Showing posts with label Angsa. Show all posts
Showing posts with label Angsa. Show all posts

Wednesday, November 2, 2011

Komposisi Gizi Telur dari Beberapa Hewan

Bagaimana komposisi gizi telur angsa? Pertanyaan ini sempat muncul dalam kolom komentar. Berikut saya sajikan perbandingan gizi berbagai jenis hewan. Tabel di bawah ini membandingkan komposisi protein, karbohidrat, lemak dan abu berbagai jenis telur. Nah, silahkan para pembaca menyimpulkannya.
Sebagai tambahan,  pada telur  ayam  ras kalori 162, vitamin A 900, thiamin 0,1 mg. Per 100 g telur ayam kampung mengandung 174 kalori, 10,8 g protein, 4,9 mg zat besi dan 61,5 g retinol. Berat telur puyuh kira-kira 10 g nilai biologinya 3-4 kali lebih tinggi dari telur ayam. Telur puyuh mengandung 140 µg vitamin B1, serta vitamin A dan B2 yang jumlahnya 2 kali lebih banyak dari telur ayam. Kandungan besi  dan kaliumnya juga 5 kali lebih banyak dari telur ayam.
Satu telur itik  mengandung 205% kebutuhan gizi harian untuk kolesterol, dan 18% kebutuhan gizi harian protein. Pada itik kalori 189 kkal, vitamin A 1230 SI, dan thiamin 0,18 mg. Telur angsa rebus memiliki 20 g protein, besi dan vitamin A. Kandungan kolesterol telur angsa sekitar 1227 mg, memenuhi 409% kebutuhan gizi harian untuk kolesterol. Telur penyu mengandung kalori 144 kkal, vitamin A (SI) 600 dan thiamin 0,11 mg/100 g.
Tabel Komposisi Gizi Telur Berbagai Hewan

Jenis Unggas
Protein  (%)
Lemak (%)
Karbohidrat (%)
Abu (%)
Ayam ras
12,7
11,3
0,9
1,0
Ayam kampung
13,4
10,3
0,9
1,0
Itik
13,3
14,5
0,7
1,1
Angsa
13,9
13,3
1,5
1,1
Merpati
13,8
12,0
0,8
0,9
Kalkun
13,1
11,8
1,7
0,8
Puyuh
13,1
11,1
1,0
1,1
Penyu
12,0
10,0
0
Tad
Tad = tak ada data.

Thursday, September 22, 2011

Budidaya Angsa


Orang yang memelihara angsa sekarang ini sudah jarang kita temui. Padahal tanpa makanan yang khusus, angsa dapat berkembang biak dengan lebih baik dibandingkan kebanyakan unggas lainnya. Angsa tergolong sangat bandel dan relatif mudah tumbuh menjadi besar. Mereka lebih tahan terhadap penyakit dan hampir tidak memerlukan obat-obatan.
Satu hal yang barangkali meragukan, yaitu tentang air. Orang sering disodorkan foto angsa di atas air sehingga berkonotasi bahwa angsa dan air tidak dapat dipisahkan. Sebenarnya tidak demikian, bahkan sebaliknya lumpur dapat menimbulkan penyakit pada angsa. Angsa jelas dapat menjadi ternak peliharaan yang baik di pekarangan rumah.
Pemilihan bibit
Pertama-tama yang harus ditentukan adalah pemilihan bibit angsa. Memilih bibit tergantung dari tujuan pemeliharaannya. Bila untuk sekedar hobby maka akan banyak pilihan karena sifatnya kesukaan pribadi. Sedangkan untuk keperluan memproduksi daging atau telur, pilihan menjadi agak terbatas karena harus memperhitungkan faktor ekonomis yaitu ongkos produksi harus lebih rendah dari harga jual. Mengkalkulasi ongkos produksi sudah barang tentu bukan pekerjaan mudah bagi seorang pemula. Barangkali salah satu cara untuk mengurangi kerugian dari kemungkinan gagal adalah mulailah dengan sedikit. Untuk produksi daging usahakan agar waktu penjualannya yaitu saat angsa berumur 4 sampai 6 bulan jatuh menjelang Hari Raya Idulfitri yang biasanya harganya lebih baik. Untuk patokan harga daging dan telur tiap hari bisa dilihat di
Departemen Perdagangan dan Perindustrian R.I.
Jenis bibit angsa yang terkenal diantaranya adalah Toulouse, Embden dan African yang tergolong paling berat tubuhnya, Pilgrim yang berat tubuhnya pertengahan dan Chinese yang paling ringan beratnya. Walaupun demikian, kecepatan pertumbuhan dan kemampuan berproduksi telur pada jenis bibit yang sama belum tentu akan sama hasilnya. Jadi dari pengalaman berternak nantinya, pilihlah bibit dari induk yang pertumbuhannya paling cepat dan menghasilkan banyak telur.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...