Tuesday, December 20, 2011

Penggunaan Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L) Dalam Bentuk Tepung Dalam Ransum Terhadap Pertambahan Bobot Badan Ayam Broiler.


Oleh : Novita
Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu
Abstrak
Mengkudu memiliki beberapa senyawa aktif, diantaranya dapat meningkatkan proses penyerapan zat gizi dalam usus. Mengkudu dapat digunakan sebagai pakan tambahan dan  diharapkan dapat meningkatkan tampilan ternak khususnya unggas. Zat-zat nutrisi yang terkandung dalam buah mengkudu terdiri atas protein, lemak, karbohidrat, mineral dan vitamin (Jones, 2000). Mengkudu juga memiliki khasiat obat, merangsang sistem kekebalan tubuh, mengatur fungsi sel dan regenerasi sel jaringan tubuh yang rusak, serta kandungan air buah mengkudu matang sekitar 52%, sisanya berupa komponen-komponen yang terdiri dari enzim, vitamin, mineral, senyawa-senyawa asam (Bangun dan Sarwono,2002). Kandungan zat aktif yang terdapat di dalam buah mengkudu adalah sebagai berikut: Scopoletin, Pektin, Caproic, Caprylic, Arachidonic acid, Emodin, Terpenoid, Asperuloside, Galaktosa, arabinosa dan asam gluronat. Tepung buah mengkudu mengandung protein 16,7%, lemak 2,06%, serat kasar 33,7%, air 8,7%, abu 5,4%, calsium 0,08%, phospor 0,076%, dan energi metabolisme 3183 kkal/kg. Penambahan tepung buah mengkudu di dalam ransum dapat menggantikan fungsi antibiotik, tanpa mengganggu pertumbuhannya. Tepung buah mengkudu (Morinda citrifolia L) sampai level 2% dalam pakan tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, konversi pakan, nilai biologis dan retensi N pada ayam pedaging.
Kata kunci: Tepung Buah Mengkudu, Bobot Badan, Ayam broiler.

Pendahuluan
          Bahan pakan yang lengkap adalah tercukupinya semua kebutuhan gizi  ternak, sehingga perlu diupayakan jenis bahan pakan yang dapat digunakan sebagai pakan ternak pengganti yang harganya murah, tidak bersaing dengan kebutuhan manusia, mudah didapat dan berkualitas baik. Bahan pakan sangat berpengaruh pada ayam pedanging maupun terutama pada laju produksinya, karena setiap bahan mempunyai karakteristik yang berpengaruh pada tingkat kecernaan bahan itu sendiri atau secara keseluruhan, berpengaruh pada laju penyerapan nutrisi dan pada sintesa untuk produksi. Untuk meningkatkan kecernaan dan penyerapan bahan utama berupa protein, saat ini banyak dilakukan  dengan menambah bahan pakan yang mengandung zat aktif sebagai feed additif.
            Mengkudu merupakan tumbuhan perdu atau pohon kecil yang tumbuh agak membengkok, tinggi 3-8 m, banyak memiliki cabang. Dalam buah mengkudu terkandung beberapa senyawa biologis aktif yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Mengkudu (Morinda citrifolia Linn) tergolong tanaman yang multi-guna, karena hampir semua bagiannya mengandung zat kimia dan nutrisi yang berguna bagi kesehatan. Pengobatan tradisional telah banyak digunakan sebagai pengobatan alternatif, didorong oleh adanya kampanye back to nature dan consume less chemicals. Masyarakat dunia telah kembali menggali potensi kemampuan pengobatan tradisional dengan dukungan penelitian terhadap komponen zat aktifnya (Winarno, 2003). Zat-zat aktif utama tersebut yaitu polisakarida, skopolitin, askorbic acid, B-carotine, l-arginnine, proxeronine dan proxerioninase (Kartadisastra, 1994). Terdapat kandungan acubin, asperuloside, alizarin, dan beberapa zat antrakuinon yang terbukti sebagai zat antimikroba, terutama bakteri dan jamur, sehingga penting dalam mengatasi peradangan dan alergi. Senyawa lain yang ditemukan dalam buah mengkudu adalah terpenoid untuk pemulihan sel tubuh,  scopeletin sebagai anti peradangan dan anti alergi  dan asam askorbat sebagai anti oksidan (Dripa dan Ramadhani, 2002). Zat anti bakteri tersebut menunjukkan dapat mengontrol perkembangan bakteri yang mematikan, seperti salmonella dan Shigella (Bangun dan Sarwono, 2002).
            Buah mengkudu (Morinda citrifolia L) dengan berbagai bentuk produknya saat ini telah banyak beredar di masyarakat dan dicari orang karena beberapa khasiatnya. Hal ini dikarenakan di dalam buah mengkudu terkandung beberapa senyawa biologis aktif diantaranya adalah xeronine dan proxeronine yang sangat membantu usus dalam proses penyerapan zat gizi, menggalakkan pertumbuhan jaringan dan menghambat penuaan karena adanya antioksidan (Anonim, 1999).
          Senyawa biologis aktif yang terkandung dalam buah mengkudu diharapkan mampu meningkatkan tampilan ayam pedaging, baik konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan ayam pedaging, sehingga hasil yang diperoleh memuaskan dengan biaya yang murah dan waktu panen cepat dan terjangkau. Produk ternak broiler yang dihasilkan dapat bersaing dan unggul serta berada pada level tinggi di pasaran,  saat ini telah ditemukan pemanfaatan tepung maupun sari buah mengkudu (Morinda citrifolia L), sebagai pakan tambahan pada ayam pedaging.
         
