Monday, May 6, 2013

“Penggunaan Mengkudu dalam Ransum Ternak Unggas”




Oleh : Muhammad Yusuf, NPM. E1C010008
Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.
ABSTRAK
Buah mengkudu (Morinda citrifolia) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak  sekali kita jumpai di daerah tropis termasuk di Indonesia. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam buah mengkudu sangat banyak, sehingga tidak hanya buah dan daunnya saja yang dapat kita manfaatkan, tetapi ampasnya juga masih dapat kita jadikan sebagai feed supplement dalam ransum ternak unggas. Buah Mengkudu merupakan tanaman obat yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat karena mengandung beberapa zat yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh seperti: alkaloid, antrakinon, flavonoid, tanin dan saponin, yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan seperti radang saluran pencernaan  dan juga dapat meningkatkan efesiensi metabolisme tubuh. Daun mengkudu kaya akan β-karoten, sehingga penambahan tepung daun mengkudu dalam ransum sebanyak 21% berpengaruh nyata dapat meneurunkan kandungan kolesterol karkas ayam broiler. Selain kaya akan β-karoten, buah mengkudu juga mengandung antibiotika yang dapat memperbaiki FCR pada ternak ayam ras petelur, dimana pemberian ampas mengkudu sebanyak 5 g/kg ransum dapat memberikan hasil pertambahan bobot telur dengan konversi ransum yang lebih rendah dibandingkan perlakuan kontrol.
Kata Kunci : Buah Mengkudu, Feed Supplemen, β-karoten, Antibiotika, Unggas.

