Saturday, August 6, 2011

Waspadalah Terhadap Daging Berkualitas Rendah

Dewasa ini banyak sekali kecurangan yang dilakukan oleh pedagang daging. Konsumen sangat dirugikan oleh  tingkah laku mereka. Konsumen tidak hanya rugi uang tetapi juga kesehatannya juga terancam. Oleh sebab itu kita harus berhati-hati ketika membel daging. Berikut saya sajikan beberapa ciri daging yang tidak berkualitas serta membahayakan kesehatan kita. Ayam bangkai
1)      tampak bercak darah yang menyebar di sekujur tubuh. Itu merupakan darah yang telah membeku. Sedangkan ayam yang terkena wabah penyakit biasanya memiliki bercak biru namun tak menyeluruh.
2)      rongga tubuh bagian dalam berwarna kehitaman, demikian pula organ-organ tubuh seperti usus, hati dan ginjal. Untuk menipu calon konsumennya, ada pedagang yang mengolah terlebih dulu ayam bangkai sebelum dijual. Tidak jarang di pasaran dijumpai daging ayam bangkai yang berwarna kuning atau sering disebut “ayam duren”
3)      bau busuk atau anyir, kelembekan daging dan warna tetap tidak hilang begitu saja. Bahkan setelah direbus atau digoreng pun daging tersebut tetap mengeluarkan bau tak sedap.
4)      Pada beberapa bagian tertentu berwarna biru kehitaman (memar), hal ini menandakan ayam mati secara tidak wajar. Bisa mati sewaktu pengangkutan, terjepit, terpukul, atau tertabrak kendaraan.
5)      Terasa berlendir ketika kita pegang.
6)       Kekenyalan otot dada dan paha agak lembek
7)      Saat ayam dipotong menjadi beberapa bagian, ayam bangkai akan mengeluarkan gumpalan darah. Sementara ayam bangkai berwarna merah tua bahkan cenderung hitam yang biasanya terpusat pada bagian tertentu, terutama pada sayap.
Bau khas bangkai.
8)      Irisan leher / bekas pemotongan rapi.
9)      Adanya darah yang membeku pada arteri / pembuluh darah dan vena jugularis.
10)  Warna daging kehitaman ( 3 – 5 jam setelah kematian ).
11)  Usus berwarna kebiruan.
12)  Paru, jantung dan organ lain masih ada darah.
13)  Ketika ditekan tidak segera kembali (tidak elastic)
14)  Darah terkumpul sesuai saat terjatuh..

Daging Ayam Tiren
1)       Warna kulit kasark terdapat bercak – bercak darah pada bagian kepala, ekor, punggung, sayap, dan dada.
2)       Bau agak anyir.
3)       Konsistensi otot dada dan paha lembek.
4)       Serabut otot berwarna kemerahan.
5)       Pembuluh darah di daerah leher dan sayap penuh darah.
6)       Warna hati merah kehitaman.
7)       Bagian dalam karkas berwarna kemerahan.
8)       Ayam setelah di cabuti bulunya jika dimasukkan plastic akan keluar cairan memerah dalam plastic.
9)       Warna daging kebiruan dalam proses pembusukan.
10)   Daging ayam setelah digoreng bila diumpankan ke kucing tidak mau dimakan.
Daging Ayam Berformalin
1) Berwarna putih mengkilat
2) Konsistensi yang kenyal
3) Permukaan kulit tegang
4) Bau khas formalin
5) Biasanya tidak dihinggapi lalat

Daging Busuk
1)       Baunya yang berbeda dari daging segar,bau busuk
2)       Warnanya merah tua, bukan merah segar,bahkan agak kebiruan
3)       Serat dagingnya lebih rapuh daripada daging segar,berlendir dan kekenyalannya sangat lembek
Daging sapi gelonggong
  1. warnanya pucat (daging yang masih baik berwarna merah terang dan lemaknya berwarna kekuningan), dan serat dagingnya menggelembung. Warna pucat karena rendahnya kadar oksimioglobin. Ini terjadi karena kadar air terlalu tinggi.
  2. kandungan air sangat tinggi/lebih berair/lembek, dan jika ditekan dengan jari atau digantung, akan mengeluarkan air,sehingga penipu tidak akan pernah menggantung daging yang dia jual.
  3. kondisinya agak rapuh sehingga tidak bisa dijadikan sejumlah produk olahan, seperti bakso,
  4. biasanya harganya lebih murah.
  5. Dagingnya berwarna pucat, Teksturnya lembek dan cepat busuk.
  6. Kadar airnya sangat banyak. Jika dagingnya ditekan akan mengeluarkan air.
  7. Biasanya dijual dengan cara digeletakkan di atas meja (tidak digantung).
  8. Jika direbus, daging sapi gelonggong akan menyusut lebih banyak daripada daging sapi asli.
  9. Warnanya pucat (daging yang masih baik berwarna merah terang dan lemaknya berwarna kekuningan)
  10. Kandungan air sangat tinggi/lebih berair/lembek.
  11. Lebih cepat busuk, sebab lebih mudah berkembangbiaknya mikro organisme.

108 comments:

Novita said...

Novita (E1C009018) PTR 09.
Bapak saya mau tanya bagaimana cara kita membedakan daging yang berasal dari ternak yang baru saja mati kemudian segera dipotong....???
pastinya darah pada ternak tersebut belum beku atau menggumpal, kita bisa lihat kualitas daging itu dari segi mana, pak...???

Siti Qotimah PTR 09 E1C009013 said...

pak, ada ciri khusus gak atau ciri lain yang lbih mudah untuk mengetahui ayam tiren yang sudah diolah/dimasak. mengutip dari yang bapak tulis, bahwa olahan daging ayam tiren jika di kasihkan ke kucing, kucingnya tidak mau makan... nah, kalo posisinya kita mau beli gulai ayam d rumah makan, kn gak mungkin kita bawa kucing atau mencari kucing.. gmana tuh pak?

