Thursday, June 2, 2011

Pengaruh Pemberian Ampas Teh (Camellia sinensis) Fermentasi dengan Aspergillus niger pada Ayam Broiler

Oleh : Wahyuti Dwi Ningsih 

 ABSTRAK
            Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ampas the fermentasi dengan Aspergillus niger dalam ransom terhadap pertambahan bobot hidup, efisiensi penggunaan protein serta persentase karkas pada ayam broiler. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan ternak percobaan sebanyak 100 ekor anak ayam umur satu hari dan dibagi menjadi lima perlakuan ransom dan empat ulangan. Kelima perlakuan ransom disusun berdasarkan tingkat penggunaan ampas teh produk fermentasi, yaitu  : RO (0.0%), R1 (2,5%), R2 (5,0%), R3 (7,5%) dan R4 (10,0%). Hasil penelitian menunjukka R1 (2,5% ampas teh fermentasi) merupakan ransom yang memberikan pengaruh paling baik terhadap semua parameter yang diukur. Penggunaan tepung ampas teh produk fermentasi sampai taraf 7,5% dapat direspon secara positif oleh ayam broiler, sedangkan peggunaannya pada taraf 10,0% dapat menurunkan pertambhan bobot hidup (PBH), ttapi masih mempunyai nilai efisien protein dan persentase karkas yang setara dengan R0 (ransom control).
 Kata Kunci : Ampas Teh fermentasi, PBH, Efisiensi protein, Karkas, Broiler

