Oleh :Bobby Damsir
Abstrak
Industri pengolahan minyak kelapa sawit menghasilkan produk utama berupa minyak sawit dan produk ikutan seperti lumpur minyak sawit, bungkil inti sawit, dan serat sawit. Limbah dari perkebunan dan pabrik sawit mempunyai potensi yang patut diperhitungkan. Potensi teresbut ada pada Bungkil Inti Sawit, Lumpur sawit, dan pelepah sawit. Penggunaan limbah dan hasil ikutan perkebunan kelapa sawit berupa daun sawit, lumpur sawit dan bungkil inti sawit dapat digunakan sebagai pakan alternatif yang cukup potensial sampai pada tingkat 60-70 % untuk kambing melalui pengolahan dan penambahan bahan pelengkap. Fermentasi Lumpur minyak sawit dengan menggunakan ragi tempe sampai dengan empat hari mampu meningkatkan nilai total Digestable nutrient (TDN) pada kambing jantan
Kata kunci: Limbah sawit, kambing, pengembangan, produktivitas.
Abstrak
Industri pengolahan minyak kelapa sawit menghasilkan produk utama berupa minyak sawit dan produk ikutan seperti lumpur minyak sawit, bungkil inti sawit, dan serat sawit. Limbah dari perkebunan dan pabrik sawit mempunyai potensi yang patut diperhitungkan. Potensi teresbut ada pada Bungkil Inti Sawit, Lumpur sawit, dan pelepah sawit. Penggunaan limbah dan hasil ikutan perkebunan kelapa sawit berupa daun sawit, lumpur sawit dan bungkil inti sawit dapat digunakan sebagai pakan alternatif yang cukup potensial sampai pada tingkat 60-70 % untuk kambing melalui pengolahan dan penambahan bahan pelengkap. Fermentasi Lumpur minyak sawit dengan menggunakan ragi tempe sampai dengan empat hari mampu meningkatkan nilai total Digestable nutrient (TDN) pada kambing jantan
Kata kunci: Limbah sawit, kambing, pengembangan, produktivitas.