LIVESTOCK said...

Novita, daging yang baru mati dan disembelih akan tampak darah yang menggumpal dalam daging. Artinya ada pembekuan darah dalam daging. Disamping itu daging biasanya akan tampak kurang cerah, agak kebiru-biruan, dan tekstur lembek serta banyak mengandung air (tidak normal).

LIVESTOCK said...

Gampangnya sih beli daging dan masak sendiri Siti he5x. Daging tiren yang dimasak biasanya agak berbau busuk, warna tidak normal, tekstur lembek, dan banyak mengandung air jika dibandingkan dengan yang normal.

Hendri afrizal E1C008012 said...

Dengan saya membaca jurnal yang bapak buat saya bisa mengetahui ciri-ciri daging yang berkualitas rendah.
terimakasih pak atas pengetahuanya

DIAH KASMIRAH said...

ass...pak ini Diah Kasmirah(E1C009003).
Didalam kehidupan sehari-hari banyak kita temukan kasus penjualan daging berkualitas rendah atau daging yang tak layak konsumsi, baik pada daging unggas maupun ruminansia...
saya ingin bertanya sebelumnya saya belum mengetahui bagaimana membedakan daging sapi yang masih segar dan yang sudah busuk??? selain melihat dari tekstur, warna, dan daya serap air apakah ada cara lain?

LIVESTOCK said...

Selain itu, kita dapat membedakannya dengan bau Diah. Bau dagng segar sangat khas. Nah, jika ada perbedaan maka hati-hatilah. Tentu saja ini memerlukan latihan.

hermypuspitasari said...

pak, bagaimana dengan membedakan rasa nya kalau daging itu sudah di kelolah ,apakah ada ciri rasa khusus gitu???

rocky said...

Rocky Ekstander (E1C009011)

Dari artikel tersebut masyarakat jadi tahu akan kualitas daging dipasaran, terutama saya sendiri. sebenarnya memang banyak tipu daya pedagang untuk mengkelabui pembelinya. untuk masyarakat yang tidak tahu akan daging yang kulitas baik. maka akan dibelinya juga...

jadi untuk itu pemerintah harus selalu mengontrol atau meninjau ke lapangan. dan bila perlu memberi sanksi bagi pedagang yang berbuat seperti itu. atau pun bagi masyarakat yang menemui kasus seperti ini, agar dapat melaporkannya kepada pihak yang berwenang.

putri anggraini ptr 10 (e1c010034) said...

bapak saya mau tanya,, kan saya adalah mahasiswa yang cukup sering membeli lauk yang sudah masak,bagaimana cara untuk mengetahui keadaan daging ayam yang sudah diolah misal sudah disambal atau sudah dicampur cabe???

LIVESTOCK said...

Waduh Putri kalau sudah disambal dll., cukup sulit membedakannya. Yang jelas biasanya daging tersebut agak berbau. Coba pula perhatikan warnanya. apa ada kebiru-biruan. Lalu apakah ada penumpukkan darah? Okey, yang aman beli ayam mentah dan masak sendiri...he5x

rizki aja said...

Rizki Syahfitra E1C010002: pak saya mau tanya waktu kami mau mengadakan acara bakar ayam kan pasar sudah tutup. jadi kami terpaksa membeli di salah satu mall di bengkulu ******** ayamnya sudah ya di bilang mungkin 2hari atau lebih matinya dan baunya sudah tidak enak. tetapi warnanya masih segar pak? itu kenapa bisa ya pak? layak konsumsi tidak pak ayam yang di jual di mall tersebut pak?

vera aprilianti/ e1c010020 said...

menurut saya, artikel bapak perlu dilengkapi dengan berbagai macam gambarnya. agar pembaca lebih bisa membandingkan antara daging yang sehat dan yang tidak sehat.
apabila masyarakat sudah membeli daging tersebut, pasti dalam hati mereka merasa rugi. karena daging ayam ataupun daging sapi, harga nya mahal. apabila dibuang begitu saja dapat membuatny sangat rugi.
oh ya pak, menurut say ni ya,,,
kan bapak cukup banyak mengenal orang2 yang berperan dikota ini. bagaimana kalau bapak mengusulkan untuk dilakukannya sosialisasi kepada masyarakat yang awam tentang masalah ini

RISKA KURNIA/E1C010024 said...

ass.
jika kita memakan daging yang kita beli, kita tidak tahu apakah daging tersebut sudah busuk atau masih bagus. yang saya mau tanya,
pak apakah kualitas ayam yang dipotong karena sakit dapat menimbulkan penyakit terhadap orng yang memakannya, dan apakah masih ada nilai gizi yang bisa di manfaatkan oleh tubuh.

Gustina (E1C008001) said...

Sangat bagus bapak membuat artikel mengenai daging yang berkualitas rendah karena kini sudah sangat marak sekali daging tiren dikalangan masyarakat terutama di kota besar. Oleh karena itu artikel ini sangat bermanfaat untuk kami karena artikel ini menambah pengatahuan kami mengenai daging berkualitas rendah sehingga kami bisa berhati-hati dalam memilih dan mengkonsumsi daging terutama daging yang dijual di pasar.
Pemerintah sebaiknya mengontrol daging-daging yang ada di pasaran karena tidak hanya sedikit pedagang yang melakukan kecurangan hanya untuk mendapatkan untung tetapi sangat merugikan masyarakat umum.

Gustina (E1C008001) said...

Sangat bagus bapak membuat artikel mengenai daging yang berkualitas rendah karena kini sudah sangat marak sekali daging tiren dikalangan masyarakat terutama di kota besar. Oleh karena itu artikel ini sangat bermanfaat untuk kami karena artikel ini menambah pengatahuan kami mengenai daging berkualitas rendah sehingga kami bisa berhati-hati dalam memilih dan mengkonsumsi daging terutama daging yang dijual di pasar.
Pemerintah sebaiknya mengontrol daging-daging yang ada di pasaran karena tidak hanya sedikit pedagang yang melakukan kecurangan hanya untuk mendapatkan untung tetapi sangat merugikan masyarakat umum.

kardinal alsepto gandi ( E1C010058 ) said...