 Pendahuluan
            Pemenuhan keperluan ransum unggas khususnya broiler, dewasa ini mengalami masa yang sulit akibat mahalnya bahan bak, sehigga bedampak pada harga ransom. Berbagai usaha terus dilakukan  untuk mencari bahan pakan baru yang mempunyai gizi cukup tinggi, mudah dicerna, tidak mengganggu kesehatan ternak, murah dan mudah didapat serta tersedia secara kontinyu.
            Ampas teh merupakan salah satu bahan yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternative untuk ternak unggas khususnya broiler.
            Dilihat dari kandungan proten yang mencapai 27,42%, serta zat-zat makanan yang terdapat didalamnya, ampas teh mampunyai  potensi yang cukup besar untuk dijadikan bahan baku ransom ayam broiler. Namun adanya zat anti nutrisi seperti tannin, kafein, teobromina, teofilin dan saponin serta serat kasar yang cukup tinggi, tentunya akan menjadi factor pembahas dalam penggunaannya, karena dapat menghambat proses pencernaan bagi ternak yang bersangkutan. Menurut BELITZ dan GROSCH (1986), kandungan kafein 2,5-5,5%, teobromina 0,97-0,17% dan teofilin 0,002-0,013%. Sementara itu, tannin menurut ISTIRAHAYU (1993) mencapai 1,35% dan kandungan serat kasar menurut SOEJIWO (1982) mencapai 23,01%
            Analisa terhadap zat anti nutrisi pada ampas teh setekah fermentasi hanya dilakukan terhadap tenin saja. Oleh karena itu, perlu upaya untuk memperbaiki dan memanfaatkan kandungan gizi melalui proses fermentasi substrat padat meggunakan Aspergillus niger. Teknik fermentasi ini dapat meningkatkan kandungan protein singkong.
            Kualitas bahan pakan selain dapat dilihat dari kandungan protein juga terlihat dari pertambahan bobot hidup ternak yang mengkonsumsnya. Kandungan protein akan erat hubungannya dengan efisiensi protein, sedangkan manifestasi pertumbuhan yang baik diperlihatkan melalui persentase kasrkas yang dihaslkan. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pemberian ampas the yang difermentasi terhadap pertambahan bobot hidup dan efisiensi protein serta persentase karkas pada ayam broiler.
            Ransum yang digunakan disusun berdasarkan NRC 1994 dengan kandungan protein 23% dan energi metabolisme 3100 kkal/kg. Lima perlakuan ransom disusun berdasarkan tingkat penggunaan ampas teh fermentasi. Ransum diberikn dua kali sehari pada pagi dan sore hari dalam bentuk mash. Pemberin air minum selalu tersedia, sedangkan pencvegahan penyakit meliputi kegiatan vaksinasi, serta sanitasi lingkungan. Adapun peubah yang diamati meliputi pertambahan bobot hidup, konsumsi ransom, konsumsi protein dan rasio efisiensi protein ransom serta persentase karkas.
 Komposisi nutrient ampas teh produk fermentasi Aspergillus niger
            Ampas teh mempunyai kandungan protei kasar yang cukup tinggi yaitu 27,42% (GINTING, 1993). Namun, kendalanya sebagai pakan broiler adalah kandungan zat anti nutrisi yang cukuptinggi yaitu tannin 1,35% (ISTIRAHAYU, 1993) dan serat kasar 23,01% (SOEJIWO, 1982). Proses fermentasi biasanya menghasilkan produk makanan yang mempunyai nilai gizi lebih baik dibandingkan dengan bahan makanan asalnya. Hal ini disebabkan mikroba bersifat memecah komponen kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana, sehingga mudah dicerna (WINARNO et al, 1980)
            Hasil analsis terhadap ampas teh terfermentasi Aspergllus niger menunjukkan kandungan air 8,8%; abu 2,25%; protein kasar 29,36%; serat kasar 21,19%; lemak 1,11%; kalsium 0,891%; fosfor 0,211%;tannin 0,19%; lisin 0,76%; metionin 1,00%; sistin 0,78%; dan energy metabolisme 223 kkal/kg. Secara umum, komposisi nutriennya meningkat walupun tidak begitu tinggi dibandingkan dengan hasil analsis yang dilaporkan ISTIRAHAYU (1993) dan SOEJIWA (1982). Peningkatan protein diduga karena adanya penambahan protei yang disumbangkan oleh sel mikro akibat pertumbuhanya yang menghasilkan produk Protein Sel Tunggal atau biomassa sel yang mengandung sekitar 40-65% protein.
            Adanya kandungan asam amino yang cukup tinggi, jga menunjukkan bahwa ampas teh terfermentasi ini mempunyai kandungan nutrisi yang lebih baik. Hal ini didasarkan pada hasil analisa Laboratorium Nutrisi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran (2002) terhadap tiga jens asam amino yang terkandung dalam ampas teh fermentasi dan dinilai penting untuk pakan broiler, yaitu lisin 0,76%; metionin 1,00% dan sistein 0,75%. Menurut DARANA (1995), kandungan asam amino tersebut cukup tinggi apabila terdapat pada bahan penyusun pakan unggas. Disamping adanya peningkata dari zat-zat makanan yang diperlukan, fermentasi diduga juga berpengaruh juga terhadap perbaikan zat anti nutrisi.
 Pengaruh ransum percobaan terhdap pertambahan bobot hidup dan efisiensi protein serta persentase karkas
            Selama enam minggu percobaan tidak dijumpai kematian pada semua perlakuan. Perlakuan berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot hidup maupun konsumsi ransom. Ransum perlakun R4 menunjkan pertambahan bobot hidup dan konsumsi ransom yang lebih rendah dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Hal ini kemungkinan besar sebagai akibat adanya efek kumulatif dari zat anti nutrisi, seperti saponin, tannin, kafein, teofilin, dan teobromina. Saponin merupakan komponen bersifat pahit, yang menurut BIRK (1969) dapat menyebabkan gangguan fungsional saluran pencernaan sebagai akibat terhambatnya aktivitas otot penggerak peristaltik. Tanin pada ampas teh merupakan tannin yang terkondensasi pada protein tubuh dan dapat menekan energi metabolisme ransum.
            Disamping pengaruh zat anti nutrisi, penurunan pertambahan bobot hidup dan konsumsi ransom pada R4 jga tidak terlepas dari adanya kandungan serat kasar yang  cukup tinggi sebesar 21,19%. Kendatipun total serat kasar ransom masih dalam batas toleransi, akan tetapi ditinjau dari besaran serat kasar yang berasal dari ampas teh fermentasi pada penggunaan 10,00% ternyata mencapai 2,12% atau sama dengan 42,48% dari total serat kasar ransom, sehingga terjadi ketidakseimbangan sumbangan serat kasar pembentuk serat kasar total. Secara keseluruhan, serat kasar dapat mempengaruhi pendayagunaan zat-zat pakan lan dalam proses pencernaan serta dapat menurunkan daya absorpi zat paka terhadap ayam pencernaan ayam broiler.
Perlakuan juga berpenaruh nyata terhadap efisiensi protein. Hasil analss menunjkkan perlakuan R4 hasilnya lebih rendah dan berbeda nyata dengan  R1, tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakan R0, R2 dan R#. Hal tersebut sebagai bukti bahwa pemanfaatan ampas the produk fermentasi sampai taraf 10.0% dari total ransom masih setara dengan ransum  control apabila dilihat dari rasio efisiensi protein padahal telah dikemukakan lebih awal bahwa penggunaan amps the produk fermentasi ampai taraf 10,0% menghasilka rataan pertambahan bobot hidup berbeda nyata denan perlakuan lainya.
Hasil analsis data persentase karkas diperoleh nilai tidak berbeda nyata antar perlakuan. Rataan persentase             karkas yang diperoleh mamiliki besaran persentase karkas yang normal. Perolehan persentase karkas broiler sejala dena pertambahan bobot hidup akhir yang dihasilkan
 Kesimpulan
            Hasil penelitian menunjukkan R1 (2,5% kandungan ampas teh fermentasi) merupakan ransom yang memberikan pengaruh paling baik terhadap semua parameter yng diukur. Penggunaan ampas teh produk fermentasi Aspergillus niger sampai taraf 7,5% dari total ransom ayam broiler memberkan respon yang sama dengan ransom control. Sementara itu, penggunaan sampai taraf 10,0% dapat menurunkan pertambaha bobot hidup, namn mash mempunyai nilai efisiensi protein dan persentase karkas yang setara dengan ransom control.
 Daftar Pustaka
  1. Ginting,S.B. 1993. Penggunaan Ampas Teh Sostro dalam Ransum terhadap Performas Ayam Broiler. Karya Ilmiah. Fakltas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.
  2. Istirahayu, D. N. 1993. Pengaruh Penggunaan Ampas Teh dalam Ransum terhadap Persentase Karkas, Giblet, Limpa dan Lemak Abdominal Broler. Karya Ilmiah. Fakultas peternakan, IPB, Bogor.
  3. Soejiwo. 1982. Studi Penggunaan Ampas Teh sebagai Bahan Pakan Broiler. Karya Ilmiah. Fakultas Peternakan, IPB. Bogor.
  4. Krisnan. 2004. Pengaruh Pemberian Ampas Teh Fermentasi dengan ASpergillus niger pada Ayam Broiler. Medan.

