternak,,

visista pratama ashadi said...

diketahui bahwa biji karet memiliki HCN tinggi ,berarti kemungkinan keracunan pasti ada apabila salah dalam pengolahan.Sebagai solusi dilakukanlah proses fermentasi untuk mengurangi kadar yang mengakibatkan toxic tsb.Proses yang seperti apa ia pak yang dilakukan??(secara teknis)

Anonymous said...

LISNAWATI ANGGRAINI
E1C010039
apakah dengan pengukusan selama 6 jam dengan suhu 100 derajat tidak merusak kandungan nutrisi lainnya pada biji karet itu sendiri pak???

Anonymous said...

Eka saputri E1C011063
NUTRISI TERNAK MONOGASTRIK
info ini sangat bermanfaat bagi peternak dimana mahalny harga pakan untuk ternak sehinggs kita para peternak berusha mencari alternatif lain untuk menekan biaya produksi, sehingga biji karet dapat digunaksn untuk pakan ternak, semoga dapat diaplikasi kan,

Deni Arifto said...

Deni Arifto
E1C013116
informasi yang di berikan dalam jurnal penelitian ini sangat bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya masyarakat di daerah bengkulu dimana daerah bengkulu ini sangat banyak perkebunan karet, sebaiknya pihak terkait memberikan penyuluhan kepada masyarakat, agar dapat diterapkan oleh peternak-peternak lokal sebagai pakan alternatif.

Deni Arifto said...

Deni Arifto
E1C013116
informasi yang di berikan dalam jurnal penelitian ini sangat bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya masyarakat di daerah bengkulu dimana daerah bengkulu ini sangat banyak perkebunan karet, sebaiknya pihak terkait memberikan penyuluhan kepada masyarakat, agar dapat diterapkan oleh peternak-peternak lokal sebagai pakan alternatif.

Riki Susanto said...

Riki Susanto, E1C014030

Setelah saya membaca artikel ini saya sangat takjub, karena hal ini termasuk inovasi baru,dan pakan alternatif terbaru untuk unggas,.hal ini sangat bagus apa bila di berikan penyuluhan kepada peternak agar mereka dapat menerapkannya.

kharisma kandida purba said...

Kharisma Kandida (E1C013097)
Biji karet memiliki kandungan sianida yang menghambat pertumbuhan sehingga ada beberapa cara untuk menghilangkan atau mengurangi kandungan tersebut. Dan jika hanya mengurangi kandungan sianida tersebut apakah tubuh ternak masih mampu mengontrol kandungan sianida pada biji karet tersebut utuk menghindari penghambat pertumbuhan ?

Roni Saeful Anwar said...

Nama: Roni Saeful Anwar (E1C014067)
MK : Penyajian Ilmiah

Biji karet memiliki kandungan sianida, jika dikonsumsi berlebihan apakah tidaka akan menimbulkan efek samaping ?? terimaksih

Roni Saeful Anwar said...

Nama: Roni Saeful Anwar (E1C014067)
MK : Penyajian Ilmiah

Biji karet memiliki kandungan sianida, jika dikonsumsi berlebihan apakah tidaka akan menimbulkan efek samaping ?? terimaksih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...