Bapak saya mautanyah apa sih penyebabnya daging sapi itu glonggongan, emangnya di beri apa pada daging tersebut dan apakah akibatnya bila terkonsumsi pak, saya cemas mengingat saya sangat suka dagi sapi?. dan saya boleh tanya lagi gak pak tapi menyimpang dari artikel, kan pedagang di pasar sering nakal sering mengoplos daging sapi dengan daging babi, itu bagai mana membedakanya pak?

Blog Aa' said...

Ummmm...saya pernah tidak sengaja mengkonsumsi ayam yg rasanya berbeda dari ayam segar biasanya yg mana oleh produsennya dibuat dalam bentuk olahan (Sate Padang).
selintas saya lihat ayamnya biasa-biasa saja setelah mencicipinya sedikit saya mencium bau yang agak aneh dari daging tersebut. dan setelah dagingnya saya gigit ternyata rasanya sedikit pahit, anyir dan kunyitnya terasa dilidah. Dalam hati saya apakah ini ayam....? waduh...kita mesti lebih waspada lagi pada jajanan produk daging terutama jangan sampai tergiur dengan harga murah,hehehe...

hermypuspitasari said...

makasih pak, dengan membaca artikel bapak, saya baru tau ciri - ciri ayam tiren itu seperti apa... akan tetapi, bagaimana dengan daging ayam tiren yang sudah di olah, apakah masih ad perbedaannya dengan olahan daging ayam segar pak...

karina said...

Astaghfirullah..ternyata masih banyak sekali pedagang2 curang yang tak ingin rugi.ciri2 daging ayam maupun daging sapi yg sudah disebutkan diartikel ini masih bnyak sekali kita jumpai dipasar2 tradisonal.dengan adanya artikel ini,kita bisa dan harus lebih berhati2 dalam membeli daging2 sebelum kita konsumsi..terima kasih pak atas pengetahuannya..!!

angga putra sinaga (E1C009002) said...

pak kalo membedakan daging yang di beri pengawet yang membahayakan seperti pormalin gimana?

apakah ciri ke 6 masih bisa menjadikan patokan?

Hendri suhendri (E1C009054) said...

artikel yang bapak buat sangat bermanfaat oleh saya, mungkin oleh semua masyarakat yang membaca blog ini kita tau dipasar banyak kejadian-kejadian yang tidak diinginkan dilakukan oleh oknum pedagang daging khususnya pada ayam, dengan kecurangan tersebut membuat konsumen secara tidak sadar telah di curangi. mungkin dengan trik yang bapak tulis bisa membantu masyarakat awam (konsumen)tidak tau menjadi tau dan lebih berhati-hati lagi memilih daging ayam yang berkualitas sehingga daging yang dibeli sesuai dengan harapan yang di inginkan

Roby okta saputra (E1C009010) said...

Roby Okta Saputra (E1C009010)
Tulisan mengenai daging berkualitas rendah yang bapak tulis sangat membantu dan menambah wawasan saya mengenai daging.apalagi sekarang ini susah membedakan daging yang baru dipotong dengan daging dari ternak yang mati terlebih dahulu sebelum dipotong.

miki suhadi (E1C009070) said...

pak saya mau tanya gimana hukumnya bagi kita yang umat muslim seandainya kita membeli daging sapi yang di bilang kata bapak dalam artikel tadi haram apa tidak pak??

miki suhadi (E1C009070) said...

setelah saya membaca artikel bapak saya bisa lebih mengetahui dan menambah wawasan saya untuk membedakan daging yang udah lama di potong dan yang baru dipotong terima kasih pak atas infonya,,,,

suyanti (E1C009020) said...

SUYANTI (E1C009020)
Banyak sekali ya, ciri-ciri daging yang berkualitas rendah.
Ciri-ciri daging gelonggongan salah satunya adalah berair dan ditaruh diatas meje saja (tidak di gantung). Apa sih, Pak yang menyebabkan daging gelonggongan itu memiliki kadar air yang sangat tinggi...???

Febi ashari (e1c009046) said...

febi ashari/e1c009046

ass.. pak saya mau tanya,cara membedakan daging yang berkualitas rendah di campur dengan daging yang baru dipotong..??
kita ketahui pedagang2 sekarang sudah banyak cara untuk mengelabuhi konsumen supaya tidak ketahuan bahwa daging tersebut dicampur dg daging yang kualitasnya rendah.

Agus Sutrisno (E1C009030) said...

لسلام عليكم...

Artikel ini menarik karena penyelamat umat manusia dari dusta..,,Bangkai selain tampak dari fisik,( pada ayam terlihat bercak darah yang menyebar disekeliling tubuh, rongga bagian dalam tubuh berwarna hitam, bau busuk atau anyir dan pada bagian tertentu berwarna biru..)
Sungguh jelas Bangkai itu penyebab penyakit ....>
Rasulllallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:

إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنْ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ وَقَالَ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu baik,tidak menerima kecuali yang baik,dan bahwa Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin dengan apa yang diperintahkannya kepada para rasul dalam firman-Nya,”Hai rasul-rasul,makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal shaleh .Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Qs. al-Mu’minun: 51)


Sapi gelonggongan tindakan penipuan, hal itu merusak citra baik peternakan, hasil daging yang banyak air + Rendah nutrisi itu sangat merugikan konsumen dan menyiksa ternak sapi karena memompakan air kedalam saluran mulut termasuk perbuatan aniaya.

