Tuesday, February 11, 2014

Pengaruh Pemberian Daun Ubi Kayu Fermentasi (Manihot utilisima) Terhadap Performans Ayam Broiler



Oleh : Marisya Tenti
 
ABSTRAK
            Daun ubi kayu (Manihot utilisima) merupakan sumber protein nabati yang baik untuk di jadikan pakan ayam broiler, selain kandungan proteinya tinggi pada daun ubi kayu mengandung mineral dan vitamin. Tetapi kelemahanya adalah dalam daun ubi kayu terdapat kandungan anti nutrisi HCN yang tinggi pula. Sehingga untuk mengurangi senyawa HCN dalam daun ubi kayu di lakukan perebusan dan fermentasi. Hasil fermentasi terbaik dengan menggunakan Trichorderma viride sebagai media, ternyata dapat menaikan PK 29,93 %, SK 11,06 %, LK 8,21 %, Ca 0,82 % , P 0,27 % dan ME 3020 kkal/kg serta menurunkan kandungan HCN 36,37 % dengan lama fermentasi 9 hari, sehingga menaikan kandungan protein kasar yang disertai penurunan serat kasar ( Hasil analisa laboratoriun teknologi pakan Fakultas pertanian Unand, 2006).
 
Kata kunci: daun ubi kaya, HCN, broiler


 
PENDAHULUAN
            Ayam Broiler merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak di gemari masyarakat seperti ayam broiler,ayam buras, angsa, itik , puyuh dan kalkun. Hampir disetiap desa diseluruh Indonesia, penduduknya telah mengenal unggas. Mulai dari Petani yang kaya hingga petani kecil dengan cara pemeliharaan yang berbeda-beda. Faktor yang terpenting pada usaha pemeliharaan unggas seperti ayam  adalah pakan. Hampir 60-80% dari komponen produksi perlu dipatok untuk pengadaan pakan ini. Bagaimana tidak, harga pakan yang tidak bisa stabil ditambah harga produk yang ikut tidak stabil salah satunya adalah karena pengaruh dari pakan. Maka tak sedikit para peternak ayam ras yang stress, merugi sampai gulung tikar karena tidak bisa mengikuti permainan harga pakan sehingga beralih usaha kepada jenis usaha lain. Salah satu upaya kearah ini adalah dengan menyusun sendiri ransum pakan ternak dengan menggunakan bahan yang ada disekitar kita. Salah satu bahan makanan alternatif kita adalah daun ubi kayu ( Manihot utilisima ).
            Daun ubi kayu ( Manihot utilisima ) sangat potensial di jadikan pakan ternak karena merupakan sumber protein nabati dan ketersediaannya cukup banyak. Daun ubi kayu memiliki protein tinggi berkisar antara 23,42 %, SK 15,80 %, LK 6,31 % tetapi mengandung zat anti nutrisi HCN 550 – 620 ppm pada daun ubi kayu yang masih muda, dan 400 – 530 pada daun ubi kayu yang sudah tua. Daun ubi kayu dapat digunakan sebagai pakan trnak hingga 5 % dalam ransum ayam broiler yang sedang tumbuh tanpa mengurai bobot badan ( Dharma et all. 1994 ). Hal ini di karenakan dalam daun ubi kayu erdapat anti nutrisi yaitu linamarin yang mengandung HCN ( Scott et all. 1982 ). Selain kandungan zat – zat makanan dan HCN daun ubi kayu juga mengandung senyawa bioflafonoid yang di sebut dengan rutin.
            Zat rutin ini diperoleh dari proses perebusan selama 45 menit ( Reflinda,1992 ). Dengan adanya perebusan dapat menurunkan kandungan HCN dalam daun ubi kayu sebanyak 70,8 % ( Rizal,1996 ).  Akibat dari kandungan anti nutrisi HCN dan serat kasar yang tinggi dalam dalaun ubi kayu sehingga penggunaanya dalam ransum unggas masih terbatas, salah satu cara untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan metode fermentasi. Prinsif dari pembuatan fermentasi adalah dengan mengaktifkan mikroorganisme pembentuk asam laktat pada bahan makanan sehingga menghasilkan produk baru yang berbeda dengan bentuk asalnya, dengan harapan mempunyai kandungan nutrisi yang lebih tinggi di bandingkan dengan bahan dasarnya ( Winarno dkk,1990 ).
            Tujuan dari penulisan karya ini adalah untuk melihat sejauh mana pemberian hasil fermentasi daun ubi kayu sebagai pakan alternatif terhadap performans ayam broiler

