Sistanto
Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu
Jl. WR. Soepratman Kandang Limun, Bengkulu
ABSTRAK
Ternak unggas
masih diandalkan sebagai sumber protein hewani dari daging dan telurnya.
Meningkatnya usaha petrnakan menyebabkan tingginya permintaan terhadap pakan
ternak yang berkualitas. Untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi
biasanya digunakan bahan antibiotik atau obat obatan sintetis untuk merangsang
pertumbuhan. Namun hal tersebut dapat membahayakan konsumen karena meningkalkan
residu pada daging ternak. Bahan dari alam yang dapat digunakan sebagai
alternatif adalah daun pepaya ( carica papaya .L). Daun pepaya mempunyai
kandungan papain yang didalamnya terdapat asam amino kompleks. Dari beberapa penelitian, pemanfaatan daun
pepaya didalam ransum unggas memberikan beberapa manfaat, antara lain kandungan
enzim proteolitiknya yang terdapat pada papain dapat menghambat pertumbuhan
cacing ascaridia gali pada usus sehingga pertumbuhan unggas menjadi
tidak terganggu, selain itu kandungan daun pepaya berupa betakaroten dapat
memperbaiki kualitas telur yaitu meningkatnya indeks warna kuning telur yang
menjadi parameter tingginya kandungan gizi di masyarakat. Meskipun
penggunaannya 2-3% sudah mampu menurunkan kolesterol telur, namun penggunaan
sampai batas 10 % belum mempengaruhi terhadap performa ternak unggas.
Kata kunci : Unggas, Daun Pepaya, Antibiotik, Kualitas Telur.