Nah Bagaimanakah menteri pengawasan dan perlindungan pangan Di Indonesia , sudahkan berperan aktif dalam pengawasan ..? ,


wsslm.

iwan Hidayat ( E1C009059) said...

wah saya sangat kaget setelah membaca artikel ini ternyata masih ada yang menjual bangkai ( daging berkualits rendah) bagaimana dengan masyarakat indonesia bila di berikan daging yang berkiualitas daging.. tentu efek sampingnya sangat bahaya,,,

leo suseno said...

setelah membaca artikel ini setidaknya saya bisa menyampaikan apa yang telah saya dapatkan kepada orang-orang sekeliling, bagaimana dengan ayam TiRen...

leo suseno said...

kecurangan-kecurangan para oknum-oknum tidak bertanggung jawab sangat berdampak merugikan konsumen,

menurut pengalaman prof, apakah ada juga permasalahan daging erkualitas rendah di negara-negara lain, berdasarkan pengalaman prof selama ini. apakah hanya di Indonesia saja permasalahan ini terjadi.

muhammad yusuf said...

muhammad Yusuf (E1C010008)
setelah membaca artikel ini saya jadi pingin survai ke pasar dan melihhat langsung apakah ada penjual ayam yang menjual ayam dalam kondisi bangkai he he,
satu lagi pak kalau misalkan saya menyembelih ayam banyak, kemudian saya simpai di freezer sampai beberapa minggu apakah kualitas daging ayam tersebut sama dengan bangkai? terimakasih

LIVESTOCK said...

Yusuf, agar ayam yang sudah dipotong itu awet, maka perlu disimpan. kalau penyimpanan pada suhu -30o bisa sampai 6 bulan, kalau pada freezer (0oC) bisa 1 bulan, kalau pada suhu kulkas (4oC) cukup 2 hari. Nah, kalau di udara bebas cukup 12 jam. Lebih dari itu kualitas daging merosot drastis.

WAJULI HARYADI said...

wajuli haryadi(E1C010014)
pak,saya mau tanya,,,pada sekarang ini masih banyak sekali masyarakat yang menyimpan daging yang cukup lama didalam kulkas hingga berbulan-bulan.yang ingin saya tanyakan ap akah kandungan zat gizi didalam daging tersebut sama dengan daging yang baru diambil pada saat baru di sembelih...

yusuf kurniawan said...

assalamualaikum, saya punya pertanyaan pak. apakah ada perbedaan antara daging ayam sehat dengan daging ayam sakit. dan apakah daging ayam yang sakit itu berbahaya untuk dikonsumsi?.

rizki syahfitra said...

artikel ini cukup membantu saya dalam mengenal tentang kulaitas daging sebab saat pulang kedaerah kemarin saya ditanyakan oleh saudara saya bagaimana membedakan daging yang benar-benar layak konsumsi dan yang semi konsumsi. ini ada kasus pak ada seseorang yang menyimpan ayam didalam freezer selama <6bulan setelah itu ayam nya baru dikonsumsi dan rasanya agak kurang sedap walaupun belum menunjukan tanda daging ayam rusak. apakah keadaan ini berbahaya bagi konsumen pak bila terlalu sering makan daging yang di bekukan, terima kasih atas penjelasannya pak.

Redo Putra said...

dalam artikel di atas menjelaskan bagaimana kita membedahkan daging secara fisiknya,, tapi sejauh ini saya tidak bagaimana membedahkandaging yang sudah lama di potong dengan yang baru dipotong,, setelah proses pemasakan ( setelah di sayur)? mungkin bisa di tambah penjelasannya pak,,

DADANG HIRAWAN(E1C010012) said...

mengutip dari penjelasan dari artikel tadi ada bebertapa hal yang belum saya mengerti khhususnya untuk masalah daging gelonggongan,selain lebih cepat busuk apakah ada pengaruh negatif yang lain dari daging gelonggongan tersebut,adakah perbedaan kandungan gizi dibandingkan dengan daging normal?
bagaimana dengan vitamin yang terdapat pada daging tersebut,khususnya vitamin yang terlarut dalam air apakah akan ikut terbuang karena pada peroses penjualanya daging gelonggongan akan mengeluarkan banyak air?mohon penjelasanya..terimakasih

Anonymous said...

Agus Sutrisno (EIc009030)

Waduh mudah - mudahan kita tidak tertipu daging bangkai yang tidak sehat. Kira kira daging bangkai seperti yang tertera pada ciri -ciri diartikel, dipasar lokal bengkulu masih ada nggak ya yang beredar ?

Adi Susanto said...

Adi susanto (E1C011070)
trimahkasih pak atas informasinya, setelah membaca artikel ini saya jadi tau ciri-ciri dari daging yang mempunyai kualitas rendah .

sutris said...

wah sangat bagus sekali artikel ini sangat bermanfaat bagi pencinta daging sapi,memang daging sapi gelonggongan berkualitas rendah biasanya banyak terjadi pada hari-hari idul fitri.dengan adanya artikel bapak saya dapat mengetahui cri-ciri daging gelonggongan apabila saya menemukan daging tersebut saya tidak akan membelinya. untuk peternak sebaiknya tidak melakukannya berikanlah pakan yang berkualitas tinggi agar daging ternak bermutu tinggi juga.

sutris said...

daging berkualitas rendah memang selalu hal yang sering dibicarakan, daging ayam tiren secara singkat adalah daging ayam yang mati kemarin untuk itu tidak baik untuk dikomsumsi.terkadang masyrakat kelas menengah kebawah lah yang sering mengkomsumsinya agar harga daging tiren lebih rendah,dengan adanya artikel ini bagi masyarakat yang membacanya sangat bermanfaat dan tidak tergiur oleh daging mura apabila ditawarkan di pasaran tidak langsung membelinya karena sudah mengetahui ciri-ciri daging yang berkualitas rendah.

rahmat mardiansyah said...

daging sapi yang awalnya mempunyai kualitas daging yang tinggi dengan kandungan gizi yang baik apabila diperlakukan peminuman secara paksa sebelum dilakukan penyembelihan maka akan mengakibatkan daging sapi tersebut menjadi daging yang berkualitas rendah.waspadailah daging dengan berkualitas rendah karena sangat berbahaya apabila dikomsumsi seseorang,dengan mengetahui ciri-ciri daging gelonggongan diatas kita dapat membedakannnya.