PENDAHULUAN

Berkembangnya industri peternakan di Indonesia berdampak pada meningkatnya kebutuhan pakan ternak. Sehingga diperlukan penggunaan pakan alternatif  yang alami, sehat dan aman bagi tubuh manusia. Bahan tersebut harus berasal dari  bahan lokal yang belum umum digunakan, harganya murah, mudah didapat, nilai gizinya cukup baik serta tidak bersaing dengan kebutuhan manusia (Bintang et al. 2003). Selain itu seiring bertambahnya tingkat pendidikan di Indonesia,  menjadikan masyarakat mulai memperhatikan pola konsumsi yang sehat dan aman bagi tubuh. Masyarakat mulai menuntut berbagai produk peternakan yang sehat untuk dikonsumsi seperti telur dengan yolk yang cerah, telur tinggi kandungan omega -3 dan daging ayam yang rendah kolesterol. Tuntutan masyarakat ini menjadikan para peternak harus memperhatikan komposisi ransum yang akan diberikan ke ternak unggas. Dimana pakan yang digunakan harus mampu menekan biaya produksi dan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas dari produk peternakan yang dihasilkan. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai feed supplement adalah mengkudu (Morinda citrifolia).
Mengkudu banyak ditemukan di daerah tropis  termasuk di Indonesia. Buah Mengkudu merupakan tanaman obat yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat karena mengandung beberapa zat yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh seperti : alkaloid, antrakinon, flavonoid, tanin dan saponin, yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan seperti radang saluran pencernaan (Nurhayati et al. 2005) dan juga dapat meningkatkan efesiensi metabolisme tubuh (Fenita et al. 2011). Hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium Ternak Unggas Fakultas Peternakan Universitas Andalas Limau Manis Padang, menunjukan kandungan yang terdapat pada daun mengkudu mengandung protein kasar (PK) 15,12%  dan β-karoten 161 ppm (Syahrudin et al. 2011). Sedangkan analisis Laboratorium Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jambi (2004) ditemukan bahwa tepung buah mengkudu mengandung 87,10% bahan kering, 9,02% Protein kasar (PK), 24,99% Serat Kasar (SK) dan  4382 kkal/kg energi gross. Oleh karena itu, daun dan buah mengkudu dapat digunakan sebagi feed supplement pada ransum ternak.
Menurut Nurhayati et al. (2005) dalam buah mengkudu, kandungan serat kasarnya cukup tinggi sehingga pemberian pada pakan unggas harus dibatasi, mengingat ternak unggas tidak dapat mencerna serat kasar secara sempurna karena unggas tidak dapat  mengsekresi  enzim yang dapat menghidrolisis serat kasar (selulase). Hasil penelitian yang dilakukan oleh Bintang et al. (2008a, 2008b). menunjukan bahwa pemberian ampas mengkudu sebanyak 5 g/kg ransum dapat meningkatkan efesiensi penggunaan pakan dan mampu meningkatkan bobot telur dibandingkan dengan kontrol.  Buah mengkudu yang sudah dibuat tepung dapat diberikan pada ransum ayam broiler sampai taraf 10% tanpa mempengaruhi karkas ayam pedaging ( Nurhayati et al. 2005).  Sedangkan air mengkudu mengandung zat aktif yang berperan menurunkan kadar lemak, yang bekerja memblok penyerapan kolesterol sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, sehingga penambahan dalam air minum pada ayam broiler dapat menurunkan kadar lemak abdomen. Pemberian air mengkudu pada taraf 75 ml/ liter air minum tidak memperbaiki persentase berat karkas dan susut masak, namun berpengaruh positif menurunkan persentase lemak abdomen maupun kadar lemak daging ( Fenita et al. 2011).
Manfaat penggunaan mengkudu dalam pakan dan air minum ternak dapat menggantikan antibiotika yang sering digunakan untuk meningkatkan produktifitas ternak unggas. Dimana banyak peternak yang menggunakan antibiotika yang berlebih sehingga dapat membahayakan,  karena penggunaan antibiotika yang tidak sesuai dengan dosis yang dianjurkan dapat membahayakan konsumen yang mengkonsumsi produk tersebut yakni timbulnya bakteri yang resisten terhadap antibiotika (Bintang et al. 2007).
Morfologi dan Klasifikasi Tanaman Mengkudu
Tanaman mengkudu adalah termasuk tanaman obat yang banyak tumbuh di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Nama lain untuk tanaman ini adalah Noni (bahasa hawaii), cengkudu (Sunda), pace (Jawa), khoduk (Madura) dan tibah (Bali). Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu dapat mencapai 3-8 m, memiliki bunga bongkol berwarna putih. Buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika sudah tua berwarna putih dengan bintik –bintik hitam. Daging buah tersusun dari buah-buah batu berbentuk piramid, berwarna coklat merah. Setelah lunak, daging buah mengkudu banyak mengandung air yang aromanya seperti keju busuk. Bau itu timbul karena pencampuran antara asam kaprik dan asam kaproat ( senyawa lipid atau lemak yang gugusan molekulnya mudah menguap, menjadi bersifat seperti minyak atsiri ) yang berbau tengik dan asam kaprilat yang rasanya tidak enak. Diduga kedua senyawa ini bersifat aktif sebagai antibiotik (disadur dari Dewi, N. 2012)