Kandungan gizi daun ubi kayu
            Daun ubi kayu ( Manihot utilisima ) mempunyai kandungan zat-zat makanan yang cukup baik dengan kandungan protein kasar yang tinggi, dan vitamin serta mineral yang cukup (Rogers and Millner, 1963; Ravindran and Ravindran, 1988; Aletor and Adeogun, I 995). sehingga berpotensi untuk dijadikan makanan ternak ruminansia dan rnonogastrik. Hasil penelitian Sudaryanto et al. 107 (1982) menunjukkan bahwa daun ubi kayu  mengandung protein kasar 21.45%, serat kasar 25,l %,lemak 9.7 %, Ca 0.72 % dartP 0,35 %. Menurut Mathius et al. (1983) komposisi kimia daun ubi kayu yaitu: bahan kering 18.9%, protein kasar 20.7 % ,lemak kasar 9.35 %, BETN 413% dan abu 7.56%. Daun ubi kayu juga mengandung HCN yang cukup tinggi, yaitu 560-620 ppm pada yang muda dan 400-530 ppm pada yang tua (Sudaryanto, 1 986). Menurut Darma et al. (1994) daun ubi kayu hanya bisa dipakai sampai 5% dalam ransum broiler.

Kendala pemberian daun ubi
            Daun ubi kayu ini mengandung serat kasar dan HCN yang tinggi. Disamping itu daun ubi kayu juga mengandung tannin berkisar antara 30 50 mg/kg (Ravindran, 1993) yang bisa mengganggu pencernaan dan penyerapan protein dan ketersediaan asam-asam amino esensil (Kumar and Sing, I 984). Hasil penelitian Rizal (1996) memperlihatkan bahwa daun ubi kayu yang direbus selama 45 menit dengan tujuan untuk mengisolasi zat rutin yang dikandungnya dapat digunakan sampai 9oh dalam ransum ayam broiler. Daun ubi kayu yang telah direbus selama 45 menit ini kandungan HCNnya turun sampai 98. 5 % (Zulkard;i, 199 4).
            Jumlah pemberian daun ubi kayu dalam ransum ayam broiler masih sangat rendah jika ditujukan untuk menggantikan bungkil kedelai karena kandungan protein kasar daun ubi kayu lebih rendah dari bungkil kedelai, sedangkan kandungan serat kasarnya jauh lebih tinggi. Untuk meningkatkan kandungan protein kasar dan menurunkan kandungan serat kasar ini diperlukan teknologi yang tepat. Menurut Darma et al. (1994) daun ubi kayu hanya bisa dipakai sampai 5% dalam ransum broiler