Muhammad afris camlinoti said...

terimakasih pak..

hal yang sangat bagus, mungkin artikel ini bisa lebih di ekspos lagi biar kalangan masyarakat tahu..

ini sangat membantu bagi kami, karena kualitas ini bisa saja membuat kami mengalami gangguan..

apabila kita sudah memasuki hari - hari besar.. kita bisa saja mengalami "sudah jatuh tertimpa tangga" karena selain harga melonjak, kualitas rendah lagi..

Musaheb said...

Musaheb (E1C011008). Memang sangat miris sekali jika kita lihat realita dewasa ini. Program pemerintah untuk memenuhi pasokan daging dalam negeri atau yang di sebut program swasembada daging tidak diiringi dengan langkah-langkah yang strategis.Di pasaran sering kali di temukan daging dengan kualitas rendah atau bahkan bangkai,hal ini tentunya menjadi perhatian serius bagi pemenrintah untuk pro-aktif dalam melakukan pengawasan demi melindungi konsumen.Harga daging yang relatif tinggi di pasaran membuat masyarakat menjerit, terutama masyarakat dari kalangan menengah ke bawah. Di sisi lain, aksi yang dilakukan para oknum-oknum pedagang nakal dengan menjual daging berkualitas rendah atau ayam tiren dengan harga relatif murah tentunya membuat masyarakat tergiur.

Dewi C said...

terimah kasih dengan artikel ini sekarang saya dpat mengetahu i yang manaa ayam berkualitas rendah dengan yang tidak,tapi pak adakah cara yg lebih efektif tuk lebih mudah mengetahui yang mana ayam berkualitas rendah dengan tidak?

brilian putra pamungkas said...

waduhh..saya pernah nih pak, makan daging ayam di suatu warung dikawasan unib, dan saya melihat ciri2 pada daging ayam tersebut, yaitu warna daging ayam putih pucat dan saya sering sakit perut setelah makan di sana. . .smpai skrg gx prnah lgi makan disana , sungguh memprihatinkan para penjual makanan yang tidak memperhatikan kesehatan konsumennya, walopun di indonesia hal tersebut sudah tidak asing lagi .. .

Henny Suciyanti said...

Henny Suciyanti (E1C011004)
Berdasarkan penjelasa dari artikel diatas, maka saya menyarankan kepada para konsumen khusus nya ibu-ibu untuk lebih berhati-hati saat membeli ayam di pasar, karena itu ssangat berbahaya sekali terhadap kesehatan, dan semoga dengan adanya artikel tersebut, para pembaca dapat membedakan antara ayam potong segar dengan ayam yang sudah menjadi bangkai.

liza tri astini said...

nah,sekarang kita sudah tau ciri ciri ayam tiren so,waspadalah dan tinggal aplikasi nya lagi diterapkan dn berbagi ilmu dengan masyarakat.....

pinda rahayu said...

artikel ini cukup bermanfaat.setelah baca artikel ini saya dapat mengetahui cara membedakan daging yang berkualitas dan tidak.terimakasih pak...

maharani said...

maharani.. bagaimana pak, dengan daging ayam yang sengaja diberi formalin atau boraks?? apakah kita dapat membedaakannya apabila daging tersebut sudah lama dikulkas??????

anton saputra said...

Gimana ya kalau orangnya gak bisa nyembelih ayam,masak ayam juga gak bisa ,mau beli ayam banyak yg udah busuk kalau sudah kayak gitu kapan makan dagingnya ya he. He. He kasian ya
tapi saya rasa pemerintah selalu dan harus terjun kelapangan untuk mesurvey para penjual daging tersebut demi kenyamanan warganya

septia herlina E1C011001 said...

Septia Herlina.Menurut saya artikel ini sangat menarik dan bermanfaat bagi pembaca dalam membedakan mana daging berkualitas tinggi maupun kualitasnya rendah.Di artikel ini terdapat berbagai cara untuk mengetahui kualitas danging yang rendah,bisa dari struktur daging,dari warna daging,baunya.
saya jadi ingin melihat secara langsung untuk bisa membadakannya. Seharusnya pemerintah memiliki agenda continue untuk terjun langsung kelapangan untuk menangani kasus daging yang kualitasnya rendah,agar para konsumen daging tidak merasa dirugikan ,, dan konsumen harus lebih hati-hati dalam membeli daging dan harus tau dan harus bisa membedakan mana daging yang berkualitas tinggi maupun yang kualitasnya rendah.

Eko handiko saragih(e1c011082) said...

slmat siang pak,,apa sich yang diakibatkan jika kita terlalu banyak mengkonsumsi daging yang berkualitas rendah tersebut pak?thanks

desi ratna said...

daging berkualitas rendah memang suatu hal yang harus diwasdai oleh masyrakat terkhusus bagi masyrakat yang suka mengkomsumsi daging,dengan adanya artikel diatas sangat membantu masyrakat dalam mengetahui ciri-tentang kualitas daging rendah

desi ratna said...

daging berkualitas rendah memang suatu hal yang harus diwasdai oleh masyrakat terkhusus bagi masyrakat yang suka mengkomsumsi daging,dengan adanya artikel diatas sangat membantu masyrakat dalam mengetahui ciri-tentang kualitas daging rendah

deni febriadi said...

sekarang saya bisa membedakan daging ayam yang baik dan layak di kosumsi,setelah saya membaca artikel ini,saya dapat mengetahui ciri-ciri ayam tiren tersebut,,sanagat - sanagt bermanfaat arikel ini.terimakasih

deni febriadi said...

sekarang saya bisa membedakan daging ayam yang baik dan layak di kosumsi,setelah saya membaca artikel ini,saya dapat mengetahui ciri-ciri ayam tiren tersebut,,sanagat - sanagt bermanfaat arikel ini.terimakasih

deni febriadi said...

daging yang tidak layak di kosumsi mempunyai dampak untuk kesehatan,,kok di pasaran masih beredar daging yang tidak layak untuk di kosumsi,,

Senopka Wiraguna said...