Untuk klasifikasi dari tanaman mengkudu adalah : kerajaan Plantae, Ordo Gentianales, Famili Rubiaceae, Genus Morinda dan spesies M. Citrifolia. Sejak jaman kuno tanaman ini digunakan sebagi obat, di Vietnam akarnya digunakan untuk mengatasi kaku-kaku dan tetanus dan terbukti melawan ketegangan arteri. Daunnya untuk menyembuhkan disentri, diare, kolik, mual-mual dan kejang-kejang, tonik dan antiseptik. Buahnya sebagai diuretik dan laksatif, digunakan juga untuk pengobatan asma dan gangguan pernapasan lainya, obat encok dan sejenis peradangan lainya.  
Kandungan Kimia Mengkudu
Riset medis tentang khasiat buah mengkudu berawal pada tahun 1950, dimana di dalam buah mengkudu ditemukan suatu zat anti bakteri yang mampu membunuh bakteri Echerchia coli, M. Pyrogenes dan P. Aeruginosa yang ditulis dalam jurnal ilmiah Pasific Science. Pada tahun 1993 ditemukan lagi suatu zat dalam buah mengkudu oleh para peneliti dari  Keio University dan The Institute Of Biomedical Sciences Jepang yaitu zat anti kangker (Damnacanthal).
Ada banyak sekali kandungan gizi yang terdapat di dalam buah mengkudu seperti senyawa-senyawa terpenoid yaitu senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada lemak/ minyak esensial yang berfungsi dalam sintesa organik dan pemulihan sel-sel tubuh. Selain itu juga terdapat asam askorbat atau sumber vitamin C yang merupakan salah satu  antoksidan yang hebat, berfungsi sebagai penetralisir radikal bebas akibat proses metabolisme di dalam tubuh. Sedangkan anti bakteri yang terdapat di dalam buah mengkudu berupa acubin, L. asperuloside, alizarin, dan beberapa zat antraquinon yang dapat melawan bakteri Pseudonzonas aeruginosa, Proteus morganii, Stapylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Escherichia coli (Dewi, 2012)
Performans Unggas yang diberi Ampas Mengkudu
Pada penelitian yang dilakukan oleh Bintang (2007), penggunaan ampas mengkudu dengan 4 level yang berbeda (0,0; 1,2; 2,4; dan 4;8 g/kg) terhadap seratus ekor anak ayam umur sehari menunjukan bahwa bobot hidup ayam selama penelitian tida nyata (P>0,05) dipengaruhi oleh perlakuan. Dimana penggunaan ampas mengkudu dalam ransum pada level tertingg (4,8 g/kg) menunjukan hasil yang sama dengan kontrol, sedangkan pada level rendah (1,2 dan 2,4 g/kg) menunjukkan hasil bobot hidup yang lebih rendah. Namun penelitian lanjutan yang dilakukan oleh Bintang (2008) menunjukan hasil yang berbeda dengan penelitian sebelumnya, dimana penggunaan ampas mengkudu dengan level 5 g/kg memiliki bobot hidup lebih tinggi yaitu 1325 g dibandingkan penelitian sebelumnya dengan level  4,8 g/kg yang memiliki bobot hidup 1085 g. Perbedaan bobot hidup ini disebabkan karena kandungan yang terdapat di dalam ampas mengkudu mengandung beberapa senyawa bioaktif  seperti pilifenol dan saponin. polifenol dapat berupa bentuk antrakinon jika berhubungan dengan aktivitas metabolisme hewan. Antrakinon merupakan senyawa anti bakteri sehingga efektif untuk membasmi bakteri patogen yang terdapat di dalam saluran pencernaan unggas. Kandungan antrakinon dalam ampas mengkudu lebih tinggi (1,20 %) dibandingkan dengan lidah buaya (Bintang, 2008).
Hal di atas berbeda dengan hasil penelitian  yang dilakukan oleh Nurhayati (2005) yang menunjukkan bahwa pemberian tepung buah mengkudu pada taraf 10 % tidak nyata (P>0,05) mempengaruhi konsumsi ransum. Ini berati bahwa pada ransum tidak terjadi perubahan rasa, warna, dan bau sehingga palatabilitas pakan tidak terganggu.
Penambahan ampas mengkudu dapat memperbaiki bobot hidup unggas dikarenakan kandungan senyawa bioaktifnya yang dapat membasmi beberapa bakteri patogen dalam salauran pencernaan, sehingga penyerapan makanan menjadi lebih sempurna. Hal inilah yang menyebabkan bobot badan unggas meningkat karena lebih banyak menyerap nutrisi yang terdapat dalam pakan.
Untuk konversi  ransum pada penelitian Bintang (2008) menunjukan hasil yang baik dimana terjadi kemiripan antara nilai konversi ransum yang diberi ampas mengkudu 5 g/kg (1,66) dengan ransum yang diberi antibiotika ZnB (1,66). Hasil diatas lebih baik dari pada penelitian sebelumnya dengan perlakuan ransum kontrol (1,72) dan ampas mengkudu 4,8 g/kg (1,63). Hal ini disebabkan karena adanya saponin dalam ampas mengkudu, dimana saponin mampu meningkatkan permeabilitas dinding sel pada usus, meningkatkan penyerapan zat makanan sehingga nilai konversi ransum yang dihasilkan lebih baik. Bintang (2007) melaporkan bahwa saponin pada kadar yang rendah dapat meningkatkan transportasi zat nutrisi antar sel, tetapi pada kadar yang tinggi dapat membunuh sel. Sehingga bioaktif ampas mengkudu dapat digunakan sebagai imbuhan pakan alternatif untuk mengganti antibiotika, karena memperbaiki efesiensi penggunaan ransum dan dapat mengurangi berbagai resiko atau resisten terhadap antibiotika.