Fermentasi daun ubi kayu
            Salah satunya yaitu melalui proses fermentasi dengan menggunakan kapang. Pada proses fermentasi ini biasanya terjadi berbagai perubahan zat-zat organik yang terdapat dalam suatu bahan makanan seperti bertambahnya jumlah zat organik tertentu, hilangnya zat organik lainnya, atau zat organik tertentu menjadi lebih mudah dicerna (Winamo et al.1 980; Buckle et al., 1987). Di antara kapang yang sering dipakai untuk fermentasi yaitu dari jenis Aspergillus niger Darma et al. (1994) dan Bakie et al. (1995) memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kandungan protein kasar daun ubi kayu yang difermentasi dengan Aspergillus niger dan penurunan kandungan serat kasarnya. Hasil penelitian Wahyuni (2002) juga menunjukkan bahwa kandungan protein kasar daun ubi kayu yang difermentasi dengan Aspergillus niger meningkat dari 18.88 menjadi 27.47o/o. Akan tetapi belum ada informasi tentang pemakaian daun ubi kayu yang difermentasi dengan Aspergillus niger ini yang ditujukan untuk mengganti sebagian dari bungkil kedelai dalam ransum ayam broiler.  Fermentasi dengan menggunakan Asfergillus niger dengan level inokulum 7 % dan lama perebusan 15 menit serta waktu fermentasi 72 jam akan menghasilkan kandungan PK 29,94 %, SK 26,93 %, LK 4,06 %, BETN 29,72 % dan HCN 162,2 ppm ( Rinawati,2002 ). Dari hasil tersebut terjadi peningkatan PK yang diiringi dngan peningkatan SK.
            Dengan adanya dilakukan fermentasi ternyata penggunaan daun ubi kayu kepada ayam broiler hanya dapat diberikan sebanyak 9 % sehingga dapat menggantikan pemberian tepung kedelai sebanyak 45 % ( Rahmadian, 2004 ). Tetapi ketika Farianti (2003) melakukan percobaan fermentasi daun ubi kayu dengan menggunakan Trichorderma viride sebagai media ternyata dapat menurunkan kandungan HCN 36,37 % dengan lama fermentasi 9 hari. Hasil analisa laboratorium teknologi pkan Fakultas pertanian Unand,2006 ternyata kandungan gizi daun ubi kayu yang difermentasikan dengan Trichordema diride  pada level inokulum 7 % menghasilkan adanya kenaikan protein kasar dan penurunan serat kasar.

Kesimpulan

            Daun ubi kayu ( Manihot utilisima ) merupakan salah satu bahan pakan alternatif unggas, karena selain kandungan protein nabati dan kandungan nutrisinya yang tinggi juga sangat banyak di jumpai di lingkungan sekitar kita. Tetapi meskipun kandungan nutrisinya tinggi daun ubi kayu juga mengandung anti nutrisi yaitu HCN yang tinggi sehingga apabila di konsumsi unggas dapat menyebabkan racun. Sehingga untuk mengurangi senyawa HCN dalam daun ubi kayu di lakukan fermentasi dengan menggunakan mikroorganisme dari jenis kapang Asfirgillus niger. Tetapi ternyata pemakaian daun ubi kayu yang difermentasi dengan  Aspergillus niger atau DUKI' melebihi 9 % dalam ransum memrnrnkan konsumsi ransum, pertambahan berat badan, berat hidup, persentase lemak abdomen dan persentase karkas ayam broiler, tetapi konversi ransum tidak terpengaruh. Dengan demikian daun ubi kayu hanya bisa dipakai sampai level 9 %  dalam ransum ayam broiler.

Ucapan terima kasih

            Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, dengan segala karunianya telah memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga saya dapat menyelesaikan tugas telaah ilmiah ini dengan tepat waktu. Saya ucapkan banyak terimakasih kepada dosen pembimbing mata kuliah penyajian ilmiah Prof. Dr. Ir. Urip santoso, MSc yang telah banyak memberikan kami bekal ilmu pengetahuan dalam menulis telaah ilmiah ini, sehingga saya mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. Dan semoga dengan adanya tulisan ini dapat memberikan informasi dan bermanfaat bagi orang banyak. Saya sampaikan bahwa karya tulis ini saya buat atas sumber – sumber dari penelitian yang telah ada.
























DAFTAR PUSTAKA

J., T. Purwadaria, T. Haryati, A. P. Sinurat dan R. Dharsana. 1994. Upgrading the Nutritional Value of Cassava Leaves Through Fungal Biotechnology. Research Institute for Animal Production Report for FAO/ANBAPH, Ciawi, Bogor.

Forbes, J. M. 1986. The Voluntary Food Intake of Farm Animals. Butterworth & Co.,  London.

Kumar, R. and lvI. $ingh. 1984. Tannins, Their Adverse Role in Ruminant Nutrition. J. Agric. Food Chem., 32 : M7 -453. Leeson, S. and J. D. Summers. 2001. Nuhition of the Chicken. Forth Ed. University Books, Guelph, Canada.