Senopka Wiraguna
E1C011062
Pak saya masih bingung untuk membedakan daging yg berkualiatas bagus dan berkualitas rendah,yg saya ingin tanya khan ada kah cri khusus utk membedakannya pak.???
terimaksih

muhammad nur syahid said...

E1C011088
dari literatur di atas, informasi masalah kualitas daging rendah ini sangat membantu untuk masyarakat akan tetapi lebih di lengkapi lagi untuk gambar dari daging yang berkualitas rendah itu.
terimakasih

M Andriansyah said...

M.andriansyah
artikel ini sangat menarik dan menambah wawasan kita,,, artikel ini baik di beritakan ,, karna artikle ini berguna bagi kaum perempuan terutama ibu ibu,,, untuk agar lebih berhati hati dalam berbelanja terutama daging

M Andriansyah said...

M.andriansyah
artikel ini sangat menarik dan menambah wawasan kita,,, artikel ini baik di beritakan ,, karna artikle ini berguna bagi kaum perempuan terutama ibu ibu,,, untuk agar lebih berhati hati dalam berbelanja terutama daging

Arif Rusman said...

E1C011055, terima kasih kepada bapak yang telah membuat artikel ini. karena saya telah mendapatkan wawasan bagaimana seharsunya kita memilih daging yang bagus.
terima kasih

Dian Septiyani said...

makasih pak atas informasinya pak,,, ini sangat berguna bagi msyarakat, trutama kaum perempuan. dengan membca artikel ini, saya dapat mengetahui bgaimna daging yg brkualitas rendah atau daging yg tdak baik..

okky tarmanda said...

E1C011097.

Pak bagaimana cara membedahkan daging oplosan dengan daging asli yang beredar dipasaran ?

okky tarmanda said...

makasih pak atas info dari artikelnya dengan membaca artikel ini saya akan lebih berhati-hati lagi dalam membedahkan daging yang berkualitas rendah dipasaran.

Noviandi erlangga (e1c011019) said...

artikel ini sangat membantu kita untuk membedakan antra mana daging yg berkualitas tinggi dan yg berkualitas rendah,,kalau daging yg berkualitas rendah tampak kurang cerah, agak kebiru-biruan, dan tekstur lembek serta banyak mengandung air, jadi qt sebgai pengkonsumsi lebih waspada lagi dlm mngkonsumsi daging..
terimaksih..

Anonymous said...

Nazarudin
E1C011039
Trimaksih atas informasi yang sangat menarik ini, sangat memberi pengetahuan yang yang cukup banyak.
seeprti kita dapat membedakan daging sagar dangan daging dan danging yang berkualitas rendah.
trimakasih.

Dodi sismanto said...

Dodi Sismanto (E1C011069)
Artikel ini sangat membantu untuk semua orang yang ingin beli daging ,di artikel ini sudah dijelaskan semua ciri-ciri ayam tiren dan daging yang tidak layak dikonsumsi lagi

Anonymous said...

Darmawan
(E1C011027) setelah saya membaca artikel ini sangat bermanfaat bagi saya terutama kita sebagai mahasiswa peternakan sangat perlu mengetahui ciri - ciri daging yang tidak layak di konsumsi , saya ingin nanya pak apakah ada ciri - ciri yang lain yang lebih mudah untuk menilai apakah daging tersebut layak untuk di konsumsi ?

riko herdiansah ( E1C011065 ) said...

pendapat saya artikel bapak perlu dilengkapi dengan gambarnya, agar pembaca lebih bisa membandingkan antara daging yang sehat dan yang tidak sehat dengan mdah...
terima kasih....

Indra Mustika said...

Ass,..
Indra Mustika (E1C011020)
setelah membaca artikel ini saya dan mahasiswa yang lain dapat membedakan antara daging yang baik dikonsumsi atau tidak baik dikonsumsi sehingga kami tidak akan membeli daging yang tidak layat dikonsumsi karena akan menimbulkan penyakit.

Siswanto endang said...

siswanto E1C011061
setelah saya baca artikel ini paling tidak saya lebih bisa menilai daging yang dijual tersebut baik atau tidak untuk dikonsumsi,

Sandi Eka said...

SANDI EKA PUTERA (E1C011005)

Wahh setelah membaca artikel ini saya dapat lebih waspada terhadap daging tiren, terutama ayam karena seperti kita tahu bnyk sekali olahan ayam yang tidak kita ketahui apakah telah tiren ayam tersebut.
saya ingin bertanya pak seperti kita tahu ada olahan berupa kulit ayam garing, bagaimana kita bisa mengetahui bahwa kulit ayam itu baik atau sudah tiren pak ?

wajuli haryadi said...

wajuli(e1c010014)
saya sangat setuju dengan artikel ini.bahwa kita harus hati-hati dalam memilih daging yang dijual dipasaran ataupun jajanan olahan daging...tapi berapa lama pak waktu yang standar dalam penyimpanan daging segar di dalam freezer yg masih layak konsumsi dan apakah kandungan gizinya berkurang pak...?

muhammad yusuf said...

muhammad yusuf (e1c010008)
terimakasih banyak atas informasinya pak... artikel ini sangat bermanfaat bagi konsumen daging di pasaran !

Redo putra E1C010018 said...