Kandungan Kolesterol Karkas Ayam Broiler yang diberi Daun Mengkudu Fermentasi
Daun Mengkudu
Meningkatnya pendidikan di Indonesia mendorong masyarakat mulai menuntut produk peternakan yang aman dan sehat, salah satunya adalah daging ayam yang rendah kolesterol. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Syahruddin (2011) dengan menggunakan tepung daun mengkudu fermentasi terhadap 240 ekor anak ayam broiler umur satu hari (DOC), dengan delapan perlakuan yaitu : 0, 3, 6, 9, 12, 15, 18 dan 21%. Daun mengkudu difermentasi terlebih dahulu dengan menggunakan kapang Neurospora sitophila karena kapang ini bersifat karotenogenik ( penghasil β- karoten). Adapun prosedur pembuatan daun mengkudu fermentasi adalah sebagai berikut :
Dikeringkan
 


Penggilingan
 
Ditambah air (KA ± 60%)
Kukus
Pendinginan
Inokulasi
N. Sitophila
Inkubasi
Suhu 30  C0
Lama 10 hari
Ketebalan 2 cm
pH 5,5
Dosis inokulum 9%
Gambar Prosedur pembuatan daun mengkudu fermentasi ( Syahruddin, 2011)
 

 

KESIMPULAN
Buah mengkudu sangat baik untuk diberikan kepada ternak unggas, karena kandungan antibiotikanya dapat memperbaiki performan produksi ayam petelur dan juga mampu menurunkan kadar kolesterol dalam karkas ayam ras pedaging. Selain ketersediaannya yang melimpah di Indonesia, penggunaan mengkudu sebagai feed supplement dirasa lebih aman bagi kesehatan tubuh dari pada menggunakan antibiotika komersial.
UCAPAN TERIMAKASIH
Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Prof Ir. Urip Santoso, M.Sc, Ph. D, yang telah bersedia membantu penulis dalam menyelesaikan tulisan ini dari awal hingga akhir. Selain itu ucapan terimakasih juga ingin penulis sampaikan kepada teman-teman Jurusan Peternakan angkatan 2010 yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu-persatu, yang telah memberikan kritik dan sarannya selama penulisan makalah ilmiah ini. 

DAFTAR PUSTAKA

Nurhayati, Nelwida, dan Marsadayanti. 2005. Pengaruh penggunaan tepung buah mengkudu dalam ransum terhadap bobot karkas ayam broiler. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis Vol. 30 (2) : 96-101.
Fenita, Y., Warnoto, dan A. Nopis. 2011. Pengaruh pemberian air buah mengkudu ( Morinda citrifolia L) terhadap kualitas karkas ayam broiler. Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol. 6 (2) : 143-150.
Bintang, I.A.K, A.P. Sinurat dan T. Purwadaria. 2008a. Penambahan antibiotika dan ampas mengkudu sebagai sumber senyawa bioaktif terhadap performans ayam broiler. JITV 13 (1): 7-12.
Syahruddin, S., H. Abbas, E. Purwati dan Y. Heryandi. 2011. Pengaruh pemberian daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) fermentasi terhadap kandungan kolesterol karkas ayam broiler. JITV 16 (4): 266-271.
Bintang, I.A.K., A.P. Sinurat dan T. Purwadaria. 2008b. Penambahan antibiotika dan bioaktif ampas mengkudu terhadap produksi telur ayam. JITV 13(2): 83-88.
Bintang, I.A.K., A.P. Sinurat dan T. Purwadaria. 2007. Penambahan ampas mengkudu sebagai senyawa bioaktif terhadap performans ayam broiler. JITV 12(1):1-5.
Dewi, Nurfita. 2012. Budidaya, khasiat dan cara olah mengkudu untuk mengobati berbagai penyakit. Pustaka Baru Press. Banguntapan Bantul Yogyakarta.

36 comments:

M. Afris Camlinoti said...

M. Afris Camlinoti E1C011016

Artikel yang cukup menggugah pemikirankarena dilihat dari judulnya cukup menarik.

salah satu hal yang menarik ialah penggunaan mengkudu untuk ransum ternak bengkulu, apalagi jika dilihat dar artikel ini ada kelebihanyang cukup baik dari mengkudu untuk ransum ternak unggas..

Selain itu yangmembuat bagus, ini bisa memunculkan potensi bagi buah2an/ lainny sebagai alternatif campuran untuk ransum ternak.

sekian..

Anonymous said...

artikel di atas membuat peternakan khusus peternakan unggas bahwa buah mengkudu dapat dimanfaatkan dalam dunia peternakan yang selama ini belum diketahui oleh peternakan yang ada di indonesia.