          Komposisi  mengkudu
Tepung buah mengkudu mengandung protein 16,7%, lemak 2,06%, serat kasar 33,7%, air 8,7%, abu 5,4%, calsium 0,08%, phospor 0,076%, dan energi metabolisme 3183 kkal/kg (Susanti dan Amin, 2002). Buah mengkudu mengandung zat antioksidan seperti xeronine dan scopoletin, serta zat anti septik dan bakteri seperti antrakuinon, acubin dan alizorin.
Mengkudu mengandung zat makanan (fito-nutrien) yang dibutuhkan tubuh seperti protein, vitamin, mineral, sumber energi dan berbagai jenis gula. Buah mengkudu adalah buah yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan nafsu makan dan menurunkan lemak (Mursito 2002). Ditambahkan oleh Purbaya (2002) bahwa mengkudu dapat meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki kelenjar yang rusak atau terganggu, mengatur siklus energi tubuh, mengatur temperatur tubuh dan mencegah stress.
Sari buah mengkudu memiliki kandungan Scopoletin, senyawa ini berfungsi mengatur tekanan darah. Saat tekanan darah tinggi, scopoletin membantu menurunkan. Sebaliknya bila tekanan darah menjadi rendah, ia akan menaikkannya. Selain berindikasi antibakteri, senyawa ini juga mengatur hormone serotonin, yang membantu menurunkan kadar kecemasan dan depresi. Morindin, zat ini berkhasiat dalam meningkatkan system pertahanan tubuh. Selain dua zat di atas, pace juga mengandung gum, asam malat, asam sitrat, dan senyawa antiseptic.
Menurut Salleh, 2002 buah mengkudu mengandung zat aktif xeronine yang mampu menurunkan lemak dan kadar kolesterol. Kandungan utama dalam buah mengkudu adalah sumber vitamin C (askorbat acid) yang berfungsi sebagai antioksidan (penangkal radikal bebas). Oksidan termasuk golongan senyawa oksigen reaktif yang berasal dari oksigen dan sebagian diantaranya berbentuk radikal bebas. Berdasarkan pengaruh vitamin C terhadap integritas cell, maka vitamin C perlu diberikan melalui air minum terutama ayam pedaging (broiler) yang akan dipotong. Karkas yang dihasilkan tidak mudah mengalami penyusutan sehingga kualitas karkas dapat dijaga (Prawirokusumo, 1995). Hal ini menjadi kendala dalam penggunaannya sebagai campuran ransum ayam. Penggunaan sari buah mengkudu dalam ransum sampai 10% belum mempengaruhi bobot karkas (Marsadayanti 2004).