76 comments:

Dian Rahayu (E1C008010) said...

pada penggunaan pemberian ampas teh fermentasi dengan aspergillus niger pada ayam broiler ini pad tingkat berapa sehingga penggunaan ampas teh ini bisa menaikkan bobot badan pada ayam broiler

RISKA KURNIA/ E1C010024 said...

Pada artikel yang berjudul pemberian ampas teh fermentasi dengan aspergillus niger pada ayam broiler sangat menarik karena memberikan pengaruh yang baik terhadap ayam broiler.
Tetapi apakah tidak ada pengendapan ampas teh pada ayam broiler tersebut.

Siti Qotimah PTR 09 E1C009013 said...

perlakuan fermentasinya berapa lama ya... ada atau tidak pengaruh dari ampas teh yang sudah basi dengan yang masih baru terhadap proses fermentasi dan hasilnya setelah diberikan kepada ayam broiler...

Ita said...

Wah....pemanfaatan ampas teh ini efisien juga ternyata. namun apakah ada pengaruh dari zat anti nutrisinya terhadap ayam broiler tersebut......

rinayuni84@yahoo.co.id said...

Setelah saya membaca artikel ini, ada beberapa pertanyaan yang terlintas difikiran saya. Dalam artikel ini menyebutkan bahwa adanya zat anti nutrisi seperti tannin,kafein, serta saponin dan banyak lainnya. Terus bagaimana caranya mengurangi zat anti nutrisi tersebut karena efek dari anti nutisi ini dapat menghambat proses pencernaan ternak?

Erina Nuraini said...

setelah saya membaca artikel ini saya baru mengetahui jika ampas teh dapat juga dijadikan pakan ternak. namun bagaimana dengan pengaruh zat anti nutrisi yang terkandung pada ampas teh, seperti saponin, tannin, kafein, teofilin, dan teobromina apakah bisa dikurangi?

sutriatha (E1C009019) said...

sutriatha (E1C009019)
Berdasarkan artikel yang saya baca, saya setuju karena dapat meningkatkan bobot badan ayam,tetapi harus dengan pengolahan yang benar karena terdapat zat anti nutrisi. tetapi apakah penggunaan ampas teh dapat menggurangi lemak pada ternak?

Novita said...

Novita (E1C009018) PTR 09.

Setelah membaca artikel ini, saya jadi penasaran n ingin mencoba...hehehe.

Kira-kira ampas teh tersebut lebih baik di berikan ke ternak jika sudah basi atau masih baru dan bisa apa gak jika kita berikan pada ayam kampung....??

Apalagi dengan rasa yang pahit dan kandungan-kandungan anti nutrisi pada ampas teh, seperti saponin, tannin, kafein, teofilin, dan teobromina tersebut.

duseko putra said...

artikel ini sangat menarik sekali sekali untuk dibaca, karena pemberian ampas teh sangat jarang di berikan ada ternak. sehingga sangat bagus untk dibaca.

sari murti ptr 09 said...

Sari Murti ptr 09
Setelah membaca artikel ini, ternyata ampas teh sangat bermanfaat untuk ternak.Namun ada pengaruhnya ga ya terhadap lemak yang ada pada daging ayam???lemaknya semakin banyak atau berkurang???

Mastuti E1C009068 said...