Anonymous said...

artikel di atas membuat peternakan khusus peternakan unggas bahwa buah mengkudu dapat dimanfaatkan dalam dunia peternakan yang selama ini belum diketahui oleh peternakan yang ada di indonesia.

Anonymous said...

nama : sutrisno
NPM : E1C011002
artikel di atas membuat peternakan khusus peternakan unggas bahwa buah mengkudu dapat dimanfaatkan dalam dunia peternakan yang selama ini belum diketahui oleh peternakan yang ada di indonesia.

visista pratama ashadi said...

disebutkan dalam artikel ini "air mengkudu mengandung zat aktif yang berperan menurunkan kadar lemak,zat aktif yang dimaksud seperti apa ia pak??kemudian ,mengkudu jika tidak diolah dengan baik menyebabkan gatal" pada manusia,kemudian efek samping apa yang timbul jika terjadi kesalahan pada proses pengolahan tambahan pakan mengkudu(kering)?

Anonymous said...

NAMA : SUTRISNO
NPM : E1C011002
luar biasa jurnal tersebut ternyata buah mengkudu dapat digunakan sebagai feed suplemen pada unggas dan sangat aman untuk kesehan, semoga dengan jurnal ini peternak banyak mengunakan buah mengkudu ini sehingga tidak lagi menggunakan antibiotik.

SIKI ANDRI PUTRA said...

SIKI ANDRI PUTRA. Setelah membaca artikel ini,saya mempunyai kesimpulan bahwa kandungan buah,daun,ampas buah,ampas daun maupun pati dari tanaman mengkudu ini sangat bermanfa'at untuk ternak unggas. bukan hanya itu,tanaman mengkudu mudah didapat dan mempunyai nilai ekonomis,jadi mengkudu merupakan salah satu tanaman yang dapat dijadikan bahan alternatif ( pakan suplemen )yang baik untuk ternak unggas.

Anonymous said...

Nama: Fitri Evianyta.Simaarmata
Npm : E1C010021

setelah saya membaca artikel ini,ternyata banyak fungsinya dan patut untuk ditingkatkan, karna selain terubuat dari bahan alami juga mudah didapat.

trims,,,,, ^_^

marisya tenti said...

aslm.. jika kandungan dalam mengkudu terdapat b-karotenoid, apakah ada pengaruhnya terhadap penampilan kuning telur ayam petelur? kalau ada berapa %?

Binti Nurkhasanah E1C011051 Peternakan said...

Assalamualaikum, binti Nurkhasanah E1C011051.
Informasi yang sangat menarik buat saya pribadi karena pada awalnya saya hanya mengetahui bahwa buah mengkudu bermanfaat bagi kesehatan manusia karena banyak mengandung antioksidan dan ternyata dalam artikel ini dijelaskan juga bahwa buah mengkudu sangatbermanfaat juga bila dimasukkan dalam komponen pakan ternak, apalagi jumlah buah mengkudu yang melimpah karena masih banyak kurang pemanfaatannya, oleh karena itu lebih ditingkatkan lagi dalam pemanfaatan buah mengkudu tersebut agar tidak terbuang percuma(karena tidak dimanfaatkan). terimakasih

Anonymous said...

Eka saputri (e1c011063)
Saya sependapat dengan penulis, karena mengingat harga pakan yang mahal seperti saat ini, alngkah baiknya kita memanipuladi pakan atau ransum untuk unggas dengan bahan2 ysng alami, sehingga dapat menekan biaya pakan. Selain itu mengkudu juga dapat menurunkan kolestrol yang, sehingga ini sangat bermanfaat untuk produsen serta konsumen. Semoga program ini dapat dijalankan.

Anonymous said...

Assalamualaikum Wr.Wb.
Essy Agnesta Asdami (E1C011017) Monogastrik

Menurut saya penggunaan mengkudu dalam ransum itu termasuk feed suplement yang baik karena setelah saya membaca artikel ini saya mengetahui bahwa pemberian mengkudu 5 g/kg terdapat pertambahan bobot badan hidup sehingga menurut saya apabila diberikan mengkudu diatas 5 g/kg mgkn bobot hidup ternak dapat bertambah.

Anonymous said...