Setelah saya baca artikel di atas, saya dapat menyimpulkan pesan bahwa kita di ajak untuk berhati hati dan waspada sebelum membeli dan mengkonsumsi daging,,tetapi pertanyaan saya pak,, bagaimnana dengan daging yang di awetkan dengan bahan kimia pak,, itukan dilihat sekilas dari tektur dan warna,, hampir sama dengan daging segar,,bgaimana cara kita membedakanya pak,, terimksih,,

Anonymous said...

Irone Wahyulu (E1C010009)
artikel ini sangat membantu saya untuk bisa memilih daging yang baik dang buruk dipasaran dan lebih berhati-hati lagi.

Redo Putra E1C010018 said...

Banyak penjelasan dari artikel di atas ada bebertapa hal yang belum saya mengerti khhususnya mengenai daging, pada uraian di atas sudah dijelaskan bagaimana membedahkan daging yang bagus dengan daging yang yang tidak bagus, tetapi yang ingin saya tanyakan adalah
bagaimana dengan kandungan nutrisi dan vitamin yang terdapat pada daging tersebut,apakah ada penyusutan pak?? terimkasih

siki andri putra said...

SIKI ANDRI PUTRA (E1C010033). pengetahuan tentang daging yang berkualitas rendah ataupun tinggi sudah populer dan sedikit banyak dimengerti oleh banyak masyarakat umum dengan cara melihat sifat dari organoleftik. dari sini,saya ingin bartanya terkait dengan ini pak,bagaimana cara orang awam untuk menguatkan percaya dirinya untuk membuktikan bahwa daging itu berkualitas rendah atau tinggi...Thank's pak.

siki andri putra said...

SIKI ANDRI PUTRA (E1C010033). pengetahuan tentang daging yang berkualitas rendah ataupun tinggi sudah populer dan sedikit banyak dimengerti oleh banyak masyarakat umum dengan cara melihat sifat dari organoleftik. dari sini,saya ingin bartanya terkait dengan ini pak,bagaimana cara orang awam untuk menguatkan percaya dirinya untuk membuktikan bahwa daging itu berkualitas rendah atau tinggi...Thank's pak.

Anonymous said...

SILISTI (E1C010019)
artikel bapak sangat bagus sekali, karena dengan saya membaca artikel ini saya bisa membedakan daging yang segar atau tidak.terima kasih pak atas informasinya...

Anonymous said...

Desi Rustiani (E1C010027)

wah ternyata disekeliling kita masih ada oknum oknum yang menjual ayam tidak layak konsumsi,alias ayam tiren saran saya untuk pembaca agar lebih waspada akan peredarannya dan setelah tau itu kita harus lebih waspada.
terima kasih

Anonymous said...

dian sanata (e1c010029)
artikel yang menarik dan informatif

Anonymous said...

achmad setia purba
E1C010004
dri artikel ini say megetahui bagai mana daging ynag kualitasnya rendah .dan ciri yng adadi artikel ini sudah pernah saya maknan krna blum tau..
mksih pa atas artikelnya

vera aprilianti / E1C010020 said...

tapi pak saya pernah menemukan adanya daging ayam atau kaki ayam yang kebiruan bahkan kehitaman. tetapi baunya sama dengan bau daging ayam yang dagingnya biasa saja.itu karena apa ya pak ?

rizki ganteng said...

didaerah kami sangat banyak sekali daging yang dijual dengan kualitas rendah ini sangat menakutkan akan tetapi masyarakat akan sulit dan selektif pada proses pemilihan daging

Aan afrizal(E1C010006) said...

terimah kasih pak atas informasinya mengenai ayam tiren yang sangat berbahaya, sampai saat ini saya tidak habis pikir pada penjual ayam titer yang lebih mementingkan uang dari pada kesehatan konsumen.

Riska Kurnia said...

riskakurnia (e1c010024)
ayam tiren memenag tidak layak lagi untuk dikonsumsi, tetapi masih ada juga pedagang tertentu yang menjual demi keuntungnya,, jika ayam yang di jual para pedangang dipasar terdapat warna biru disebagian daging ayam,tetapi ayam masih keadaan bagus cntoh nya di kaki dan di paha ayam,, apakah terkena wabah penyakit dan masih bisakah di konsumsi pak,,

Anonymous said...

marisya tenti e1c010045

dalam artikel ini menyebutkan bahwa ada oknum penjual yg dapat mengolah daging bangkai sehingga konsumen tidak tau, hal ini akan sangat merugikan konsumen, yg ingin saya tanyakan bagaimana membedakan daging bangkai olahan dengan dging berkualitas baik ?

Anonymous said...

frenki sembiring e1c010063
mungkin saja banyak sekali kita temui pedagang yang berbuat curang dengan menjual daging bangkai yang mati karna penyakit sehingga sangat berbahaya bagikonsumen,, mestina harus ada pengawasan dari pihak pemerintah sehingga setidaknya dapat menolong konsumen yang tidak tau membedakan daging bangakai or daging bagus

Anonymous said...

dengan daging kualidenik pusnawati e1c010026
makasih atas tipsnya pak...
agar lebih hati-hati lagi dalam memilih daging yang di jual di pasaran...
hal ini sulit diketahui bagi masyarakat yang belum paham dengan daging yang berkualitas rendah...

Aan Afrizal(E1C010006) said...

pak saya mau tanya ,apakah daging golondong itu juga didapatkan pada daging impor??

wajuli haryadi said...

wajuli haryadi
dari artikel yang saya baca,saya dapat mengetahui ciri daging yang masih layak konsumsi,,yang mau saya tanya pak,bagaimana pak, dengan daging ayam yang sengaja diberi formalin atau boraks?? apakah kita dapat membedaakannya apabila daging tersebut sudah lama disimpan dalam kulkas??????

visista pratama ashadi said...

dalam mata kuliah unggas,saya pernah hendak memotong seekor puyuh.Namun mati sebelum dipotong.Ketika kami sembelih darah tampak kehitaman.
kira -kira proses apa ia itu pak?

kemudian adakah korelasi tingkat kualitas daging ditinjau dari warna darah dan mati ngejut tersebut pada ayam atau unggas selain puyuh.