MASTUTI E1C009068

wah...,setelah membaca artikel ini saya baru tahu ternyata ampas teh juga bisa di berikan kepada ternak.pemberian ampas teh dengan fermentasi aspergilus niger dapat berpengaruh terhadap pertambahan bobot ayam broiler.apakah dengan melakukan fermentasi dapat menurunkan anti nutrisi pada teh???

oktaviahairunisa(e1c009073) said...

oktavia hairunisa E1C009073
pada artikel yang saya baca,yang berjudul pengaruh pemberian ampas teh fermentasi dengan aspergillus niger pada ayam broiler,saya sangat setuju karena ampas teh bisa memberikan permentasi yang baik, pada ayam broiler,,

fiby kurniawan said...

Wah........... ini wawasan yang baru saya ketahui dalam lingkungan peternakan.

rocky said...

setelah saya membaca artikel tersebut, walaupun ampas teh sudah dfermentasi masih mengandung serat kasar yang cukup tinggi. untuk broiler kayangnya kurang cocok ya dengan kandungan serat kasar yang tinggi. saya rasa sangat cocok untuk ternak ruminansia.

Roby okta saputra (E1C009010) said...

Roby Okta Saputra (E1C009010)
saya tertarik dengan artikel ini,dimana dengan memberikan ampas teh yang difermentasi dapat meningkatkan bobot badan ayam broiler.tetapi timbul pertanyaan dari diri saya seprti ini pak :
1.bagaimana jika diberikan dengan ayam ras petelur dan ayam kampung dapat meningkatkan bobot badan juga ngak pak?
2.Apakak jika diberikan pada ayam ras petelur akan berpengaruh terhadap produktivitas telurnya pak?

miki suhadi (E1C009070) said...

setelah saya membaca artikel diatas apakah ayam broiler mau makan ampas teh???terus perlakuannya berapa lama yaa...???????

hendri afrizal said...

Setelah saya membaca artikel ini, ada beberapa pertanyaan yang terlintas difikiran saya. Dalam artikel ini menyebutkan bahwa adanya zat anti nutrisi seperti tannin,kafein, serta saponin dan banyak lainnya. Terus bagaimana caranya mengurangi zat anti nutrisi tersebut karena efek dari anti nutisi ini dapat menghambat proses pencernaan ternak?

hendri afrizal said...

Setelah saya membaca artikel ini, ada beberapa pertanyaan yang terlintas difikiran saya. Dalam artikel ini menyebutkan bahwa adanya zat anti nutrisi seperti tannin,kafein, serta saponin dan banyak lainnya. Terus bagaimana caranya mengurangi zat anti nutrisi tersebut karena efek dari anti nutisi ini dapat menghambat proses pencernaan ternak?

DIAH KASMIRAH said...

setelah membaca artikel ini saya cukup bingung dikesimpulan dikatakan bahwan 2,5% kandungan ampas teh fermentasi merupakan ransum yang memberikan pengaruh paling baik terhadap semua parameter yng diukur. sedangkan pada ampas teh diketahui memiliki banyak macam zat anti nutrisi yang cukup berbahaya untuk kesehatan ternak.apakah anti nutrisi yang belum diketahui cara penanggulangannya tidak memberikan dampak negatif terhadap kualitas ayam yang dihasilkan???

iwan Hidayat ( E1C009059) said...

mungkin penggunaan ampas teh ini merupakan inovasi yang bagus ,,,,, tapi bagai mana bila pengunaan ampas teh ini sudah basi,,, tentunya yang di manakan ampas tentunya adalah bahan sisa

leo suseno said...

setelah membaca artikel ini, saya baru tahu kalo ampas teh bukan hany digunakan sebagai alternatif obat herbal saja, akan tetapi juga dapat dimanfaakan kepada ternak.

wajuli haryadi said...

wajuli haryadi(e1c010014)
saya tertarik sekali dengan artikel ini,,karena dengan pemberian ampas teh yang sudah di fermentasi dapat meningkatkan bobot berat badan ayam broiler..
yang jadi pertanyaan saya pak,,apakah jika diberikan pada unggas lain,seperti bebek atau itik bobot badanya akan meningkat juga....???????

muhammad yusuf said...

Muhammad Yusuf ( E1c010008 )
sebelumnya mohon maaf saya ingin memberikan masukan, di dalam penulisan artikel ini banyak sekali penulisan kata yang salah ( tidak lengkap )sehingga perlu di perbaiki sebelum di Publish, selain itu ada pertanyaan dari saya. definisi dari limbah teh itu sendiri yang seperti apa, karena saya pernah berkunjung di pabrik pengolahan teh, dan saya rasa tidak saya temukan limbah dari pengolahan teh tersebut, sehingga dalam benak saya mungkin yang dimaksud limbah teh itu adalah daun tua yang tidak di petik, apakah itu yang dimaksud ? terimakasih....