Asti Yosela Oktaviana
E1C011096

Sangat bermanfaat artikelnya terlebih lagi yg saya tau bahwa buah mengkudu itu sangat tidak menarik dengan bau yang sangat tidak enak, namun ada yang inin saya tanyakan pak...
Pada artikel diatas disebutkan bahwa pemberian ampas mengkudu sebanyak 5 g/kg ransum dapat meningkatkan efesiensi penggunaan pakan dan mampu meningkatkan bobot telur dibandingkan dengan kontrol, namun jika diberikan lebih dari 5g/kg apakah ada dampak yang sangat merugikan pak...??

Dewi Puspitasari said...

E1C011090

Sangat menarik banget nih artikel mengkudu,, kebetulan di depan rumah banyak mengkudu,, haha.. jadi sedikit tau tentang manfaat mengkudu yang alhasil manfaatnya juga sudah banyak teruji untuk manusia,, dan sekarang dipergunakan .salah satu nya untuk menurunkan kadar kolestrol pada ayam..,

Anonymous said...

neneng dwifitri
e1c010016

apakah pemberian tepung mengkudu ini ada dampak negatinya jika dosis pemberiannya tidak sesuai..???

Adi The best said...

Maksih atas informasinya sangat bermanfaat Manfaat tepung sagu

Riko Ardi said...

Ikke nurjayanti.
Npm E1c012095
Heeem saya baru tahu. Namun apaka buah mngkudu juga bisa d jdikn obat juga pd ternak..? Sama hlnya pd mnusia

Mafika Sari said...

Wah menarik sekali. Yang kita ketahui mengkudu hanya untuk obat manusia, ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk ternak. Luar biasa artikel-artikel di Bencoolen Livestock ini, Sangat bermanfaat

andrian benny said...

benny andrian
E1C013057
. wah ternyata buah mengkudu tidak hanya daun nya saja bisa di jadikan sebagai obat kembung untuk manusia.. ternyata buah nya juga ada manfaat untuk ternak..
kreatif...

#manfaatkan lah kekayaan alam indonesia
#kembangkan lah keragaman hayati untuk bisa di manfaatkan

Rizky Saputra said...

Nama : Rizky Saputra
NPM : E1C013113
Kelas : A

Menurut saya dari judul diatas sangat menarik bukan, karena kenapa di desa saya didaerah Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu bnyak sekali ditemukan buah mengkudu masyarakat pun juga belum banyak mengetahui manfaat buah mengkudu tersebut, apalagi mengkudu tersebut untuk ransum ternak unggas.
Nah dari penelitian tersebut kita bisa tau bahwa bagaiman sih pemanfaat dari buah mengkudu tersebut klo untuk ternak unggas.
setau saya buah mengkudu itu sebgai tanaman obat yang berkhasiat sebagai obat sakit perut, obat darah tinggi, dan lain sebagainya.

Terimaksih

Anonymous said...

rahmatan zuhri ps
E1CO13087

setahu saya mengkudu akan menimbulkan reaksi jika tidak diolah secara baik.
pertanyaan saya apakah reaksi ini juga akan muncul pada unggas sama halnya ketika bereaksi pada manusia, trims

Akbar edo saputra said...

Akbar Edo Saputra
E1C013059

apakah ini lebih ekonomis ?

Bagus Dimas Setiawan said...

buah mengkudu saat ini, sudah sedit akan keberadaan nya, ya semoga dngan adanya artikelini , banyk orang kan membudidayakan tanaman mengkudu ini,
ahgar dapat lebih efesien lagi,
by. Bagus Dimas Setiawan ( E1C013061 )

Bagus Dimas Setiawan said...

buah mengkudu saat ini, sudah sedit akan keberadaan nya, ya semoga dngan adanya artikelini , banyk orang kan membudidayakan tanaman mengkudu ini,
ahgar dapat lebih efesien lagi,
by. Bagus Dimas Setiawan ( E1C013061 )

Bagus Dimas Setiawan said...

semoga, dapat bermanfaat, dan dapat dilihat dari segi ekonomi dan segi pendapatan agar dapat dimanfaat dengan baik, agar penggunaan, mengkudu dalam ransum ini, dapat dimanfaatkan dnegan baik, pada penggunaan dalam ransum.
by. Bagus Dimas Setiawan ( E1C013061 )

Ahlan restu said...