Kandungan Kimia dan Manfaatnya
Tanaman mengkudu tergolong tanaman yang serba guna. Tanaman ini dapat dijadikan penghias halaman atau di kebun secara khusus sepeti di lahan kering tegalan. Bagian tanaman yang paling penting dalam kehidupan sehari-hari adalah daun dan buahnya. Daun mengkudu mempunyai rasa yang agak langu atau sedikit pahit, tetapi mempunyai kandungan vitamin A yang tinggi hampir sama dengan daun kacang panjang, daun katuk, daun singkong, wiortel, dan daun papaya. Buah mengkudu stadium muda dapat digunakan sebagai rujak bebeg. Hasil penelitian menunjukan bahwa zat penting yang terkandung dalam buah mengkudu terdiri atas terpenoid, pewarna, anti bakteri, asam glukuronat, gum arab, galaktosa, arabinosa, rhamnos, nutrisi, skopoletin, zat anti kanker (damnacanthal) dan xeronine serta proxeronine.
Daun mengkudu dapat dimanfaatkan sebagai sayuran, antara lain pepes daun mengkudu, gangan, urap, gilai dan lalap matang. Atau bisa juga hanya dengan direbusdan dimakan dengan sambal. Sedangkan buah mengkudu dapat diolah menjadi sari buah (juice) mengkudu dan dodol mengkudu.
Selain dimanfaatkan ebagai sayuran, mengkudu dapat juga digunakan sebagi penyembuh penyakit. Daun muda mengkudu berkhasiat sebagai anti kanker, obat peluruh empedu, sakit ginjal, hipertensi, luka, masuk angin (sebagai tapal di perut), disentri, diabetes mellitus, jantung koroner, kolesterol tinggi dan meningkatkan stamina.

Pembuatan Tepung dan sari Buah Mengkudu
          Buah mengkudu tua yang masih segar/tidak lembek dan sudah matang dicuci terlebih dahulu sampai bersih, diiris tipis-tipis kemudian dijemur kira-kira 1 minggu atau sampai kering (buah mengkudu sudah berwarna hitam kecoklatan dan tidak lembab lagi) lalu digiling dan di ayak untuk dijadikan tepung buah mengkudu.
          Sari buah mengkudu dibuat dengan mencuci bersih buah mengkudu kemudian menghancurkannya dengan blender. Setelah itu dilakukan penyaringan dengan menggunakan kain kasa untuk memisahkan ampas dan sarinya.

Analisis pertambahan berat badan
Di dalam buah mengkudu terdapat zat antraquinone yang merupakan material asam dan erat kaitannya catechol (asam). Menurut Waspodo dan Nishigaki (2004) buah mengkudu menghasilkan asam lemak rantai pendek terutama asam kaproat (caproic acid), asam kaprilat (caprylic acid) dan asam butirat. Selanjutnya dikatakan didalam buah mengkudu banyak terkandung asam ascorbik (vitamin C) yaitu sebesar 4-5 kali lipat dari jeruk tropis. Tepung buah mengkudu dapat mempengaruhi pH saluran pencernaan kearah yang bersifat asam. Selanjutnya dikatakan, dalam suasana asam, enzim pemecah protein seperti yang ada pada proventriculus (pepsin) dapat bekerja secara optimal (Ensminger dkk., 1990), sehingga protein ransum lebih banyak diserap oleh tubuh yang pada gilirannya terjadi pertumbuhan optimal. Tepung buah mengkudu peranannya langsung dalam saluran darah dan dapat menetralisir lemak yang akan disalurkan pada pembentukan daging (Nishigaki dan Waspodo, 2003).
Semakin baik mutu pakan semakin kecil pula jumlah konsumsi pakan yang dikonsumsi oleh ternak. Sedangkan makanan yang dikonsumsi oleh ayam pedaging dipengaruhi oleh adanya kandungan nilai gizi yang terdapat di dalam pakan terutama dalam imbangan kalori protein serta aktivitas ternak tersebut (Murtidjo, 1991).
Rose (1997) menyatakan bahwa konsumsi ransum dipengaruhi oleh kandungan energi metabolis atau erat hubungannya dengan keperluan energi dari unggas, bahkan dikatakan bahwa prediksi pemasukan pakan biasanya didasarkan pada keperluan akan energi metabolis. Sifat khusus unggas adalah mengkonsumsi makanan untuk memenuhi energi, jadi makanan yang dimakan cenderung berhubungan erat dengan kadar energinya. Ransum yang memiliki energi tinggi jumlahnya konsumsinya akan rendah dan sebaliknya jika memiliki kandungan energi rendah maka jumlah konsumsi pakan tinggi.
Pakan dengan kandungan energi, berat badan ayam yang relatif sama dan kondisi lingkungan serta aktivitas sama akan mengkonsumsi jumlah ransum yang hampir sama pula. Secara umum kebutuhan energi tergantung pada berat bobot badan, temperatur lingkungan, aktivitas dan status fisiologi dari ayam tersebut (Neil Solomon, 2003). Dengan demikian pemberian tepung buah mengkudu dengan level 0,5 %, 1 %, dan 2 % tidak mempengaruhi jumlah konsumsi pakan secara nyata (Anshar Amin, 2003).
Jika di bandingkan dengan  menggunakan sari buah mengkudu  penambahan melalui air minum tidak begitu berpengaruh terhadap konsumsi ransum. Hal ini menunjukkan bahwa walaupun buah mengkudu memiliki rasa yang maung, pahit, agak asam dan sedikit kelat namun pemberian sari buah mengkudu sampai 10% dalam air minum belum mempengaruhi konsumsi ransum. Sastrapradja (1980) menyatakan bahwa buah mengkudu mengandung senyawa moridon dan senyawa antrakuinon yang dapat meningkatkan nafsu makan. Walaupun demikian, hal tersebut belum terlihat pada hasil penelitian ini. Kemungkinan hal ini karena senyawa maridon dan antrakuinon yang terkandung di dalam sari buah mengkudu belum mampu meningkatkan nafsu makan ayam broiler. Kemungkinan hal ini merupakan akibat dari konsumsi ransum yang juga berbeda tidak nyata. Rasyaf (2002) menyatakan bahwa bobot badan unggas dipengaruhi antara lain oleh kualitas dan kuantitas makanan yang diberikan.
Ini menunjukkan bahwa pemberian sari buah mengkudu dalam air minum tidak mempengaruhi konversi ransum. Hal ini diduga sebagai akibat dari konsumsi ransum dan pertambahan bobot badan yang berbeda tidak nyata. Abidin (2003) menyatakan bahwa konversi ransum diartikan sebagai angka banding dari jumlah ransum yang dikonsumsi dibagi dengan berat badan yang diperoleh.  Namun demikian terlihat adanya kecenderungan penurunan konsumsi air minum dengan meningkatnya pemberian sari buah mengkudu. Penurunan konsumsi air minum ini diduga karena pengaruh bau dan rasa dari air minum. Buah mengkudu memiliki rasa yang maung, pahit, agak asam dan sedikit kelat. Walaupun sudah diencerkan dengan air, bau dan rasa mengkudu masih kuat. Menurut Prawirokusumo (1994) ayam memiliki jumlah alat perasa relatif sedikit tetapi ayam dapat membedakan rasa dalam larutan.