Redo Putra said...

pemanfaatannya sangat bagus sekali untuk penambahan bobot ayam broiler. pada taraf 7,5% sangat direspon baik dari ayam broiler tetapi jika 10,0% dapat menurunkan bobot ayam broiler. nah, bagaimana jika pemberian dg taraf diantara 7,5%-10.0%?? apa dampak yang akan direspon ayam broiler..?? dan apakah, pemberian ampas teh ini, bisa diberikan untuk ayam petelur..???

putri anggraini said...

artikel yang cukup menarik, bila ampas teh bisa dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pakan alternatif untuk mengimbangi mahalnya harga pakan saat ini saya rasa pabrik-pabrik pengolahan daun teh bisa membuat suatu program yang berhubungan dgn pemanfaatan ampas teh yang dihasilkan dari kegiatan industri mereka untuk menjdi bahan pakan ayam broiler melalui kerja sama dengan peternak broiler di daerah tersebut.sehingga bisa terjadi hubungan timbal balik yang sama-sama memberikan keuntungan bagi kedua bela pihak. pihak industri pengolahan teh, tidak bingun lagi untuk permasalahan limbah industri mereka, dan pihak peternak mendapat bahan pakan yang cukup berkualitas sehingga dapat sedikit mengimbangai biaya produksi yang berhubungan dgn pakan.

andi febianto Tulisan said...

artikel ini menarik...bisa tidak yah ampas teh ini diberikan terhadap ayam petelur,,,kira2 berpengaruh tidak terhadap kualitas telurnya??

Adi Susanto said...

adi susanto (E1C011070)
Waw ternyata teh merupakan tanaman yang juga bermanfaat untuk ternak. Selain bnyak zat nutrisi yang terkandung di dlam teh , juga harga dari ampar teh itu lebih murah , guna mengatasi mahalnya harga ransum . .

M Andriansyah said...

M.andriansyah
setelah saya baca artikel ini,limbah teh sangat baik untuk meningkatkan bobot ayam, tetapi adakah sisi negativ apabila kita beri limbah ampas teh yang berlebihan untuk pakan ayam?

Dewi C said...

pengaruh pemebrian ampas teh dengan melakukan fermantasi dengan asperigilus niger dapat membuat pakan ayam broiler.yang saya tanykan berpa lama fermentasi dapat di lakukan dan kira2 ampas teh ini mengutungkan peternak atau tidak?

Dewi C said...

pengaruh pemebrian ampas teh dengan melakukan fermantasi dengan asperigilus niger dapat membuat pakan ayam broiler.yang saya tanykan berpa lama fermentasi dapat di lakukan dan kira2 ampas teh ini mengutungkan peternak atau tidak?

dori nuringgani pratama E1C011093 said...

setelah saya membaca artikel ini ,,sanagt menambah wawasan saya akan penting nya dan banyak pakan yg di gunakan untuk pakan ternak seperti limbah ampas teh ,,yg dapat di fermentasi tingkat bobot yang tinggi dalam dunia peternakan

brilian putra pamungkas said...

cukup efisien ...ternyata limbah yang sring dibuang begitu saja dan dianggap tidak berguna memiliki kegunaan yang cukup efisien dalam fermentasi aspergillus niger. terima kasih artikelnya pak

bangun dwi cahyono said...

wah ternyata ampas teh juga dapat digunakan sebagai pakan ayam,,,ini merupakan kajian yang bagus dalam memberikan informasi yang sangat berguna bagi peternak yang awalnya tidak tahumen jadi tahu...

rosmalina sidauruk said...

limbah ampas teh ternyata dapat jadikan sebagai pakan ternak terutama pada peningkatan bobot badan pada ayam,tetapi banyak artiel yang sudah banyak saya baca memiliki dampak positif tetapi juga dapat berdampak negatif apibila diberikan dalam jumlah yang banyak.....

deni febriadi said...

deni febriadi
e1c011011
ternyata ampas yang tidak di anggap tidak berguna ternyata,dengan memberikan ampas teh yang difermentasi dapat meningkatkan bobot badan ayam broiler,artikel yang bagus sekalih

Anonymous said...

Lukman sugianto
E1C011003
wah, saya setuju dengan artikel ini,,
ternyata amapas teh juga berguna dan bermanfaat juga untuk berat badan dan sumplemen untuk ayam brolier.
terima kasih

Dodi sismanto said...

Dodi Sismanto (E1C011069)
Ya saya sangat setuju sekali dengan artikel ini, ternyata ampas teh yang dianggap tidak berguna dan sering dibuang saja ternyata dapat meningkatkan bobot badab ayam

Asti Yosela Oktaviana said...