Mathius, W., A. Djajanegara dan M. Rangkuti 1983. Pengaruh Penambahan Daun Singkong dalam Ransum Domba. Ilmu dan Peternakan, BPT Ciawi, Bogor.

Matsui, T., H. Sasaki, A. Tamura, H. Yano, T. Nakajima, M. Matsuda dan F. Yano. 1998. The improvement of zinc bioavailability in fermented soybean meal in growing pigs. Anim. Sci. Technol. (Jpn.) 69: 589-591.

 Ohshima, M., N. I. Proydak, dan N. Nishino. 1997. Effect of addition of lactic acid bacteria or previously fermented juice on the yield and the nutritive value of alfalfa leaf protein concentrate coagulated by anaerobic fermentation. Anim. Sci.

Technol. (Jpn) 68: 820-826. Pasaribu, T., A. P. Sinurat, T. Haryati, Supriyati, J. Rosida dan H. Hamid. 1998. Improving the nutritive value of palm oil sludge by fermentation: The effect of fungi strain, environmental temperature and enzymatic process. JITV 3: 237-242.

Purwadaria, T., A. P. Sinurat, T. Haryati, I. Sutikno, Supriyati dan J. Darma. 1998. The correlation between mannase and cellulase activities toward fibre content of palm oil sludge fermented with Aspergillus niger. JITV 3: 230-236.

Raudati, E. 2000. Pengaruh penambahan dedak dan garam terhadap kandungan HCN dan nutrisi daging biji buah pucung (Pangium edule) hasil fermentasi. Jurnal Peternakan dan Lingkungan, 6 (2): 50-55.
Raudati, E., Muhakka dan E. Sahara. 2001. Peningkatan mutu daging biji buah pucung (Pangium edule) sebagai pakan ternak melalui proses fermentasi dengan penambahan dedak halus). Jurnal Peternakan dan Lingkungan, 7 (3): 55-58.

Santoso, U. dan D. Kurniati. 2000. Chemical compositional change of layer feces fermented by Lactobacillus. International Congress and Symposium on Southeast Asian Agricultural Science. Bogor, Indonesia.

Santoso, U., S. Ohtani, K. Tanaka dan M. Sakaida. 1999. Dried Bacillus subtilis culture reduced ammonia gas release in poultry house. Asian-Aus. J. Anim. Sci. 12: 806-809.

25 comments:

Mif Tahululum said...

Saya punya beberapa tips untuk beberapa Usaha Peternakan yang sukse.

Riko Ardi said...

Ikke nurjayanti
Npm e1c012095
Artikel. yang menarik. Setrlah membaca artikel ini saya baru tahu bahwa daun ubi kayu bisa dimanfaatkan untuk pakan ayam broiler. Di daerah saya ubi kayu hanya di ambil pukuknya untuk di jadikan sayur . Selain d manfaat kan untk unggas. Faun ubi kayu bisa dijadikan bahan alternatif untuk ternak lainya

Riko Ardi said...

Ikke nurjayanti
Npm e1c012095
artikel yg sngat bagus. Selma ini daun ubi kayu hanya d manfaatka pucuk nya untuk d jadikan sayuran. Selain untuk bahan pakan alternatif unggas . Apaka daun ubi juga bisa d manfaatkan untk bhan pakan alternatif hewan ternak lainya

Abdurrahman PTR 2013 E1C013101 said...

Abdurrahman (e1c013101) pemberian daun ubi kayu apakah efektif untuk pemberian unggas karena kandungan serat kasar yang tinggi dapat di cerna dengan baik oleh unggas

Abdurrahman PTR 2013 E1C013101 said...

Abdurrahman (e1c013101) bagaimana ternak unggas dapat mencerna hijauan yang sangat tinggi seratnya untuk dicerna ?

Rizky Saputra said...