Kesimpulan
Tepung buah mengkudu (Morinda citrifolia L) sampai level 2% dalam pakan tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, konversi pakan, nilai biologis dan retensi N pada ayam pedaging. Tepung buah mengkudu (Morinda citrifolia L) dapat ditambahkan dalam pakan untuk meningkatkan stamina dan kesehatan ayam pedaging.
 Penggunaan sari buah mengkudu sampai taraf 10 % dalam air minum tidak berpengaruh terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan konsumsi air minum ayam broiler.


Daftar pustaka
  1. Amin, Anshar. 2003. Pengaruh Pemberian Tepung Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L) dalam Ransum Terhadap Bobot Karkas , Bobot Organ Dalam dan Kadar Kolesterol Darah Ayam Broiler. Skripsi. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.
  2. Abidin, Z. 2003. Meningkatkan Produktifitas Ayam Ras Pedaging. Agromedia Pustaka, Jakarta.
  3. Risdianto. 2003. Pengaruh Suplementasi Tepung Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L) dalam Ransum Terhadap Produksi dan Kadar Kolesterol Telur Puyuh (Coturnix-coturnix Japonica) pada Tiga Bulan Masa Produksi. Skripsi. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.
  4. Bangun, A.P dan Sarwono, B. 2002. Khasiat dan Manfaat Mengkudu. Agromedia Pustaka, Jakarta.
  5. Jones, W., 2000. Noni Blessings Holdings. Food Quality Analysis. Oregon.
  6. Susanti, N. 2002. Pengaruh Pemberian Tepung Mengkudu (Morinda citrifolia L) dalam Ransum Performans Ayam Broiler. Skripsi Fakultas pertanian Universitas Bengkulu. Bengkulu.
7.      Apriadi, Chandra. 2004. Pengaruh Pemberian Tepung Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L) dalam Ransum Terhadap Performans puyuh (Coturnix-coturnix Japonica) Umur 1-6 Minggu. Skripsi. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.
  1. Winarno, R.G. 2003. Rahasia Morinda citrifolia atau Noni. 14 Agustus 2003. www.kompas.com.
  2. Nishigaki R. dan Waspodo, 2004. Sehat Dengan Mengkudu. MSF. Jakarta.
  3. Anonimous, 1999. Cobb Broiler Management Guide PT. Galur Palasavi Cobindo.
  4. Kartadisastra, 1994. Pengelolaan Pakan Ayam Broiler. Kanisius. Yogyakarta.
  5. Murtidjo, 1991. Pedoman Beternak Ayam Ras. Kanisius. Yogyakarta.
  6. Rasyaf, M., 1990. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta.
  7. Artikel Internet. http://www.ctahari.hawaii.cdu/noni/ research/nutritional analysis. Asp.
  8. Rose, S.P., 1997. Principles of Poultry Science. Cab International, Wallingford, Inggris.
  9. Marsadayanti. 2004. Pengaruh Penggunaan Penggunaan Tepung Buah Mengkudu Terhadap Bobot Karkas Ayam Pedaging Jantan. Skripsi Fakultas Peternakan Universitas Jambi.