SIKI ANDRI PUTRA said...

SIKI ANDRI PUTRA. Terkait dengan artikel ini, saya ingin betanya kepada bapak,kira-kira apa perasaan bapak ketika mendengar ada oknum yang memanfaatkan daging busuk untuk diolah dan dijadikan makanan jadi..??? saya pernah(menjadi korban) mengalami ini sebelumnya pak, sewaktu saya pulang dari Makassar,saya beli nasi bungkus di jalanan dan ternyata ayamnya sudah busuk,sehingga membuat saya tidak jadi untuk memakannya.

Anonymous said...

SILISTI (E1C010019)

Terkadang masyarakat tidak menghirauka daging yang dibelinya masih segar atau tidak yang baik untuk dikonsumsi. oleh karena itu dengan adanya artikel ini sangat bermanfaat sekali bagi saya karena saya dapat mengetahui ciri daging yang baik untuk dapat dikonsumsi.

Anonymous said...

eka saputri E1C011063
aartikel mengenai daging berkualitas rendah yang bapak tulis sangat membantu dan menambah wawasan saya mengenai daging.apalagi sekarang ini susah membedakan daging yang baru dipotong dengan daging dari ternak yang mati terlebih dahulu sebelum dipotong.

Anonymous said...

denik pusnawati
e1c010026
makasih pak udah berbagi tips untuk mengetahui daging kualitas rendah..
bagaimna caranya meyakinkan kalau masyarakat tidak tahu tentang daging yang kualitas rendah..???

Anonymous said...

Setelah pencarian seharian belum ada yang memberikan pernyataan yang tegas mengenai perbedaan ciri ayam tiren ato bukan setelah diolah..

Apalagi masalah Halal tidaknya .. emang ada yang ngawasi yang nyembelih berdoa apa tidak .. kena najis ato tidak..

Apalagi yang belinya ngecer .. sudah dibelah-belah gak tau ayamnya punya penyakit gak

Masak.. masak sendiri..

Dedi Hidayat said...

Warna kebiru-biruan pada hati ayam sebelum di goreng /di masak apakah berbahaya Dan APA penyebabnya...
Trim ..

Anonymous said...

Selamat malam pak,
mohon pencerahannya...
saya tiap hari membeli ayam 20kg (paha dan dada)..
ayam tersebut diantar pagi hari jam 8, kemudian langsung saya masukkan ke kulkas (bkn freezer)... sekitar 5-6 jam kemudian baru saya keluarkan untuk dipotong dan dicuci, dikeringkan, baru kemudian saya masukkan dalam wadah, baru saya masukkan ke freezer.. kemudian sekitar jam 9malam ayam tersebut saya keluarkan dari freezer untuk diolah keesokan paginya,, dikarenakan saya takut ayam tersebut beku waktu mau saya olah..

sempat beberapa kali kejadian, ayam yg saya olah untuk digoreng pada pagi harinya (jam 4 subuh) itu menjadi bau busuk dan tidak bisa saya gunakan, padahal kondisi ayamnya baik2 saja....

dan freezer saya menjadi sangat berair, padahal ayam tersebut telah dikeringkan dahulu sebelum dimasukan ke freezer..

Tolong saya dijelaskan kenapa bisa seperti itu? bagaimana cara penyimpanan daging ayam yang benar... trims.

Ramadhan Sumanto said...

Ramadhan Sumanto
E1C013125

memang jaman sekarang makanan banyak yang di palsukan, bukan saja dari produk peternakan melainkan barang-barang lain seperti material juga, sudah banyak yang di palsukan ...

jadi sebelum kita membeli suatu produk baik dari peternakan maupun tidak ..
kita mesti cermat dalam mengamati sebuah produk atau berita mengenai produk apa saja yang sudah banyak yang di palsukan ...

Anonymous said...

Ramadhan Sumanto
E1C013125

memang jaman sekarang makanan banyak yang di palsukan, bukan saja dari produk peternakan melainkan barang-barang lain seperti material juga, sudah banyak yang di palsukan ...

jadi sebelum kita membeli suatu produk baik dari peternakan maupun tidak ..
kita mesti cermat dalam mengamati sebuah produk atau berita mengenai produk apa saja yang sudah banyak yang di palsukan ...

kurniawan saputra said...

Kurniawan Saputra (E1C014001)
Untuk memperoleh kauntungan yang berlimpah, banyak pihak saat ini yang menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan tanpa memikirkan dampak negatif yang ditimbulkan seperti pada kasus daging tiren ini. Sebaiknya setiap individu terutama yang hobi mengkonsumsi daging agar dapat lebih teliti dalam memilih daging saat di pasaran ataupun memilih lokasi/tempat makan terpercaya agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan bagi kita jika tanpa disengaja ternyata telah mengkonsumsi daging ayam tiren yang sudah jelas bahwa kualitas dagingnya sudah tidak baik lagi dan berbahaya bagi tubuh jika di konsumsi.
terimakasih informasinya pak.

riaa turnip said...

Ria Resnia Ancelda.T
E1C014091
Indonesia masih mengandalkan daging ekspor dan ketersediaan daging masih sedikit.hal ini menyebabkan banyak oknum yang menjual daging yang berkualitas rendah untuk mendapatkan keuntungan yang banyak.kita harus pintar membedakan daging yang berkualitas baik dan mana daging yang berkualitas rendah

Abdurrahman PTR 2013 E1C013101 said...

Abdurrahman
E1C013101

Apakah oknum yang menjual daging bangkai tidak mendapatkan sanksi dari pihak yang berwajib, masyarakat yang tidak paham membedakan mana daging bangkai atau tidak karena sangat sulit dibedakan pak, apakah ada tindakan khusus dalam penanganan kasus tersebut pak dari pemerintah khususnya dinas peternakan dan perdagagan ?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...