Asti Yosela O (E1C011096)
Sangat menarik dan sekaligus menambah wawasan bagi pembaca....
jika ampas teh bisa digunakan untuk suplemen ternak dan penambahan berat badan ayam broiler, apakah dampak negatif untuk penggunaan ampas teh tersebut.?

Dian Septiyani said...

dian septiyani (E1C011079)
artikel yang sangat menarik, setelah saya membaca artikel ini, saya mendapatkan wawasan pwngetahuan baru, bahawa ternyata ampas teh juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Arif Rusman said...

E1C011055, artikel yang sangat bagus pak, ternyat ampas teh dapat di gunakan sebagai pakan ternak ayam broiler. yang jadi pertanyaanya pak apa hanya bis di gunakan ke ayam broiler saja pak. dan apa pengaruh dari terlalu banyak pemberian ampas teh terhadap ayam broiler pak?
terima kasih

okky tarmanda said...

E1C011097

ternyata limbah yang sering kali kita buang dan kita anggap selama ini tidak bermanfaat ternyata sangat banyak maanfaatnya dibidang peternakan sebagai pakan.

SEPTIA HERLINA,E1C011001 said...

Hmz...
Bagus ya artikelnya ,baru tau saya kalau Ampas Teh Juga bisa dijadikan sebagai pakan khususnya untuk pakan ayam broiler ,dan bisa menambah bobot badan,tapi apa kah bisa dijadikan pakan untuk ayam petelur ,,??
terima ksh

ilham sholihin said...

M ILHAM SHOLIHIN ( E1C011035 )

Tidak semua limbah atau sampah itu berdampak buruk , setelah membaca artikel ini ternyata ampas teh dapat dijadikan salah alternatif pakan ayam broiler yang mempunyai kandungan protein kasar yang cukup tinggi yaitu 27,42% .
artikelnya menarik pak , Terima Kasih

deni febriadi said...

pemberian ampas teh dapat diberikan pada ayam boiler,,dengan pembrian ampas teh fermentasi dapat meningkatkan bobot ayam boiler..ternyata ampas yang kita anggap idak dapat di gunakan dan sering kita buang,,dapat digunakan sebagai pakan ayam boiler..

Sandi Eka said...

SANDI EKA PUTERA (E1C011005)

Wah...wah... ternyata ampas teh yang selama ini hanya di buang bisa juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak ayam broiler, yang ingin saya tanyakan pak apakah fermentasi ampas teh ini bisa juga dimanfaatkan untuk pakan tambahan ternak ruminansia ? terimakasih pak :)

Dodi sismanto said...

Dodi Sismanto (E1C011069(
Ternyata teh yang hanya kita buat untuk minuman ternyata bisa untuk menambah berat bobot badan ayam broiler dengan cara difermentasi terlebih dahulu

riko herdiansah ( E1C011065) said...

artikel yang sangat bagus pak, ternyat ampas teh dapat di gunakan sebagai pakan ternak ayam broiler dari ampas teh fermentasi dapat meningkatkan bobot ayam boiler

Essy Agnesta Asdami said...

Ass...
Essy Agnesta Asdami (E1C011017), setelah membaca artikel ini saya mendapatkan 1 ilmu lagi untuk pakan ayam broiler. Belum banyak yang mengetahui ampas teh bisa difermentasi menjadi pakan ayam broiler sehingga dapat menaikan bobot ayam broiler tersebut. Selama ini ampas teh hanya dibuang-buang saja, setelah membaca artikel ini semoga setiap pembaca tidak menyia-yiakan gi ampas teh, dan dapat memanfaatkan ampas teh menjadi paka ayam broiler.
terima kasih

Teguh Rafian said...

Teguh Rafian (E1C011046)
dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pemberian ampas teh 0,25 menghasilkan hasil yang berbeda nyata sangat baik. hal ini sangat berpengaruh positif pada dunia peternakan, yaitu kebun teh yang banyak di bengkulu bagian utara bisa juga digunakan sebagai pakan ternak. semoga ada penelitian yang lebih lanjut, sehingga pemanfaat ampas teh bisa lebih optimal.

Dewi Puspitasari said...

emh menurut saya memberdayakan ampasteh untuk pakan ayam broiler adalah suatu ide yang cemerlang, karena mengandung protein , asam amino dll, ya memang agak bingung saya disini ampas teh nya yang mana , ampas teh yang sudah digunakan oleh kita atau daun teh yang sudah tua?

vebby valentine said...

vebby valentine E1C011095
menurut saya artikel ini bagus pemberian ampas teh fermentasi dengan aspergillus niger pada ayam broiler sangat menarik

wajuli haryadi said...

wajuli(e1c0100140
suatu terobosan baru...ternyata ampas teh juga masih bisa dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai pakan ternak,..
setahu saya setiap selesai di saring untuk di minum tehnya,ampas teh tersebut hanya dibuang begitu saja. ternyata masih banyak sekali yang belum saya ketahui limbah-limbah rumah tangga yang masih layak untuk dijadikan sebagai pakan ternak..trimakasih pak informasinya...

vera aprilianti / E1C010020 said...

artikelnya sangat bagus pak, karena selama ini kan ampas teh hana limbah rumah tangga yang dibuang begitu saja. tapi pak apakah ampas teh ini dapat dicerna oleh ayam broiler dg baik pak ?
dan apakah tidak mempengaruhi rasa dari daging itu sendiri pak ?

rizki ganteng said...