41 comments:

Blog Aa' said...

Hendro (E1C009055) Mata Kuliah : Panyajian Ilmiah

"Apakah ada pengaruh komposisi nutrisi antara buah mengkudu yang mentah, masak, & busuk dalam pembuatan tepung ini Pak?"

LIVESTOCK said...

Tentu saja ada Hendro.

Ria Puspita Sari E1C009008 said...

artikel yang sangat menarik, buah yang memiliki manfaat yang sangat banyak walaupun rasa dan bau kurang enak...hehehehe sangat bagus utk dikembangakn karena tidak hanya berguna bagi ternak namun juga berguna bagi manusia untuk dijadikan obat diabetes,dll. menurut bapak lebih baik komposisi nutrisi berupa tepung mengkudu atau berupa ekstrak mengkudu pak?

agoeng golden wayz said...

Agung kurnia E1C009029

Pak apakah dampak dengan penggunaan tepung buah mengkudu pada kualitas telur dan daging...???

Ita said...

bisa jadi alternatif nih. selain jadi obat, ternyata dalam bentuk tepung juga oke. walaupun mengkudu terkenal dengan buah yang beraroma tidak enak. ternyata berpengaruh terhadap bobot badan ayam broiler.

karina said...

Ternyata buah mengkudu banyak sekali manfaatnya,selain utk pengobatan bagi manusia mengkudu juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan unggas.namun apakah semua ayam menyukai ini,karena walaupn buah mengkudu dicampurkan pada pakan atw air minum,rasa pahit,kelat dan bau mengkudu itu masih ada...?

mastutiptr@gmail.com said...

MASTUTI E1C009068

Pak kalau buah mengkudu di berikan secara langsung pada ternak tanpa pengolahan,apakah berpengaruh pada pertambahan bobot ayam broiler???

teguh yogaswara said...

saya setuju dengan artikel anda,, karena potensi buah mengkudu di bengkulu cukup banyak dengan harga yang relative murah,,jadi kapan anda mencoba membuat prodak ini????

WELCOME TO HENDRA'S HOME said...

hendra apiko (E1C009053)
SAYA setuju dengan artikel ini, yang saya ingin tanyakan ap saja sisi negatif pada ternak dari penggunaan buah mengkudu tersebut..

sutriatha (E1C009019) said...

sutriatha (E1C009019)
berdasarkan artikel diatas, saya setuju karena dapat meningkatkan bobot badan ayam broiler tetap harus diperhatikan juga buah mengkudu juga mengandung serat kasar yang tinggi.

Anonymous said...

dadang m faris (E1C009035)

Setuju banget bahwa penggunaan buah mengkudu dalam bentuk tepoung dalam ransum terhadap pertambahan bobot badan ayam broiler

Anonymous said...

Eko saputra (e1c009043)

saya sangat setuju dalam penggunaan buah mengkudu terhadap pertambahan bobot badan ayam broiler.

oktaviahairunisa(e1c009073) said...

oktavia hairunisa E1C009073
dari artikel yang saya,ternyata buah mengkudu bisa di gunakan dalam pembuatan ransum dan bisa meningkat pertambahan berat badan ayam broiler,buah mengkudu bukan bisa di gunakan sebagai obat,tapi bisa di gunakan sebagai pakan ternak.