Nama : Rizky Saputra
NPM : E1C013113
Kelas : A

Oh teenyata ubi kayu juga bisa mempengaruhi terhadap performans ayam ya pak, setau saya, yaitu buah mengkudu, daun katuk penelitian dari bapak.
Di kampung saya banyak sekali ubi kayu, tapi ubi kayu tersebut hanya untuk dikonsumsi oleh manusia saja untuk dimakan sebagai lauk, dari artikel ini saya menjadi tau apa yang saya tidak ketahui.

Terimakasih

Anonymous said...

rahmatan zuhri ps
E1C013078

penelitian ttg daun ubi kayu ini sangat menarik kerena belum banyak yang melakukan penelitian ini sehingga memiliki prospek untuk dikembangkan.

Indah Lestari said...

Indah Lestari ( E1C013090)
Biasanya dalam usaha peternakan, pakan lah yang menjadi faktor utama, dan ternyta kita bisa memanfaatkan daun ubi kayu untuk pakan unggas.. Apakah tidak berbahaya pak apabila ubi kayu diberi sebagai pakan unggas, sedangkan kandungan tanin dan HCN di dalm daun ubi kayu itu sendiri tinggi ?

Bagus Dimas Setiawan said...

apakah daun ubi kayu ini baik . untuk performans ayam brooiler, seperti yang kita ketahui daun ubi ini,sedikit yang belum mengetahui akan kandungan nutrisi dan kebutuhan untuk ternak unggas tersebut,
dan semoga ini dapat, bermanfaat dengan baik untuk kita semua
by. Bagus Dimas Setiawan ( E1C013061 )

Khalis Ahmad said...

Khalis Ahmad E1C013103
pak, mengapa dalam penelitian ini daun ubi kayu hanya bisa dipakai sampai level 9% saja dalam ransum ayam broiler. apakah tidak bisa melebihi batas tersebut misal diberikan level 10% ?

Khalis Ahmad said...

Khalis Ahmad E1C013103
pak, mengapa dalam penelitian ini daun ubi kayu hanya bisa dipakai sampai level 9% saja dalam ransum ayam broiler. apakah tidak bisa melebihi batas tersebut misal diberikan level 10% ?

Galih Ardhiyansyah said...

Galih Ardhiyansyah (E1C013084)
Saya mau bertanya Pak, daun ubi kayu kan mengandung salah satu zat anti nutrisi, apakah tidak berbahaya untuk ternak unggas, atau anti nutrisi yang terkandung dalam daun ubi kayu hilang setelah dilakukan fermentasi ?

kurniawan saputra said...

Kurniawan Saputra (E1C014001)
Dari artikel di atas, dapat dilihat bahwa daun ubi kayu dapat dimanfaatkan walau hanya kurang dari 5% dari jumlah ransum ayam broiler, zat antinutrisi yang terkandung di dalamnya juga cukup memberikan pengaruh lain terhadap jumlah persentase di dalam ransum selain serat kasar yang dikandungnya juga tinggi. Walau jumlahnya cukup banyak di alam, nampaknya penggunaan daun ubi kayu sebagai ransum kurang efektif dan perlu adanya penelitian lebih lanjut agar pemanfaatannya dapat lebih optimal sebagai pakan ternak.
Terimaksih informasinya pak

okta marliya said...

nama : okta marliya
npm : e1c014015


daun ubi kayu memang mengandung bahan nutrisi, akan tetapi juga mengandung zat anti nutrisi (HCN). untuk penggunaan daun ubi kayu sebagai pakan ayam broiler,daun ubi kayu harus di proses terlebih dahulu dengan baik untuk mengurangi kandungan HCN pada daun ubi kayu, sehingga aman di gunakan untuk pakan broiler.

Yuni Panani said...

Nama ; Yuni Panani
Npm; e1c014021
Mengingat bahwa daun ubi kayu mengandung zat antinutrisi berupa HCN lalu apakah jika digunakan secara terus menerus untuk ternak apakah tidak akan menimbulkan efek negatif dikemudian hari?