Pada Artikel ini saya mendapatkan ilmu yang sangat penting yaitu pemberian ampas teh tidak berpengaruh dalam pemberian ransum apabila diberi sedang sedangkan banyak malah berkurang bobot badan, hal ini berarti menyimpulkan bhwa ampas teh memang tidak memiliki protein yang tinggi untuk boiler

Anonymous said...

Suryadi (E1C010048)

Ternyata ampas teh bisa juga di jadikan sebagai pakan ternak..,dengan
fermentasi Aspergillus niger sampai taraf 7,5% dari total ransom ayam broiler memberikan respon yang sama dengan ransom control. Sementara itu penggaruhnya, penggunaan sampai taraf 10,0% dapat menurunkan pertambaha bobot hidup,,,.setelah saya membaca artikel ini,cukup menarik...,dan menambah wawasan saya..,terimakasih...

Redo Putra E1C010018 said...

setelah saya membaca artikel ini pada bagian kesimpulan dikatakan bahwan 2,5% kandungan ampas teh fermentasi merupakan ransum yang memberikan pengaruh paling baik dan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan peformens ayam broiler dari semua parameter yng diukur. sedangkan pada ampas teh banyak memiliki berbagai macam zat anti nutrisi yang cukup berbahaya apa bila di berikan pada ternak.apakah zat anti nutrisi yang belum diketahui cara penanggulangannya tersebut tidak memberikan atau tidak berpengaruh negatif terhadap kualitas dan produksi ayam yang dihasilkan???

Anonymous said...

MILA ENJELIKA S (E1C010059)
pertanyaan saya sama seperti pertanyaan mbak siti. berapa lama ampas teh ini difermentasikan ??
kenapa harus difermentasikan, kenapa nga langsung dikasi keternak aja ???
selain itu ada ngak pengaruhnya jika ampas tahu fermentasi itu diberikan sudah lebih dari jangka waktu fermentasi yang sebenarnaya ??

Anonymous said...

Desi Rustiani (E1c010027)

wahhhh artikel ini sangat menarik karena ampas teh dapat meningkatkan produksi ayam broiler,ampas tehnya harus difermentasi sehingga menaikan sedikit kandungan nutrisiya,,
terima kasih

Anonymous said...

Hendri Afrizal (E1C008012)wah...,setelah membaca artikel ini saya baru tahu ternyata ampas teh juga bisa di berikan kepada ternak.pemberian ampas teh dengan fermentasi aspergilus niger dapat berpengaruh terhadap pertambahan bobot ayam broiler.apakah dengan melakukan fermentasi dapat menurunkan anti nutrisi pada teh???
dan artikel ini sangat bagus dan bermanfaat

Anonymous said...

Hendri Afrizal (E1C008012)wah...,setelah membaca artikel ini saya baru tahu ternyata ampas teh juga bisa di berikan kepada ternak.pemberian ampas teh dengan fermentasi aspergilus niger dapat berpengaruh terhadap pertambahan bobot ayam broiler.apakah dengan melakukan fermentasi dapat menurunkan anti nutrisi pada teh???
dan artikel ini sangat bagus dan bermanfaat

Aan afrizal(E1C010006) said...

bagi saya,pemanfaatan pakan yang berbahan dasar dari ampas teh sangat baik,dikarenakan ampas teh memiliki nutrisi yang tinggi,akan tetapi tubuhan teh hanya bisa tumbuh di daerah dataran tinggi,sehingga dibeberapa daerah,limba teh sangat sulit untuk dijumpai.

Anonymous said...

TRIYO INDIKA PUTRA (E1C010041)
Berhubung tiap hari keluargaku minum teh, jadi ampas teh banyak sekali.
So, Stlh aku baca artikel ini,, jadi kan ampas teh nggak langsung dibuang gitu aja.

DADANG HIRAWAN ( E1C010012) said...

menggunakan ampas teh fementasi sebagai pakan ayam broiler merupakan hal yang baru buat saya dan ini merupakan ide yang kreatif untuk mengatasi mahalnya harga pakan saat ini.