Roby okta saputra (E1C009010) said...

Roby Okta Saputra (E1C009010)
Dari tulisan yang anda buat saya baru mengetahui kalau mengkudu dapat dimanfaatkn sebagai pakan ternak unggas khususnya ayam broiler.padahal mengkudu banyak terdapat disekitar kita dan kadang-kadang hanya terbuang percuma.apakah pengaruhnya jika kita memberikan pakan tambahan ini secara tidak teratur,bersifat bagus untuk pertamabahn bobot badan ayam tidak????

neksen jaya said...

neksen jaya (e1c009072)
yah baru mengerti saya setelah saya membaca artikel penggunan buah mengkudu untuk ransum terhadap pertambahan bobot badan ayam broiler.....tapi apakah gak ada epek sampingnya.??/

iwan Hidayat ( E1C009059) said...

ternyata buah mengkudu banyak kasiatnya ,,, bukan hanya sebagai obat tradisional ini bisa juga sebagai penambahan berat badan pada ayam broiler

muhammad yusuf said...

Muhammad Yusuf ( E1c010008 )
Artikel BApak ini sangat menarik sekali, tapi dalam kenyataan di lapangan ektrak mengkudu itu mempunyai bau langu yang sangat tidak sedap, apakah dengan penambahan ekstrak mengkudu dalam ransum ayam tidak menyebabkan penurunan jumlah Feed intake ayam tersebut pak? terimakasih...

SIKI ANDRI PUTRA said...

Asalamu'alaikum. SIKI ANDRI PUTRA (E1C010033. Artikel yang kreatif,karena mengapa saya bilang begitu,banyak orang yang memandang buah mengkudu itu dengan sekilas kelemahannya saja padahal kandungan gizi dalam buah yang agak tengik ini sangat baik buat kesehatan bagi manusia. dan yang ingin saya tanyakan dalam artikel ini. mengapa hanya tepung buahnya saja yang kita coba, kenapa tidak kita coba kandungan pada daunnya ? seperti kita ketahui bahwa daunnya merupakan obat untuk diare pada manusia. Thank's

putri anggraini said...

artikelny a sangat menarik, tapi mohon maaf saya hanya sedikit mengoreksi tidak ada maksud lain. di dalam bagian pembahasan saya membaca beberapa kalimat yang menggambarkan kalau artikel ini ditulis berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis seperti "Walaupun demikian, hal tersebut belum terlihat pada hasil penelitian ini".padahal artikel ini ditulis berdasarkan studi pustaka. mungkin kedepannya penggunaan kalimat harus lebih diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan pembaca dalam menapsirkan isi tulisan.
terim kasih.

LIVESTOCK said...

Betul Putri, terima kasih atas koreksinya.

LIVESTOCK said...

Daunnya juga sudah diteliti Siki

irhan mulyadi M (E1C010040) said...

mantap

vera aprilianti / E1C010020 said...

pak kalau buah mengkudu tidak diolah, apakah juga baik diberikan pada ayam broiler ?

anton saputra said...

wah ini artikelnya bagus karena banyak buah mengkudu dalam pemanfaatannya kurang efisien
tapi dijelaskan buah mengkudu dapat menaikan bobot ayam, menurut saya ada banyak hal lain yang perlu diperhatikan dalama penelitian ini diantaranya, luas kandang karena dapat mempengaruhi pertambahan bobot ayam
dan saya rasa pada sari mengkudu juga dapat dimanfaatkan jika kita bisa memanipulasi sari mengkudu tersebut agar tidak mempengaruhi konsumsi air minum ayam tersebut terimakasih. .

Dewi Puspitasari said...

Dewi Puspitasari said

Dewi Puspitasari ( E1C011090 )
artikelnya sangat menarik bagi saya pak , karena saya baru tahu kalau buah mengkudu bisa di pergunakan untuk penambahan bobot badan pada ayam broiler. karena sepengetahuan saya baru tahu manfaatnya untuk kesehatan pada manusia.selain untuk unggas apakah manfaat dari mengkudu sendiri bisa di pergunakan untuk ruminansia pak?

Dewi Puspitasari said...

Dewi Puspitasari said

dewi Puspitasari ( E1C011090 )
Artikel yang sangat menarik, saya baru tahu kalau mengkudu bisa dipergunakan untuk penambahan bobot ayam broiler, dan selama ini yang hanya saya tahu hanya untuk obat manusia, apakah dalam pemberian tepung yang berlebih memberikan efek buruk pada ayam pak ?