Pimpi Sardianti said...

pengetahuan baru..Seperti yang kita ketahui pada daun ubi banyak mengandung tanin dan HCN Ternyata setelah difermentasi daun ubi kayu dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak ayam broiler hal ini sangatlah jarang dilakukan. Tetapi jika diberikan secara terus menerus apakah tidak memberikan dampak negatif?

Helsen Alexander said...

Nama: HelsenAlexander
NPM : E1C012036

setelah membaca jurnal ini saya sangat setuju untuk memanfaatkan daun ubi kayu untuk performans ayam broiler

MellaAnnisa 008 said...

Ternyata sangat banyak sumber daya alam ini yang dapat kita manfaatkan untuk pakan ternak (unggas). Yah diantaranya ini, daun ubi kayu. Selain daun ubi kayu mempunyai kandungan protein nabati dan kandungan nutrisinya yang tinggi, daun ubi kayu ini juga sangat banyak di jumpai di lingkungan sekitar kita. Andai pemberiannya dapat melebihi 9% dalam ransum, akan sangat lebih menarik lagi karena mengingat daun ubi kayu sangatlah banyak dan mudah ditemukan. Artiel ini sangat bagus :)

hasna zahrah said...

Nama : Hasna Umi Zahrah
NPM : E1C013100
Setelah membaca jurnal tentang "Pengaruh Pemberian Daun Ubi Kayu Fermentasi (Manihot utilisima) Terhadap Performans Ayam Broiler" sangat menarik, hal ini dikarenakan selain kosentrat yang digunakan untuk pakan ayam, ubi kayu juga bisa digunakan untuk performans ayam broiler.

utami widyastuti said...

Utami Widyastuti
E1C013011

tulisan yang menarik pak, pemanfaatan daun ubi kayu yang mempunyai kandungan nutrisi bagus yang bermanfaat dalam meningkatkan performans ayam broiler dimana daun ubi kayu sangat mudah dijumpai oleh kita.
trima kasih

Abdurrahman PTR 2013 E1C013101 said...

Abdurrahman
E1C013101
MK: Nutrisi Ternak Monogastrik

daun ubi kayu juga mengandung anti nutrisi yaitu HCN yang tinggi sehingga apabila di konsumsi unggas dapat menyebabkan racun. apakah tidak menyebabkan efek samping kalau diberikan secara terus menerus, sedangkan Unggas memiliki sekum yang kecil pakah dapat mengkonsumsi hijauan yang banyak,
Terima Kasih

Resi Affriani said...

Resi affriani
E1c012104
Ubi kayu yang selama ini kita ketahui memiliki zat beracun ternyata bisa d konsumsi oleh ternak dengan beberapa perlakuan khusus.

Roni Saeful Anwar said...

Nama : Roni Saeful Anwar
NPM : E1C014067
MK : PI

Bgaimana Cara mengilangkan kandungan anti nutrisi yang tinggi sehingga daun ubi kayu ini bisa dikonsumsi secara countinew. Trimakasih

Anonymous said...

Renus . H. Panjaitan /E1C011048
Mk. Nutrisi ternak monogastrik

Saya pernah baca artikel tentang kandungan yg terdapat pada daun singkong pak. Di artikel itu disebut bahaya dari daun singkong mengandung senyawa linamarin dan lotaustralin yang berpotensi menjadi racun sianinda yang jika mengendap dan mengiritasi dijaringan tubuh dapat mengakibatkna keracunan yang biasanya ditandai dengan muntah muntah.
Sianida sangatlah berbahaya kita tahu seperti kasus mirna baru-baru ini.
Yg menjadi pertanyaan saya pak, apakah benar daun ubi kayu mengandung zat berbahaya tsb? Kalau benar bagaimana cara menghilangkan zat tersebut dari daun ubi kayu agar tidak terkandung dan baik dikonsumsi?

kharisma kandida purba said...

Kharisma Kandida (E1C013097)
MK.Nutrisi Ternak Monogatrik
Pemberian daun ubi kayu fermentasi kepada ternak unggas apakah dalam pemberiannya diberi batas jika melebihi dari batas pemberian apa yg akan terjadi pada unggas tersebut ?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...