DADANG HIRAWAN ( E1C010012) said...

menggunakan ampas teh fementasi sebagai pakan ayam broiler merupakan hal yang baru buat saya dan ini merupakan ide yang kreatif untuk mengatasi mahalnya harga pakan saat ini.

Anonymous said...

frenki sembiring
artikel ini cukup menarik,apalagi di perusahaan besar dari pada di buang sia2 lebih baik di jadikan sebagai tambahan pakan ternak ayam broiler

Anonymous said...

marisya tenti
pengetahuan yang bermanfaat sekali untuk kita semua apalagi untuk di sekitar perkebunan teh dan pabrik teh, karena dari pada ampas teh di buang sia2 dan mencemari lingkungan, lebih baik di jadikan pakan ternak ayam broiler, karena di lihat dari artikel ini bahwa ampas teh sangat bermanfaat bagi ayam

Redo Putra E1c010018 said...

artikelnya sangat menarik. setelah saya membaca artikel ini saya baru tahu ternyata ampas teh juga bisa di berikan kepada ternak.dan di uraikan bahwa pemberian ampas teh dengan fermentasi aspergilus niger dapat berpengaruh terhadap pertambahan bobot ayam broiler.

Anonymous said...

denik pusnawati e1c010026
artikel ini menarik buat saya,karena ampas teh bisa di manfaatkan.
tetapi kenapa pemberian ampas teh 10,0% dapat menurunkan kualitas pada ayam.
dan apa pengaruhnya bila di beri 10,0% pak....

Anonymous said...

Fitri Evianyata.Simarmata (E1C010021)

Eem,, kreatif. dan jika pemanfaatan ampas teh ini terus dikembangkan dapat menambah nutrisi terhadap ayam broiler...

daripada ampas teh di buang-buang,,,.

Anonymous said...

LISNAWATI ANGGRAINI
E1C010039
saya baru tau kalo ampas teh bisa dimanfaatkan untuk trnak,,,
tulisan ini sangat bermnfaat bagi kami pak.
tapi apakah pemberian ampas teh tidak berpengaruh negatif jika diberikan dalam jangka panjang??
tq pak...

Anonymous said...

MILA ENJELIKA S ( E1C010059 )

artikel yang menarik.jadi dengan pemberian fermentasi ampas teh sebesar 2,5 % memberikan pengaruh baik terhadap pertumbuhan bobot hidup ayam.

liza tri astini said...

LIZA TRI ASTINI
E1C011052

Ampas teh mampunyai potensi yang cukup besar untuk dijadikan bahan baku ransom ayam broiler. Namun adanya zat anti nutrisi seperti tannin, kafein, teobromina, teofilin dan saponin serta serat kasar yang cukup tinggi, tentunya akan menjadi factor pembahas dalam penggunaannya, karena dapat menghambat proses pencernaan bagi ternak yang bersangkutan.
Jadi penggunaan nya harus tepat agar tidak menghambat proses pencernaan bagi ternak yang bersangkutan....

muhyidin said...

Muhyidin
E1C013009

Dikatakan bahwa yang digunakan disini adalah ampas teh, berarti sisah dari seduhan teh, maaf kalo salah.
Bagaimana dengan penggunaan teh hijau, maksud saya adalah teh segar yang tidak diambil / dipetik dari batang oleh pabrik pengolahan teh karena biasanya perusahaan hanya memetik 3-5 lembar daun muda saja ( perusahaan teh Trisula ds. Barat wetan dan PT. Cakra di kecamatan kabawetan, Kepahiang )
Mohon tanggapanya karena ini potensial sekali.

Mafika Sari said...

Wah bisa dimanfaatkan di daerah Bengkulu, terutama Kepahyang yang potensi ampas teh-nya maksimal dan mudah dicari

Puji fitriana said...

Puji Rahmah Fitriana (E1C013010)
Setelah membaca artikel ini, saya baru tahu bahwa ampas teh dapat dimanfaatkan sebagai pakan fermentasi dan dapat menambah bobot badan ayam. Namun, apakah ampas teh yang tidak difermentasi juga dapat menaikkan bobot badan ayam ?

kurniawan saputra said...

Kurniawan Saputra (E1C014001)
Artikel di atas cukup menarik bagi saya, pemanfaatan ampas teh yang di fermentasi menggunakan aspergillus niger ternyata dapat digunakan untuk pakan ternak unggas yang dalam hal ini berupa ayam broiler. Pemanfaatan ampas teh ini sebaiknya dapat memperoleh tindak lanjut lagi oleh pihak-pihak terkait agar limbah teh berupa ampas yang banyak terdapat di perusahaan teh dapat dimanfaatkan oleh peternak sebagai pakan ternak dan potensi nutrisi dari ampas teh ini dapat termanfaatkan secara lebih optimal lagi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...