M Andriansyah said...

M.andriasnyah
setelah saya baca artikel ini , saya mendapat wawasan baru tentang buah mengkudu,dimana buah mengkudu dapat menambah bobot badan ayam broiler, apakah untuk ayam selain jenis broiler akan cepat bertambah berat badannya?

Dian Septiyani said...

dri artikel ini saya dapat mengetahui kandungan dri buah mengkudu, buah mengkudu dpat digunakan sebgai bhan pakan ternak, tetapi serat kasarnya tinggi.

vebby valentine said...

vebby valentine E11C011095
wahh saya baru mengetahui tentang artikel ini ternyata buah mengkudu tersebut digunakan untuk bobot berat badan ayam broiler.

delina s girsang (E1C011033) said...

artikel ini sangat menarik saya mendapatkan pengetahuan tentan kualitas hasil pertanian untuk pakan ternak.Saya juga baru tahu bahwa Mengkudu dapat digunakan sebagai pakan tambahan dan diharapkan dapat meningkatkan tampilan ternak khususnya unggas. Zat-zat nutrisi yang terkandung dalam buah mengkudu terdiri atas protein, lemak, karbohidrat, mineral dan vitamin.terimakasih

Radiyostri said...

Radiyostri (E1C011071)
.
Senyawa Biologis dalam mengkudu sangat bagus guna dan fungsinya, karena Senyawa biologis aktif yang terkandung dalam buah mengkudu diharapkan mampu meningkatkan tampilan ayam pedaging, baik konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan ayam pedaging, sehingga hasil yang diperoleh memuaskan dengan biaya yang murah dan waktu panen cepat dan terjangkau.
.
Terima kasih..

wiki utomo (E1C011026) said...

oh mengkudu ternyata bisa menambah bobot berat badan ayam broiler .kalo pada manusia bisa bertambah juga tidak pak, selain mengkudu itu untuk pengobatan darah tinggi

Siswanto endang said...

SISWANTO E1C011061

Artikel yang sangat menarik, saya baru tahu kalau mengkudu bisa dipergunakan untuk penambahan bobot ayam broiler, dan selama ini yang hanya saya tahu hanya untuk obat manusia,

wajuli haryadi said...

wajuli(e1c010014)
artikel ini sangat menarik sekali, ternyata buah mengkudu selain dijadikan obat tradisional bisa jadi pakan alternatif untuk ternak.dalam artikel ini dikatakan buah mengkudu dapat meningkatkan bobot ayam broiler,apakah jika diberikan pada ternak selain ayam broiler berat badanya meningkat juga pak...?

vera aprilianti (E1C010020) said...

ertikelnya sangat menarik pak
tapi apakah ada efek pada rasa daging ayam broilernya pak ?
apakah masih seperti rasa ayam biasa atau sudah sedikit pahit seperti mengkudu pak ?

Anonymous said...

(triyo indika putra) E1C010041
atikel y ssangat bagus,,
buah mengkudu itu baik juga untuk manusia pak hehhe,,,
kalw di kash pada burung kicauan gmana pak ? gmana faktor fisiologinya dan kesehatannya,, mksh

Anonymous said...

triyo indika putra (E1C010041)
GMANA KALW buah mengkudu di jus dan dksh pada burung kicauan pak ?? gmana faktor fisiologis dan kesehatannya,,

Anonymous said...

denik pusnawati e1c010026
saya setuju-setuju aja dengan artikel ini bahwa penggunaan buah mengkudu dapat meningkatkan bobot berat badan ayam terutama broiler,karena didalam buah mengkudu banyak menggandung zat aktif.

lizna sweet said...

bagaiman cara mngurangi serat kasar pada buah mngkudu pak...?

Lisnawati Anggraini said...

zat aktif yang banyak terdapat didalam buah mengkudu itu apakah bisa dihilangkan semua pak?

Anonymous said...

MILA ENJELIKA S ( E1C010059)
menarik,,,
selain buahnya ternyata daunnya juga bisa bermanfaat.
mudah-mudahan kasiat buah mengkudu sesuai dengan yang diharapkan yang diantaranya ialah mampu meningkatkan tampilan ayam pedaging, baik konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan ayam pedaging,,,

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...