Ahlan restu setiawan

Ternyata limbah mengkudu bisa di jadikan feed suplemen untuk ternak unggas. Bisa untuk menambah wawasan

Khalis Ahmad said...

khalis ahmad E1C013103
padahal yang saya thau mengkudu itu tanaman obat,, tetapi disini limbahnya bisa digunakan sbg suplemen ternak unggas,,
wah ini sangat bagus sekali untuk dikembangkan lagi.

okta marliya said...

nama : okta marliya
npm : e1c014015

saya baru tahu ternyata mengkudu dapat di gunakan sebagai campuran pakan unggas,dilihat dari segi sumber bahan, mengkudu mudah di dapat dan mudah di tanam di daerah tropis ini, sehingga penggunaan mengkudu sebagai pakan unggas dapat meminimalisir pengeluaran ekonomi dalam pemeliharaan unggas.

Yuni Panani said...

Nama : Yuni Panani
Npm : e1c014021
Menurut saya, buah mengkudu mempunyai bau khas yang membuat saya tidak suka. Namun ternyata mampu diolah menjadi campuran pakan unggas, jika dilihat dari segi ketersediaan, maka tanaman mengkudu masih mudah untuk dijumpai di Bengkulu.

Pimpi Sardianti said...

info terbaru yang saya dapat ternyata buah mengkudu dapat digunakan sebagai feed supplement untuk ternak unggas padahal tanaman ini khususnya di daerah saya tidak terlalu dimanfaatkan sebab banyak isu yang mengatakan bahwa buah mengkudu ini gatal, Setelah membaca jurnal ini semoga kita dapat memanfaatkan buah mengkudu tersebut dan memperbanyak tanamannya..Informasi yang sangat menarik terimah kasih pak

ayu hariza said...

Nama :ayu hariza
Npm :e1c013034


Menrt saya mengkudu harus dimaksimalkan dalam penggunaan campuran pakan ternak ,karena di bengkulu tanaman tersebut masih mudah di jumpai

hasna zahrah said...

Nama : Hasna Umi Zahrah
NPM : E1C013100
Menurut saya, penggunaan mengkudu dalam ransum ternak unggas sangat menarik, hal ini dikarenakan selain memanfaatkan mengkudu sebagai pakan ternak unggas, mengkudu juga dapat menggantikan pakan kosentrat untuk unggas, mengkudu juga dapat bmenggantikan sebagai bahan alternatif yang dapat di gunakan sebagai bahan tambahan.

Helsen Alexander said...

Nama: HelsenAlexander
NPM : E1C012036

setelah membaca jurnal ini saya sangat setuju untuk memanfaatkan penggunaan buah mengkudu dalam ransum ternak unggas sebagai bahan alternatif pengganti ransum untuk ternak unggas

MellaAnnisa 008 said...

Mella Annisa (E1C014008)

Dari artikel ini, kita tahu bahwa buah mengkudu yang baunya sangat tidak sedap dan sering dibuang-buang dengan begitu saja ternyata sangat baik untuk diberikan kepada ternak unggas. Karena buah mengkudu mengandungan antibiotik yang dapat memperbaiki performance produksi ayam petelur dan juga mampu menurunkan kadar kolesterol dalam karkas ayam ras pedaging. Ketersediaan buah mengkudu di Indonesia sangatlah banyak. Sangat bermanfaat :)

Anonymous said...

Wisnu Abdi Sulaiman (E1C014111)

berdasarkan artikel ini, seperti yang kita ketahui bersama bahwa buah obat ini banyak tidak disenangi. namun dengan proses yang efektif ini dapat membuat buah mengkudu digemari kembali namun pada kondisi ransum, dan terlihat pada data tersebut juga dapat meningkatkan produksi telur pada ayam ras petelur juga. buah ini juga sering kita temui di daerah tropis, tidak menutup kemungkinan dapat dan akan kita temui dengan subur di daerah yang memiliki dua musim tersebut.

Roni Saeful Anwar said...

Nama : roni saeful Anwar (e1C014067)
Mk: Penyajian Ilmiah

penggunaan mengkudu untuk ransum ternak ini sangatlah potensial, dan hal ini akan memicu penelitian terhadap buah buahan lain untuk dimanfaatkan sebagasi penambah pada ransum pakan ternak. terimaksih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...